Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Ruang Rapat Komisi X, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Kresno/Alma
PARLEMENTARIA, Jakarta – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dinilai tidak dapat berhenti pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pendidikan tinggi yang berkualitas, didukung penguatan dosen, pengelola perguruan tinggi, serta pengembangan talenta sains, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem SDM yang unggul dan berdaya saing.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) terkait persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027, di Ruang Rapat Komisi X, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM harus ditopang oleh pendidikan tinggi yang mampu memberikan akses lebih luas sekaligus menjaga mutu pembelajaran. Menurutnya, investasi pada pendidikan tinggi tidak hanya menyangkut peningkatan angka partisipasi kasar (APK), tetapi juga kualitas sumber daya yang dihasilkan.
“Kita sepakati bahwa peningkatan kualitas SDM tidak bisa berhenti hanya pada pendidikan dasar dan menengah, tapi harus dengan pendidikan tinggi, memberikan peluang yang lebih besar, tentu dengan peningkatan APK, tetapi mereka juga harus dengan kualitas yang baik, berarti memberikan support kepada para dosen dan pengelola pendidikan tingginya,” ujar Ledia.
Ia menambahkan, pengembangan talenta-talenta sains juga perlu mendapat perhatian serius karena menjadi bagian penting dalam menciptakan SDM unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional di masa depan.
“Oleh karenanya juga fasilitasi bagi talenta-talenta sains itu menjadi bagian yang sangat penting,” lanjut Politisi Fraksi PKS ini.
Ledia mengapresiasi berbagai pembahasan yang telah dilakukan bersama Kemendiktisaintek dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, berbagai masukan yang disepakati bersama diharapkan mampu memperkuat pengembangan SDM nasional melalui ekosistem pendidikan tinggi yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Hal-hal yang positif untuk pengembangan SDM sehingga kita bisa memastikan bahwa ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia tumbuh bersama, berkembang bersama, memberikan dampak bersama, insyaallah,” ungkap legislator dari Dapil Jawa Barat I tersebut.
Dalam rapat tersebut, Komisi X DPR RI bersama Kemendiktisaintek juga membahas pagu indikatif serta usulan tambahan anggaran Tahun 2027 yang diharapkan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, pengembangan talenta sains, serta penguatan daya saing SDM Indonesia. (fa/ssb)