E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Breaking news|Seputar Parlemen|Komisi III|DPR RI|Hakim|Rapat Paripurna|Pidato Presiden|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Penyampaian RAPBN TA 2027|Berita DPR
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Breaking news|Seputar Parlemen|Komisi III|DPR RI|Hakim|Rapat Paripurna|Pidato Presiden|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Penyampaian RAPBN TA 2027|Berita DPR
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Breaking news|Seputar Parlemen|Komisi III|DPR RI|Hakim|Rapat Paripurna|Pidato Presiden|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Penyampaian RAPBN TA 2027|Berita DPR
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
#

energi

42 artikel dengan tag ini

Potensi Geothermal RI Capai 24 GW, Legislator Soroti Pemanfaatan Baru 14 Persen
Potensi Geothermal RI Capai 24 GW, Legislator Soroti Pemanfaatan Baru 14 Persen
Industri dan Pembangunan13 Agustus 2026
Potensi Geothermal RI Capai 24 GW, Legislator Soroti Pemanfaatan Baru 14 Persen
Industri dan Pembangunan
Potensi Geothermal RI Capai 24 GW, Legislator Soroti Pemanfaatan Baru 14 Persen

PARLEMENTARIA, Manado — Indonesia menyimpan potensi energi panas bumi (geothermal) mencapai sekitar 24 Gigawatt (GW), atau sekitar 40 persen dari total potensi panas bumi dunia. Namun, pemanfaatan energi bersih tersebut hingga kini masih jauh dari optimal. Dari potensi nasional itu, baru sekitar 3,2 GW yang telah dikelola atau setara 14 persen.

13 Agustus 2026
Cek Endra Minta Pertamina dan PLN Jaga Keandalan Pasokan Energi
Cek Endra Minta Pertamina dan PLN Jaga Keandalan Pasokan Energi
Industri dan Pembangunan24 Juli 2026
Cek Endra Minta Pertamina dan PLN Jaga Keandalan Pasokan Energi
Industri dan Pembangunan
Cek Endra Minta Pertamina dan PLN Jaga Keandalan Pasokan Energi

PARLEMENTARIA, Bandung Barat – Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra meminta PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) terus menjaga keandalan pelayanan serta mengantisipasi potensi gangguan pasokan energi di Jawa Barat. Pasalnya, pelayanan energi yang andal menjadi kunci untuk menjamin kebutuhan masyarakat dan mencegah terulangnya persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) maupun gangguan kelistrikan seperti yang sempat terjadi di Sumatera.

Rokhmat Ardiyan: Pemerintah Harus Perkuat Ketahanan Energi Menuju Swasembada
Rokhmat Ardiyan: Pemerintah Harus Perkuat Ketahanan Energi Menuju Swasembada
Industri dan Pembangunan24 Juli 2026
Rokhmat Ardiyan: Pemerintah Harus Perkuat Ketahanan Energi Menuju Swasembada
Industri dan Pembangunan
Rokhmat Ardiyan: Pemerintah Harus Perkuat Ketahanan Energi Menuju Swasembada

PARLEMENTARIA, Bandung Barat – Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan mendorong pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan cadangan bahan bakar minyak (BBM), pengembangan sektor hulu migas, serta penguatan infrastruktur energi. Baginya, langkah tersebut menjadi kunci untuk mewujudkan swasembada energi sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor.

Tata Kelola Energi Harus Dukung Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi
Tata Kelola Energi Harus Dukung Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi
Industri dan Pembangunan23 Juli 2026
Tata Kelola Energi Harus Dukung Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi
Industri dan Pembangunan
Tata Kelola Energi Harus Dukung Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi

PARLEMENTARIA, Surabaya – Komisi XII DPR RI mendorong penguatan tata kelola sektor energi nasional melalui peningkatan pengawasan terhadap distribusi BBM dan LPG bersubsidi, pengembangan infrastruktur gas bumi, serta penguatan sistem ketenagalistrikan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat Jawa Timur merupakan salah satu pusat industri dan bagian dari sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Groundbreaking PSN Masela Senilai Rp355 Triliun Tonggak Baru Kedaulatan Energi Nasional
Groundbreaking PSN Masela Senilai Rp355 Triliun Tonggak Baru Kedaulatan Energi Nasional
Ekonomi dan Keuangan16 Juli 2026
Groundbreaking PSN Masela Senilai Rp355 Triliun Tonggak Baru Kedaulatan Energi Nasional
Ekonomi dan Keuangan
Groundbreaking PSN Masela Senilai Rp355 Triliun Tonggak Baru Kedaulatan Energi Nasional

PARLEMENTARIA, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela dengan nilai investasi sekitar Rp355 triliun. Menurutnya, proyek tersebut merupakan momentum penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan Indonesia Timur.

Bambang Patijaya: Anggaran ESDM Diprioritaskan untuk Listrik, Energi, dan BBM
Bambang Patijaya: Anggaran ESDM Diprioritaskan untuk Listrik, Energi, dan BBM
Industri dan Pembangunan16 Juli 2026
Bambang Patijaya: Anggaran ESDM Diprioritaskan untuk Listrik, Energi, dan BBM
Industri dan Pembangunan
Bambang Patijaya: Anggaran ESDM Diprioritaskan untuk Listrik, Energi, dan BBM

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menjelaskan, mekanisme efisiensi anggaran yang berlaku di lingkungan pemerintah, menyusul pertanyaan reporter soal potensi pemangkasan anggaran Kementerian ESDM pada masa pemerintahan mendatang. Penjelasan itu disampaikannya usai Rapat Kerja Komisi XII DPR RI dengan Wakil Menteri ESDM Yuliot di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Bambang Patijaya Nilai Program B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Hilirisasi Sawit Nasional
Bambang Patijaya Nilai Program B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Hilirisasi Sawit Nasional
Industri dan Pembangunan14 Juli 2026
Bambang Patijaya Nilai Program B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Hilirisasi Sawit Nasional
Industri dan Pembangunan
Bambang Patijaya Nilai Program B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Hilirisasi Sawit Nasional

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menegaskan bahwa program mandatori biodiesel B50 merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong hilirisasi industri sawit. Pasalnya, keberhasilan Indonesia menerapkan campuran biodiesel hingga 50 persen menjadi capaian monumental yang belum berhasil diwujudkan negara lain.

Komisi XII Dorong Optimalisasi Potensi EBT Lampung, Perkuat Transisi Energi
Komisi XII Dorong Optimalisasi Potensi EBT Lampung, Perkuat Transisi Energi
Industri dan Pembangunan9 Juli 2026
Komisi XII Dorong Optimalisasi Potensi EBT Lampung, Perkuat Transisi Energi
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Dorong Optimalisasi Potensi EBT Lampung, Perkuat Transisi Energi

PARLEMENTARIA, Lampung – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan menilai Provinsi Lampung memiliki potensi energi baru dan terbarukan (EBT) yang sangat besar. Namun, besarnya potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sehingga diperlukan dukungan investasi, teknologi, dan sumber daya manusia untuk mempercepat transisi energi.

Budi Sulistyono Desak Agrinas Palma Susun Action Plan Swasembada Energi
Budi Sulistyono Desak Agrinas Palma Susun Action Plan Swasembada Energi
Industri dan Pembangunan7 Juli 2026
Budi Sulistyono Desak Agrinas Palma Susun Action Plan Swasembada Energi
Industri dan Pembangunan
Budi Sulistyono Desak Agrinas Palma Susun Action Plan Swasembada Energi

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono Kanang menilai PT Agrinas Palma Nusantara perlu memiliki langkah nyata (action plan) dalam mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada energi nasional melalui pengembangan sektor sawit.

Andre Rosiade Optimistis Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari di 2034
Andre Rosiade Optimistis Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari di 2034
Industri dan Pembangunan20 Juni 2026
Andre Rosiade Optimistis Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari di 2034
Industri dan Pembangunan
Andre Rosiade Optimistis Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari di 2034

PARLEMENTARIA, Pekanbaru – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade optimistis target produksi minyak Wilayah Kerja (WK) Rokan sebesar 400 ribu barel per hari pada 2034 dapat tercapai. Optimisme tersebut didasarkan pada berbagai inovasi teknologi yang diterapkan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), termasuk teknologi injeksi kimia yang mulai menunjukkan peningkatan produksi di Lapangan Minas.

Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029
Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029
Industri dan Pembangunan19 Juni 2026
Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029
Industri dan Pembangunan
Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029

PARLEMENTARIA, Pekanbaru – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan pentingnya peningkatan produksi minyak di Wilayah Kerja (WK) Rokan sebagai bagian dari upaya mewujudkan target kemandirian energi nasional pada 2029. Karena itu, Komisi VI DPR RI ingin memastikan berbagai strategi yang dijalankan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berjalan efektif dan mampu meningkatkan lifting minyak nasional.

Kenaikan BBM Dinilai Tekan Manufaktur, Novita Minta Mitigasi untuk Industri
Kenaikan BBM Dinilai Tekan Manufaktur, Novita Minta Mitigasi untuk Industri
Industri dan Pembangunan9 Juni 2026
Kenaikan BBM Dinilai Tekan Manufaktur, Novita Minta Mitigasi untuk Industri
Industri dan Pembangunan
Kenaikan BBM Dinilai Tekan Manufaktur, Novita Minta Mitigasi untuk Industri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Tekanan biaya produksi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai mulai membebani sektor manufaktur nasional. Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini meminta pemerintah segera menyiapkan langkah mitigasi konkret agar industri, terutama skala kecil dan menengah, tidak menanggung dampak ekonomi secara sendiri di tengah meningkatnya biaya energi dan logistik.

1 / 4Halaman 1 dari 4Selanjutnya

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1058)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4590)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

24 Juli 2026
24 Juli 2026
23 Juli 2026
16 Juli 2026
16 Juli 2026
14 Juli 2026
9 Juli 2026
7 Juli 2026
20 Juni 2026
19 Juni 2026
9 Juni 2026