E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi XII Sepakati Pagu BIG Rp2,46 Triliun, Dorong Penguatan Anggaran BAPETEN

Diterbitkan
Kamis, 3 Sep 2026 15.59 WIB
Bagikan:
Komisi XII Sepakati Pagu BIG Rp2,46 Triliun, Dorong Penguatan Anggaran BAPETEN

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama BIG dan BAPETEN di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta.| Foto: Jaka/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Komisi XII DPR RI menyepakati pagu anggaran Badan Informasi Geospasial (BIG) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,46 triliun dan mendorong peningkatan alokasi anggaran Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dari sekitar Rp160 miliar menjadi kurang lebih Rp590 miliar. Penguatan anggaran tersebut dinilai penting untuk mendukung fungsi strategis kedua lembaga dalam pelayanan dan perlindungan masyarakat.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama BIG dan BAPETEN di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Lihat Juga :

Komisi XII Siap Kawal Tambahan Anggaran KLH Rp1,33 Triliun ke Banggar

Komisi XII Siap Kawal Tambahan Anggaran KLH Rp1,33 Triliun ke Banggar

Komisi XII Dorong Penambahan Anggaran BKPM dan Evaluasi Kualitas Hilirisasi

Komisi XII Dorong Penambahan Anggaran BKPM dan Evaluasi Kualitas Hilirisasi

 

Dalam rapat tersebut, Sugeng menyoroti pentingnya penguatan kapasitas BAPETEN seiring semakin luasnya pemanfaatan teknologi nuklir di sektor kesehatan, pertanian, dan industri. Menurutnya, kapasitas sumber daya manusia dan peralatan pengawasan perlu diperkuat untuk memastikan keselamatan masyarakat.

 

“Pengawasan itu sangat penting karena pemanfaatan nuklir pada masyarakat semakin luas, baik di dunia pertanian, kesehatan, maupun industri manufaktur. Jangan sampai terjadi lagi kecolongan impor barang tercemar cesium seperti di Serang hanya karena SDM atau peralatan pengawasan kita tidak memadai,” ujar Sugeng.

 

Ia juga menekankan kesiapan BAPETEN dalam mengawal rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Menurutnya, peningkatan kapasitas pembangkit nuklir harus diikuti dengan kemampuan pengawasan yang memadai, mulai dari pengawasan bahan baku hingga pengelolaan risiko dan limbah nuklir.

 

“PLTN selain aspek teknikalnya, yang jauh lebih penting adalah aspek pengawasannya. Bagaimana mengawasi bahan baku uranium atau thorium, pencegahan kebocoran reaktor, hingga penyimpanan limbahnya. Pengawasan internasional oleh IAEA memang berjalan baik, tetapi BAPETEN dari sekarang harus meningkatkan kemampuan profesionalitasnya jauh lebih tinggi,” tegas Sugeng.

 

Di sisi lain, dirinya menilai penguatan anggaran BIG diperlukan karena data geospasial memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah. Data pemetaan yang akurat menjadi salah satu dasar Kebijakan Satu Peta (One Map Policy), sekaligus mendukung perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, dan perlindungan lahan pertanian produktif.

 

Menurut Sugeng, integrasi data geospasial dengan data sosial dan kependudukan juga dapat mendukung ketepatan berbagai program pemerintah. Pemetaan wilayah rawan bencana, alih fungsi lahan, hingga kawasan permukiman masyarakat miskin dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan intervensi secara lebih tepat sasaran.

 

“BIG akan memetakan kawasan potensi bencana seperti daerah rawan longsor, sekaligus memverifikasi alih fungsi lahan sawah produktif. Bahkan, BIG juga akan melakukan geo-tagging pemetaan wilayah pemukiman saudara-saudara kita yang masuk kategori miskin. Jika data geospasial ini diintegrasikan dengan data Kementerian Sosial dan Pemda, maka penyaluran bantuan sosial serta subsidi energi, baik BBM, LPG, maupun listrik, bisa benar-benar tepat sasaran demi menuju kemakmuran dan keadilan rakyat,” jelasnya.

 

Dalam pembahasan anggaran tersebut, Komisi XII DPR RI menyepakati pagu BIG TA 2027 sebesar Rp2.464.753.706.000. Anggaran itu terdiri atas Program Dukungan Manajemen sebesar Rp161.204.987.000 dengan fungsi Perlindungan Lingkungan Hidup dan Program Penyelenggaraan Informasi Geospasial sebesar Rp2.303.548.719.000.

 

Sementara itu, untuk BAPETEN, Komisi XII DPR RI mendorong penambahan alokasi anggaran dari usulan awal sekitar Rp160 miliar menjadi kurang lebih Rp590 miliar. Komisi XII memastikan akan memperjuangkan penguatan anggaran tersebut dalam pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI guna mendukung optimalisasi fungsi pengawasan dan pelayanan publik BAPETEN. (Ndy/um)

Berita terkait

Komisi XII Siap Kawal Tambahan Anggaran KLH Rp1,33 Triliun ke Banggar
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Siap Kawal Tambahan Anggaran KLH Rp1,33 Triliun ke Banggar
Komisi XII Dorong Penambahan Anggaran BKPM dan Evaluasi Kualitas Hilirisasi
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Dorong Penambahan Anggaran BKPM dan Evaluasi Kualitas Hilirisasi
Komisi XII Perjuangkan Tambahan Anggaran Kementerian Investasi Kejar Target Rp2.322 Triliun
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Perjuangkan Tambahan Anggaran Kementerian Investasi Kejar Target Rp2.322 Triliun
Tags:#Komisi XII#Anggaran#BIG#BAPETEN#Sugeng Suparwoto
Sebelumnya

Komisi II Soroti Banyaknya Aset Lahan Pemda di Riau Bersinggungan dengan Kawasan Hutan

Selanjutnya

Benahi Tata Kelola, Deddy Sitorus Minta Pembentukan Badan Aset Khusus Provinsi Bali

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1145)
  • Industri dan Pembangunan(3910)
  • Isu Lainnya(1076)
  • Kesejahteraan Rakyat(3910)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4748)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XIII|Anggaran|RUU Profesi Kurator|Komisi VI|Komisi IV|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi II|karhutla|RUU Kadin|Riyono|Komisi XII|Komisi X
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 16 km/h