E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi III|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|karhutla|RUU Kawasan Industri|Komisi IX|KLH/BPLH|Komisi IV|Baleg
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi III|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|karhutla|RUU Kawasan Industri|Komisi IX|KLH/BPLH|Komisi IV|Baleg
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi III|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|karhutla|RUU Kawasan Industri|Komisi IX|KLH/BPLH|Komisi IV|Baleg
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Pembahasan RUU Reforma Agraria Didorong Atasi Ketimpangan Penguasaan Tanah

Diterbitkan
Rabu, 2 Sep 2026 21.17 WIB
Bagikan:
Pembahasan RUU Reforma Agraria Didorong Atasi Ketimpangan Penguasaan Tanah

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Tonny Tesar dalam Rapat Pleno Badan Keahlian dalam rangka Penyusunan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto : Mario/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Tonny Tesar menilai penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria penting untuk menghadirkan payung hukum dalam menyelesaikan persoalan agraria lintas sektor. Urgensi tersebut antara lain dipicu ketimpangan penguasaan tanah, tingginya konflik agraria, serta tumpang tindih regulasi, data, dan kewenangan antarsektor.

 

“Memang di dalam penyusunan undang-undang ini kami menganggap sangat penting karena persoalan yang tadi disampaikan bahwa ada problem di negara kita dalam pengaturan tentang undang-undang sektoral yang lain,” ujar Tonny dalam Rapat Pleno Badan Keahlian dalam rangka Penyusunan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria  DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Lihat Juga :

Aziz Subekti Ingatkan RUU Reforma Agraria Tak Ciptakan Paradoks Hak Atas Tanah

Aziz Subekti Ingatkan RUU Reforma Agraria Tak Ciptakan Paradoks Hak Atas Tanah

Penyusunan RUU Reforma Agraria Harus Utamakan Kemakmuran Rakyat

Penyusunan RUU Reforma Agraria Harus Utamakan Kemakmuran Rakyat

 

Ia menyoroti persoalan pengaturan sektoral yang mencakup kehutanan, minyak dan gas bumi, perikanan, pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau, serta pertambangan mineral dan batubara. Menurutnya, diperlukan satu undang-undang yang dapat menjadi payung hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

 

Politisi Fraksi Partai NasDem itu juga menilai gagasan membangun sistem permanen yang menghubungkan administrasi hak, data spasial, perencanaan ruang, perlindungan lingkungan, pembagian kewenangan, penyelesaian sengketa, hingga mekanisme koreksi kebijakan merupakan hal penting. Ia menekankan perlunya keterlibatan pemerintah daerah hingga pemerintahan desa dalam penataan dan perencanaan ruang.

 

“Artinya bahwa pemerintah daerah juga harus ikut dalam penataan dan perencanaan tata ruangnya. Karena di saat ini kalau kita lihat pembagian lahan yang untuk kepentingan PSN misalnya, itu masyarakat daerah, pemerintah daerah itu tidak dilibatkan,” jelasnya.

 

Menurut Tonny, pelibatan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi penting untuk memberikan perlindungan, khususnya bagi masyarakat di daerah dan wilayah adat. Ia mencontohkan persoalan perizinan pertambangan di wilayah yang memiliki potensi pariwisata serta konflik penguasaan lahan di Papua.

 

“Kalau di Papua, di Raja Ampat itu daerah pariwisata kemudian masuk izin pertambangan, tapi daerah tidak terlibat. Kemudian daerah yang potensi pariwisata yang begitu luar biasa harus rusak hanya untuk izin pertambangan yang dikeluarkan dari pusat,” ujar Legislator dapil Papua itu.

 

Untuk itu, menurutnya, penting adanya revisi tentang Pengaturan Reforma Agraria ini guna menyelesaikan permasalahan konflik terkait tanah yang terus terjadi di berbagai daerah. Ia pun menyetujui aga Baleg melanjutkan pembahasan RUU ini, tetapi perlu menyepakati orientasi dan judul atau nomenklatur RUU yang tepat.

 

“Jadi intinya kami merasa penting sekali undang-undang ini cuman judulnya yang kita minta untuk kita sepakati bersama agar pembahasan kita bisa terus maju begitu,” pungkasnya. (gal/rdn)

Berita terkait

Aziz Subekti Ingatkan RUU Reforma Agraria Tak Ciptakan Paradoks Hak Atas Tanah
Politik dan Keamanan
Aziz Subekti Ingatkan RUU Reforma Agraria Tak Ciptakan Paradoks Hak Atas Tanah
Penyusunan RUU Reforma Agraria Harus Utamakan Kemakmuran Rakyat
Politik dan Keamanan
Penyusunan RUU Reforma Agraria Harus Utamakan Kemakmuran Rakyat
Gus Khozin Sambut Baik Pansus Agraria: Langkah Besar Reforma Agraria Lintas Sektoral
Politik dan Keamanan
Gus Khozin Sambut Baik Pansus Agraria: Langkah Besar Reforma Agraria Lintas Sektoral
Tags:#Baleg#RUU Reforma Agraria#Tonny Tesar
Sebelumnya

Soroti RKA Kemendes PDT, Erna Sari Dewi: Anggaran TIK dan Pembinaan BUMDes Minim

Selanjutnya

Komisi XII Siap Kawal Tambahan Anggaran KLH Rp1,33 Triliun ke Banggar

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1145)
  • Industri dan Pembangunan(3897)
  • Isu Lainnya(1074)
  • Kesejahteraan Rakyat(3905)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4740)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi III|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|karhutla|RUU Kawasan Industri|Komisi IX|KLH/BPLH|Komisi IV|Baleg
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 9 km/h