E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Efisiensi Belanja, Komisi II Apresiasi Komitmen DIY Tingkatkan Pelayanan Publik

Diterbitkan
Kamis, 20 Feb 2025 17.26 WIB
Bagikan:
Efisiensi Belanja, Komisi II Apresiasi Komitmen DIY Tingkatkan Pelayanan Publik
PARLEMENTARIA, DIY – Dalam rangka mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Komisi II DPR RI melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Khususnya terhadap kondisi keuangan daerah pasca keluarnya Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/02/2025).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima selaku ketua tim kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI mendorong pemerintah DIY untuk tetap berkomitmen meningkatkan pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, sesuai dengan mandat dalam UU 23 Tahun 2014, yang menjadi tanggung jawab daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Yang kami tekankan mengenai masalah pemangkasan anggaran dengan efisiensi ini yaitu belanja aparatur yang benar-benar penting harus tetap dipertahankan. Dengan tetap berpedoman bagaimana pelayanan publik tidak terganggu Ini yang penting dan kami sangat memberikan  apresiasi,” ujar Aria Bima.

Politisi fraksi PDIP itu turut menekankan, dalam desentralisasi fiskal, Dana Transfer ke Daerah bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keuangan daerah guna memenuhi kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik. Dalam konteks Pemda DIY yang memiliki status keistimewaan, tentunya terdapat dinamika tersendiri dalam pengelolaan dana transfer ini, baik dari aspek alokasi, penggunaan, maupun pertanggungjawaban. 

”Oleh karena itu, kunjungan ini menjadi momentum yang strategis bagi kita semua untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam serta mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi,” ungkap Aria Bima.

Sebelumnya Sekretaris Daerah DIY Beny Suharsono mengatakan dengan pengurangan Dana Keistimewaan DIY dari Rp1,2 triliun menjadi Rp1 triliun pada 2025, Pemprov DIY melakukan efisiensi pada aktivitas yang tidak berdampak langsung pada pelayanan masyarakat dan pengurangan belanja yang tidak mempengaruhi secara langsung output yang dihasilkan. 

Ia juga mengungkapkan beberapa sektor yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Di sektor pariwisata dan MICE, terjadi penurunan reservasi hotel dan pendapatan usaha pendukung, karena pemerintah mengurangi event di hotel dan restoran. Hal itu juga otomatis memukul UMKM dan sektor pendukung karena penurunan permintaan produk UMKM dan jasa transportasi.

”Kami sangat berharap agar para anggota Komisi II DPR RI menyampaikan pesan ke saudara, kerabat, dan rekan-rekan, meskipun efisiensi anggaran terjadi di banyak sektor, tolong tetap agendakan berkunjung ke DIY. Bagaimanapun, daerah kami sangat bergantung pada sektor pariwisata,” pungkasnya.

Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI turut dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin (F-PG) dan anggota komisi II DPR RI lain diantaranya Deddy Yevri Hanteru Sitorus Sitorus, Romy Soekarno (F- PDIP), Muhammad Habibur Rochman (F-Nasdem$, Eka Widodo, Ali Ahmad (F-PKB), Edi Oloan Pasaribu, Wahyudin Noor Aly (F-PAN), dan Rusda Mahmud (F-PD). •tra

Berita terkait

Komisi II: Anggaran K/L 2027 Harus Tepat Sasaran Demi Perkuat Pelayanan Publik
Politik dan Keamanan
Komisi II: Anggaran K/L 2027 Harus Tepat Sasaran Demi Perkuat Pelayanan Publik
Komitmen Komisi II Kawal Penyelesaian Konflik Agraria dan Tata Kelola HGU
Politik dan Keamanan
Komitmen Komisi II Kawal Penyelesaian Konflik Agraria dan Tata Kelola HGU
Komisi II Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pelayanan Publik Daerah
Politik dan Keamanan
Komisi II Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pelayanan Publik Daerah
Tags:#Berita Utama#Komisi II
Sebelumnya

Harris Turino Dukung Pemberantasan Judol di Indonesia

Selanjutnya

Legislator Pastikan Karyawan LPP TVRI Dan RRI Medan Tidak Ada Yang Kena PHK

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h