E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI|Pembangunan|Ditjen Hubud|Perempuan
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 35°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI|Pembangunan|Ditjen Hubud|Perempuan
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 35°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI|Pembangunan|Ditjen Hubud|Perempuan
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 35°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Habib Syarief Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah hingga 600 Ribu Mahasiswa

Diterbitkan
Kamis, 16 Jul 2026 15.12 WIB
Bagikan:
Habib Syarief Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah hingga 600 Ribu Mahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief Muhammad, dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) mengenai pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Komisi X, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Mentari/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu dinilai masih menghadapi tantangan besar. Kuota penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang tersedia saat ini dinilai belum mampu mengakomodasi tingginya jumlah calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan.

 

Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief Muhammad usai Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) mengenai pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Komisi X, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Lihat Juga :

Legislator Komisi X Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah di Kalsel

Legislator Komisi X Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah di Kalsel

Legislator Dorong Pemerataan Kuota Mahasiswa KIP untuk PTS

Legislator Dorong Pemerataan Kuota Mahasiswa KIP untuk PTS

 

Legislator Fraksi PKB itu mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa baru yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setiap tahun mencapai sekitar 1,7 juta orang. Sementara itu, kuota KIP Kuliah yang disediakan pemerintah baru sekitar 200 ribu penerima.

 

"Kalau kita lihat bantuan kuliah, yang melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta sekitar 1,7 juta mahasiswa. Sementara pemerintah menyediakan KIP hanya sekitar 200 ribu mahasiswa," ujarnya.

 

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan masih banyak lulusan SMA yang memiliki kemampuan akademik baik tetapi gagal melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

 

"Saya sangat concern kepada calon-calon mahasiswa yang berasal dari keluarga yang tidak mampu. Rata-rata mereka memiliki kecerdasan di atas rata-rata, tetapi karena persoalan ekonomi mereka tidak bisa melanjutkan," kata Habib.

 

Karena itu, Komisi X DPR RI akan terus mendorong pemerintah memperluas cakupan penerima KIP Kuliah agar semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

 

"Kita di Komisi X mencoba berusaha bagaimana agar supaya KIP ini bisa ditambah sampai 600 ribu," tegas Politisi asal Dapil Jawa Barat I itu.

 

Selain memperluas kuota bantuan pendidikan, Habib juga menilai peningkatan anggaran pendidikan tinggi perlu diikuti dengan penguatan kualitas perguruan tinggi dan riset nasional. Menurutnya, akses pendidikan dan peningkatan mutu harus berjalan beriringan agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.

 

Ia berharap pembahasan APBN mendatang dapat memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi sektor pendidikan tinggi sehingga berbagai program prioritas, termasuk bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu, dapat diperluas secara bertahap. (fa/ssb)

Berita terkait

Legislator Komisi X Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah di Kalsel
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Komisi X Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah di Kalsel
Legislator Dorong Pemerataan Kuota Mahasiswa KIP untuk PTS
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Dorong Pemerataan Kuota Mahasiswa KIP untuk PTS
Server PDN Jebol, Data 800 Ribu Calon Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah Hilang
Kesejahteraan Rakyat
Server PDN Jebol, Data 800 Ribu Calon Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah Hilang
Tags:#KIP
Sebelumnya

Keberhasilan Penyerapan Anggaran Harus Diukur dari Dampaknya bagi Warga Perbatasan

Selanjutnya

Komisi X Dorong Kepastian Status Peserta Uji Kompetensi Dokter

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1013)
  • Industri dan Pembangunan(3531)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3545)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4320)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI|Pembangunan|Ditjen Hubud|Perempuan
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 35°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h