E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|BUMD|RUU BUMD|Cagar Budaya|Kebudayaan|Warisan Budaya|Paripurna|migas|beasiswa|RUU HPI|RUU Satu Data|OJK
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 69%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|BUMD|RUU BUMD|Cagar Budaya|Kebudayaan|Warisan Budaya|Paripurna|migas|beasiswa|RUU HPI|RUU Satu Data|OJK
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 69%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|BUMD|RUU BUMD|Cagar Budaya|Kebudayaan|Warisan Budaya|Paripurna|migas|beasiswa|RUU HPI|RUU Satu Data|OJK
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 69%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|BUMD|RUU BUMD|Cagar Budaya|Kebudayaan|Warisan Budaya|Paripurna|migas|beasiswa|RUU HPI|RUU Satu Data|OJK
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 69%
Angin: 11 km/h
Berita/Politik dan Keamanan

Baleg Bahas Proses Legislasi Indonesia Bersama Wakil Dubes Australia

Diterbitkan
Kamis, 4 Jun 2026 10.57 WIB
Bagikan:
Baleg Bahas Proses Legislasi Indonesia Bersama Wakil Dubes Australia

Wakil Ketua Baleg DPR RI, Martin Manurung bersama Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto : Arifman/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menerima kunjungan kehormatan dari Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath. Pertemuan tersebut menjadi ajang bertukar informasi strategis mengenai sistem parlemen, tata kelola demokrasi, serta proses penyusunan perundang-undangan di kedua negara.

 

Wakil Ketua Baleg DPR RI Martin Manurung mengungkapkan bahwa pihak Kedutaan Australia ingin mempelajari lebih dalam mengenai proses legislasi di Indonesia, khususnya peran Baleg dan komisi-komisi di DPR dalam merumuskan undang-undang. Ia mengakui terdapat perbedaan sistem pemerintahan yang signifikan antara kedua negara.

Lihat Juga :

Terima Delegasi Parlemen Jerman, Wakil Ketua Baleg Diskusi Sistem Pemilu dan Otonomi Daerah

Terima Delegasi Parlemen Jerman, Wakil Ketua Baleg Diskusi Sistem Pemilu dan Otonomi Daerah

Selesai Harmonisasi bersama Baleg, Komisi I akan Sempurnakan RUU Penyiaran

Selesai Harmonisasi bersama Baleg, Komisi I akan Sempurnakan RUU Penyiaran

 

"Tentu ada perbedaan sistem antara Indonesia dan Australia, karena di Australia itu kan parlementer. Nah, kemudian juga dari Australia ingin mengetahui bagaimana proses ratifikasi perjanjian-perjanjian," ujar Martin kepada Parlementaria usai pertemuan di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

 

Perlu diketahui, hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia sangat erat. Dalam lima tahun terakhir, DPR RI telah meratifikasi sejumlah perjanjian penting, salah satunya adalah Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Ke depan, kerja sama strategis ini akan terus ditingkatkan melalui penyusunan regulasi baru guna memperkuat hubungan kedua negara.

 

Dalam kesempatan tersebut, Martin juga membeberkan fakta menarik terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia yang tengah digodok oleh Baleg. Pihak Australia ternyata sudah terlibat aktif membantu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam pengembangan program Satu Data tersebut.

 

Politisi Fraksi Partai NasDem ini menegaskan bahwa regulasi Satu Data Indonesia sangat krusial demi menciptakan sinkronisasi serta integrasi data yang akurat di lintas kementerian dan lembaga.

 

"Data-data itu kan bukan hanya data yang sifatnya numerik atau statistik, tapi juga data-data yang geospasial misalnya seperti itu. Sehingga ke depan, misalnya ketika terjadi bencana, kita bisa mencocokkan antara data numerik dan data spasialnya, sehingga tidak ada lagi perbedaan data di kementerian dan lembaga," jelas Martin.

 

Selain membahas integrasi data, pertemuan tersebut juga menyentuh substansi RUU Masyarakat Adat. Ia memaparkan adanya perbedaan karakteristik sosiologis masyarakat adat di Australia yang didominasi suku asli Aborigin dan kaum imigran, berbeda dengan Indonesia yang tidak memiliki banyak imigran luar.

 

Meski berbeda sistem, Baleg DPR tetap membuka diri untuk mempelajari komparasi regulasi internasional. Pihaknya berencana melakukan kajian banding terhadap hukum masyarakat adat yang berlaku di Australia, Amerika Serikat, hingga negara Amerika Selatan seperti Brazil, guna memperkaya referensi penyusunan RUU Masyarakat Adat di Indonesia. (gal/um)

Berita terkait

Terima Delegasi Parlemen Jerman, Wakil Ketua Baleg Diskusi Sistem Pemilu dan Otonomi Daerah
Politik dan Keamanan
Terima Delegasi Parlemen Jerman, Wakil Ketua Baleg Diskusi Sistem Pemilu dan Otonomi Daerah
Selesai Harmonisasi bersama Baleg, Komisi I akan Sempurnakan RUU Penyiaran
Politik dan Keamanan
Selesai Harmonisasi bersama Baleg, Komisi I akan Sempurnakan RUU Penyiaran
Baleg DPR Bersama Komisi II Setujui RUU tentang 17 Kabupaten/Kota Sebagai Usul Inisiatif DPR RI
Politik dan Keamanan
Baleg DPR Bersama Komisi II Setujui RUU tentang 17 Kabupaten/Kota Sebagai Usul Inisiatif DPR RI
Tags:#Diplomasi#Legislasi
Sebelumnya

Maruli Siahaan Ingatkan KSP Dorong Pemetaan Program MBG hingga Pendidikan Karakter Pancasila

Selanjutnya

BAM DPR Siap Kawal Aspirasi Penyelesaian Status Lahan Desa Sekartaji Klungkung Bali

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(860)
  • Industri dan Pembangunan(3123)
  • Isu Lainnya(1017)
  • Kesejahteraan Rakyat(3168)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3813)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI