E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MKD|BAKN|Imron Amin|Komisi III|Komisi VI|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi V|Ketua DPR|Pansus|Kemenhub|Anggaran|industri
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MKD|BAKN|Imron Amin|Komisi III|Komisi VI|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi V|Ketua DPR|Pansus|Kemenhub|Anggaran|industri
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MKD|BAKN|Imron Amin|Komisi III|Komisi VI|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi V|Ketua DPR|Pansus|Kemenhub|Anggaran|industri
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

MY Esti Wijayati Tegaskan PIP dan KIP Kuliah Bukan Bagian Anggaran Perlinsos

Diterbitkan
Kamis, 27 Agu 2026 20.59 WIB
Bagikan:
MY Esti Wijayati Tegaskan PIP dan KIP Kuliah Bukan Bagian Anggaran Perlinsos

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati. |Foto: Yohan/jk

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati meminta pemerintah memperjelas pengelompokan anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dalam RAPBN 2027. Pasalnya, kedua program tersebut merupakan bagian dari anggaran pendidikan sehingga tidak semestinya kembali dicatat sebagai bagian dari anggaran perlindungan sosial (Perlinsos).

 

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Menteri Hukum RI, dan Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia dengan agenda Penyampaian Pokok-Pokok RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 serta Pembentukan Panja-Panja di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Lihat Juga :

Tak Sekadar Desil. Kebutuhan Siswa Harus Jadi Dasar Penerima PIP dan KIP Kuliah

Tak Sekadar Desil. Kebutuhan Siswa Harus Jadi Dasar Penerima PIP dan KIP Kuliah

Esti Soroti Kesenjangan antara Kenaikan Anggaran dan Layanan Pendidikan

Esti Soroti Kesenjangan antara Kenaikan Anggaran dan Layanan Pendidikan

 

Dirinya menyoroti adanya pencantuman PIP dan KIP Kuliah dalam anggaran pendidikan sekaligus dalam pos Perlinsos. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan persepsi adanya penghitungan ganda terhadap program yang sama.

 

"Di sini ada dua pos program yang masuk di dalam kebijakan bidang pendidikan dan masuk juga di bidang perlindungan sosial. PIP-KIP itu masuknya di anggaran pendidikan. Tapi di sini juga ada di Perlinsos. Kalau seperti ini kan menjadi double. Harus dipertegas Pak, artinya PIP dan KIP itu bukan Perlinsos," tegas Esti.

 

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menekankan perlunya pemisahan yang jelas antara fungsi anggaran pendidikan dan perlindungan sosial agar tidak terjadi tumpang tindih pencatatan dalam dokumen anggaran pemerintah. Pernyataan tersebut mendapat dukungan Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah. 

 

Said menegaskan PIP dan KIP Kuliah merupakan bagian dari pemenuhan mandatori anggaran pendidikan dan tidak perlu kembali diklaim dalam pos Perlinsos. "Yang dimaksud adalah yang satu itu clear, bagian dari mandatori anggaran pendidikan tapi Perlinsos itu tidak bisa dimasukkan anggaran pendidikan lagi. Jangan sampai kesannya ada optimalisasi yang sebelah. Yang PIP, KIP Kuliah itu keluar dari sana. Clear kalau itu," ujarnya.

 

Merespons hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya irisan dalam penyajian anggaran PIP dan KIP Kuliah. Pemerintah memastikan pencatatan tersebut tidak berarti terdapat penganggaran ganda dan akan melakukan koreksi pada dokumen paparan.

 

"Itu memang beririsan, tampilannya beririsan memang. Tapi nanti hanya satu anggarannya, tidak akan double. Kita koreksi Bu, nanti untuk presentasinya tidak akan kita klaim sebagai Perlinsos," jelas Purbaya.

 

Diketahui, berdasarkan paparan Menteri Keuangan mengenai Anggaran Tematik Tahun Anggaran 2027, anggaran pendidikan direncanakan mencapai Rp820,9 triliun, meningkat dari outlook 2026 sebesar Rp720,8 triliun. Sementara itu, anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp549,9 triliun.

 

Pemerintah juga menyiapkan pemanfaatan Data Terpadu Sosio Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program perlindungan sosial, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Sembako, dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). (Ndy/um)

Berita terkait

Tak Sekadar Desil. Kebutuhan Siswa Harus Jadi Dasar Penerima PIP dan KIP Kuliah
Kesejahteraan Rakyat
Tak Sekadar Desil. Kebutuhan Siswa Harus Jadi Dasar Penerima PIP dan KIP Kuliah
Esti Soroti Kesenjangan antara Kenaikan Anggaran dan Layanan Pendidikan
Kesejahteraan Rakyat
Esti Soroti Kesenjangan antara Kenaikan Anggaran dan Layanan Pendidikan
Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan
Tags:#Banggar#PIP#KIP#MY Esti
Sebelumnya

Meitri Citra Wardani Tekankan Urgensi Universitas Perkuat Diplomasi Parlemen dan Hukum Lingkungan

Selanjutnya

Dolfie Ingatkan Target NTP dan NTN Kembali Dicantumkan dalam RAPBN 2027

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1154)
  • Industri dan Pembangunan(3933)
  • Isu Lainnya(1078)
  • Kesejahteraan Rakyat(3926)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4764)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#Komisi VIII#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MKD|BAKN|Imron Amin|Komisi III|Komisi VI|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi V|Ketua DPR|Pansus|Kemenhub|Anggaran|industri
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 10 km/h