E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|RUU Perampasan Aset|BBM|Pendidikan|UMKM|MBG|RUU SDI|sekolah|Komisi III|Haji|Subsidi|RUU Daerah Kepulauan|PT. Freeport
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 61%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|RUU Perampasan Aset|BBM|Pendidikan|UMKM|MBG|RUU SDI|sekolah|Komisi III|Haji|Subsidi|RUU Daerah Kepulauan|PT. Freeport
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 61%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
#

RUU PFII

10 artikel dengan tag ini

Kejar Ketertinggalan Global, DPR Persiapkan RUU Pusat Finansial
Kejar Ketertinggalan Global, DPR Persiapkan RUU Pusat Finansial
Ekonomi dan Keuangan15 Juli 2026
Kejar Ketertinggalan Global, DPR Persiapkan RUU Pusat Finansial
Ekonomi dan Keuangan
Kejar Ketertinggalan Global, DPR Persiapkan RUU Pusat Finansial

PARLEMENTARIA, Jakarta - ​Komisi XI DPR RI menekankan sikap kehati-hatian yang tinggi dalam membahas Rancangan Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PFII). Langkah ini diambil guna memastikan regulasi yang dihasilkan benar-benar matang secara substansi.

15 Juli 2026
Legislator Soroti Potensi Risiko PFII bagi Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
Legislator Soroti Potensi Risiko PFII bagi Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
Ekonomi dan Keuangan9 Juli 2026
Legislator Soroti Potensi Risiko PFII bagi Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
Ekonomi dan Keuangan
Legislator Soroti Potensi Risiko PFII bagi Stabilitas Sistem Keuangan Nasional

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan meminta pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat langkah mitigasi terhadap potensi risiko yang dapat timbul dari pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Menurutnya, keberadaan PFII harus mampu menarik investasi asing tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan nasional.

PFII Perlu Tawarkan Keunggulan yang Jelas Dibanding Pusat Finansial Internasional Lain
PFII Perlu Tawarkan Keunggulan yang Jelas Dibanding Pusat Finansial Internasional Lain
Ekonomi dan Keuangan9 Juli 2026
PFII Perlu Tawarkan Keunggulan yang Jelas Dibanding Pusat Finansial Internasional Lain
Ekonomi dan Keuangan
PFII Perlu Tawarkan Keunggulan yang Jelas Dibanding Pusat Finansial Internasional Lain

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Musthofa menekankan pentingnya merumuskan keunggulan yang spesifik dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Menurutnya, pengaturan yang hanya mengadopsi standar internasional tanpa memberikan nilai tambah akan membuat PFII sulit memiliki daya tarik dibanding pusat keuangan internasional di negara lain.

Koordinasi Antarotoritas Jadi Kunci Penguatan Pusat Finansial Internasional Indonesia
Koordinasi Antarotoritas Jadi Kunci Penguatan Pusat Finansial Internasional Indonesia
Ekonomi dan Keuangan9 Juli 2026
Koordinasi Antarotoritas Jadi Kunci Penguatan Pusat Finansial Internasional Indonesia
Ekonomi dan Keuangan
Koordinasi Antarotoritas Jadi Kunci Penguatan Pusat Finansial Internasional Indonesia

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin menekankan pentingnya mekanisme koordinasi yang jelas antarotoritas dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Menurutnya, tata kelola yang kuat sejak awal menjadi kunci agar pusat finansial internasional yang dibangun Indonesia mampu berjalan efektif sekaligus meminimalkan berbagai potensi risiko.

Eric Hermawan: PFII Bisa Jadi Pusat Transaksi Keuangan Internasional di Kawasan Asia
Eric Hermawan: PFII Bisa Jadi Pusat Transaksi Keuangan Internasional di Kawasan Asia
Ekonomi dan Keuangan7 Juli 2026
Eric Hermawan: PFII Bisa Jadi Pusat Transaksi Keuangan Internasional di Kawasan Asia
Ekonomi dan Keuangan
Eric Hermawan: PFII Bisa Jadi Pusat Transaksi Keuangan Internasional di Kawasan Asia

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan menegaskan bahwa pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) harus mampu mengubah posisi Indonesia dari sekadar pasar menjadi pusat transaksi keuangan internasional di kawasan Asia. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) RUU tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bersama para akademisi di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Komisi XI Tekankan Kepastian Hukum sebagai Kunci Keberhasilan PFII
Komisi XI Tekankan Kepastian Hukum sebagai Kunci Keberhasilan PFII
Ekonomi dan Keuangan7 Juli 2026
Komisi XI Tekankan Kepastian Hukum sebagai Kunci Keberhasilan PFII
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Tekankan Kepastian Hukum sebagai Kunci Keberhasilan PFII

PARLEMENTARIA, Jakarta — Komisi XI DPR menegaskan bahwa kepastian hukum harus menjadi fondasi utama untuk membentuk Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Tanpa jaminan kepastian regulasi, pusat keuangan internasional yang tengah disiapkan melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII dikhawatirkan tidak mampu menarik kepercayaan investor global.

Habib Idrus Usulkan Ekosistem Keuangan Syariah Jadi Diferensiasi Utama PFII
Habib Idrus Usulkan Ekosistem Keuangan Syariah Jadi Diferensiasi Utama PFII
Ekonomi dan Keuangan7 Juli 2026
Habib Idrus Usulkan Ekosistem Keuangan Syariah Jadi Diferensiasi Utama PFII
Ekonomi dan Keuangan
Habib Idrus Usulkan Ekosistem Keuangan Syariah Jadi Diferensiasi Utama PFII

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Habib Idrus Salim Aljufri mengusulkan agar ekosistem keuangan syariah menjadi salah satu pilar utama dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Pasalnya, penguatan sektor keuangan syariah dapat menjadi nilai pembeda (value proposition) Indonesia di tengah persaingan pusat keuangan internasional.

RUU PFII Ditarget Rampung Sebelum Akhir Masa Sidang
RUU PFII Ditarget Rampung Sebelum Akhir Masa Sidang
Ekonomi dan Keuangan3 Juli 2026
RUU PFII Ditarget Rampung Sebelum Akhir Masa Sidang
Ekonomi dan Keuangan
RUU PFII Ditarget Rampung Sebelum Akhir Masa Sidang

PARLEMENTARIA, Jakarta — Komisi XI DPR resmi memulai pembahasan tingkat I Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dalam agenda Rapat Kerja bersama Menteri Keuangan, Menteri Hukum, Menteri Sekretaris Negara, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Amin Ak: RUU PFII Jadi Peluang Perkuat Investasi Global dan Ekonomi Nasional
Amin Ak: RUU PFII Jadi Peluang Perkuat Investasi Global dan Ekonomi Nasional
Ekonomi dan Keuangan3 Juli 2026
Amin Ak: RUU PFII Jadi Peluang Perkuat Investasi Global dan Ekonomi Nasional
Ekonomi dan Keuangan
Amin Ak: RUU PFII Jadi Peluang Perkuat Investasi Global dan Ekonomi Nasional

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) merupakan langkah penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi global sekaligus memperkuat perekonomian nasional. Hal tersebut disampaikannya melalui wawancara langsung dengan Parlementaria usai rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama pemerintah di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Komisi XI Sepakati RUU Pusat Finansial Internasional Dibahas di Tingkat Panja
Komisi XI Sepakati RUU Pusat Finansial Internasional Dibahas di Tingkat Panja
Ekonomi dan Keuangan3 Juli 2026
Komisi XI Sepakati RUU Pusat Finansial Internasional Dibahas di Tingkat Panja
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Sepakati RUU Pusat Finansial Internasional Dibahas di Tingkat Panja

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi XI DPR menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan di Panitia Kerja (Panja). Persetujuan tersebut diberikan setelah seluruh delapan fraksi di Komisi XI  menyampaikan pandangan umumnya dalam rapat kerja bersama pemerintah. 

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1021)
  • Industri dan Pembangunan(3575)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3561)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4345)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

9 Juli 2026
9 Juli 2026
9 Juli 2026
7 Juli 2026
7 Juli 2026
7 Juli 2026
3 Juli 2026
3 Juli 2026
3 Juli 2026
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|RUU Perampasan Aset|BBM|Pendidikan|UMKM|MBG|RUU SDI|sekolah|Komisi III|Haji|Subsidi|RUU Daerah Kepulauan|PT. Freeport
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 61%
Angin: 13 km/h