E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 50%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 50%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 50%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Legislator Komisi X Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah di Kalsel

Diterbitkan
Senin, 13 Apr 2026 13.40 WIB
Bagikan:
Legislator Komisi X Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah di Kalsel

Anggota Komisi X DPR RI La Tinro La Tunrung usai mengikuti kunjungan kerja ke Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).|Foto: Uf/Karisma

PARLEMENTARIA, Banjarmasin – Komisi X DPR RI mendorong penambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa di wilayah Kalimantan guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi X DPR RI La Tinro La Tunrung usai mengikuti kunjungan kerja ke Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (10/4/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Komisi X berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan tinggi, mulai dari pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, hingga perwakilan pemerintah daerah dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XI.


La Tinro menyampaikan bahwa kebutuhan terhadap KIP Kuliah di wilayah Kalimantan Selatan masih cukup tinggi, seiring dengan besarnya jumlah calon mahasiswa dari kelompok ekonomi kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Mereka masih sangat membutuhkan penambahan kuota KIP. Oleh karena itu, diharapkan ke depan ada penambahan kuota bagi para mahasiswa,” ujarnya.

Lihat Juga :

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Riau Rendah, Komisi IX Dorong Penambahan Dokter

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Riau Rendah, Komisi IX Dorong Penambahan Dokter

Komisi X Dorong Kemudahan Sertifikasi Dosen PTS di NTT

Komisi X Dorong Kemudahan Sertifikasi Dosen PTS di NTT


Menurutnya, keberadaan KIP Kuliah menjadi instrumen penting dalam menjamin akses pendidikan tinggi yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan ekonomi.


Namun demikian, ia juga menyoroti sejumlah kendala dalam implementasi program tersebut, terutama terkait akurasi pendataan penerima bantuan yang masih perlu ditingkatkan. “Ada yang terdaftar pada desil tinggi sehingga tidak mendapatkan KIP, padahal secara faktual mereka berada pada desil 1 dan 2. Oleh karena itu, pendataan ke depan harus diperbaiki,” tegasnya.


Ia menilai, ketidaksesuaian data tersebut berpotensi menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran. Hal itu membuat mahasiswa yang seharusnya berhak justru tidak mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan. Oleh karena itu, ia mendorong adanya pembenahan sistem pendataan dan verifikasi penerima KIP Kuliah, agar lebih akurat dan mampu merepresentasikan kondisi riil masyarakat di lapangan.

 

Lebih lanjut, La Tinro menegaskan, peningkatan kuota KIP Kuliah juga perlu diiringi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam memastikan distribusi bantuan berjalan efektif. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi penting untuk memastikan bahwa kebijakan afirmasi di sektor pendidikan benar-benar mampu menjangkau kelompok sasaran secara optimal.


Komisi X, lanjutnya, akan menjadikan berbagai masukan yang dihimpun dalam kunjungan kerja ini sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan fungsi pengawasan, sekaligus mendorong penyempurnaan kebijakan bantuan pendidikan ke depan. “Perbaikan data menjadi kunci agar program bantuan pendidikan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh mahasiswa yang membutuhkan,” pungkasnya. (uf/aha)

Berita terkait

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Riau Rendah, Komisi IX Dorong Penambahan Dokter
Kesejahteraan Rakyat
Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Riau Rendah, Komisi IX Dorong Penambahan Dokter
Komisi X Dorong Kemudahan Sertifikasi Dosen PTS di NTT
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Dorong Kemudahan Sertifikasi Dosen PTS di NTT
Soroti Kesenjangan Pendidikan di Toba, Komisi X DPR Dorong Akses Kuliah Ditingkatkan
Kesejahteraan Rakyat
Soroti Kesenjangan Pendidikan di Toba, Komisi X DPR Dorong Akses Kuliah Ditingkatkan
Tags:#Pendidikan
Sebelumnya

Program Bedah 400 Ribu Rumah Harus Mampu Perbaiki Kualitas Hidup Rakyat

Selanjutnya

Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN Dinilai Rugikan PTS

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(853)
  • Industri dan Pembangunan(3107)
  • Isu Lainnya(1014)
  • Kesejahteraan Rakyat(3121)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3770)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 50%
Angin: 10 km/h