E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|karhutla|Saan Mustopa|Korinbang|UMKM|Krisis Air Bersih|Slangit|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|karhutla|Saan Mustopa|Korinbang|UMKM|Krisis Air Bersih|Slangit|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|karhutla|Saan Mustopa|Korinbang|UMKM|Krisis Air Bersih|Slangit|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Penguatan SDM BPKP dan LKPP untuk Tingkatkan Kinerja Lembaga

Diterbitkan
Kamis, 16 Jul 2026 16.11 WIB
Bagikan:
Penguatan SDM BPKP dan LKPP untuk Tingkatkan Kinerja Lembaga

Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Kepala BPKP dan Kepala LKPP mengenai Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Mario/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi mendorong penguatan kelembagaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pasalnya, perluasan tugas kedua lembaga harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya dan dukungan anggaran agar mampu menjalankan fungsi pengawasan maupun pengadaan secara optimal.

 

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Kepala BPKP dan Kepala LKPP mengenai Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Dirinya mengapresiasi paparan kedua lembaga yang dinilai tersusun dengan baik.

Lihat Juga :

Dolfie: WTP Bukan Prestasi, BPKP dan LKPP Harus Tunjukkan Dampak Nyata

Dolfie: WTP Bukan Prestasi, BPKP dan LKPP Harus Tunjukkan Dampak Nyata

Maman Imanul Haq Dorong Penguatan SDM dan Infrastruktur untuk Haji 2027

Maman Imanul Haq Dorong Penguatan SDM dan Infrastruktur untuk Haji 2027

 

Pun, ia menegaskan Komisi XI DPR RI mendukung penguatan BPKP sebagai aparat pengawasan intern pemerintah, terutama setelah bertambahnya tugas dan kewenangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014. Baginya, bertambahnya tugas tersebut harus diiringi dengan peningkatan kapasitas internal agar fungsi pengawasan yang selama ini berjalan tidak terganggu.

 

“Nah, harapannya bisa lebih kuat ketika sumber dayanya ini juga diperkuat lagi, karena pengawasan yang diawasi ini lebih banyak,” ujar Didik.

 

Ia menambahkan, posisi BPKP yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden seharusnya membuat pengawasan terhadap pelaksanaan Asta Cita dan berbagai program prioritas nasional dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Selain itu, Didik meminta BPKP lebih serius mengawasi kondisi badan usaha milik negara (BUMN), terutama perusahaan-perusahaan yang sudah tidak sehat namun belum dilakukan langkah penyelesaian.

 

“Kalau tidak efisien itu setiap hari gaji direksi, gaji komisaris yang ada hanya menggerus keuangan negara dan rakyat juga yang harus menanggung itu,” tegas legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

 

Didik juga menyinggung peran BPKP dalam berbagai satuan tugas strategis pemerintah. Ia berharap setiap keputusan yang diambil dapat dilakukan secara cepat sehingga memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha dan tidak menghambat investasi. “Kalau memang melanggar ya kita sikat, harus bayar denda ya harus bayar denda. Tetapi kalau haknya mereka bisa tumbuh dan kembali beroperasi secara normal ya kita berikan kewajibannya dengan cepat,” katanya.

 

Sementara itu, terkait LKPP, ia menilai penurunan anggaran pada 2025 perlu menjadi perhatian. Menurutnya, lembaga tersebut memiliki tanggung jawab besar dalam membangun sistem pengadaan nasional, namun masih menghadapi keterbatasan anggaran maupun sumber daya.

 

Ia menjelaskan, berdasarkan regulasi, LKPP bertugas merumuskan kebijakan serta mengembangkan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah. Namun, lembaga tersebut belum memiliki kewenangan untuk memaksa kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah menerapkan e-katalog dan e-tender secara optimal.

 

“LKPP ini punya sistem yang besar, tapi sumber daya dan anggarannya juga terbatas,” ujarnya.

 

Meski mengapresiasi capaian laporan keuangan LKPP yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Didik menilai besaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) lembaga tersebut masih relatif kecil sehingga perlu didukung dengan penguatan anggaran. “Lebih baik anggarannya besar, tapi yang dihasilkan juga besar. Kita bicara sebuah organisasi yang besar, ya kapasitasnya harus dibesarkan,” tandasnya. (bit/um)

Berita terkait

Dolfie: WTP Bukan Prestasi, BPKP dan LKPP Harus Tunjukkan Dampak Nyata
Ekonomi dan Keuangan
Dolfie: WTP Bukan Prestasi, BPKP dan LKPP Harus Tunjukkan Dampak Nyata
Maman Imanul Haq Dorong Penguatan SDM dan Infrastruktur untuk Haji 2027
Kesejahteraan Rakyat
Maman Imanul Haq Dorong Penguatan SDM dan Infrastruktur untuk Haji 2027
Ledia Hanifa Dorong Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi untuk Tingkatkan Kualitas SDM
Kesejahteraan Rakyat
Ledia Hanifa Dorong Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi untuk Tingkatkan Kualitas SDM
Tags:#LKPP#BPKP
Sebelumnya

Ateng Sutisna: Segera Moratorium Pengeboran PLTP Mataloko hingga Audit Tuntas

Selanjutnya

Penguatan Mandat Komnas Perempuan Harus Berdampak pada Perlindungan Korban

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1142)
  • Industri dan Pembangunan(3859)
  • Isu Lainnya(1067)
  • Kesejahteraan Rakyat(3874)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4704)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|karhutla|Saan Mustopa|Korinbang|UMKM|Krisis Air Bersih|Slangit|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h