E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BUMN|listrik|KUR|Himbara|Pemadaman Listrik|Pendidikan|APBN|RUU Polri|Diplomasi|Film|Rupiah|Kesehatan|MBG
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BUMN|listrik|KUR|Himbara|Pemadaman Listrik|Pendidikan|APBN|RUU Polri|Diplomasi|Film|Rupiah|Kesehatan|MBG
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BUMN|listrik|KUR|Himbara|Pemadaman Listrik|Pendidikan|APBN|RUU Polri|Diplomasi|Film|Rupiah|Kesehatan|MBG
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Willy Aditya Usulkan Posbakum Fokus pada Sosialisasi Undang-Undang

Diterbitkan
Rabu, 10 Jun 2026 13.50 WIB
Bagikan:
Willy Aditya Usulkan Posbakum Fokus pada Sosialisasi Undang-Undang

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya.|Foto : Runi/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya mengusulkan agar Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang dikembangkan Kementerian Hukum difokuskan pada sosialisasi peraturan perundang-undangan kepada masyarakat. Pasalnya, fokus yang jelas diperlukan agar program Posbakum berjalan lebih efektif, terukur, dan mampu meningkatkan pemahaman hukum masyarakat.

 

“Saya mengajak kita fokus pada satu sisi saja. Dia menjadi frontier-nya government, frontier-nya state melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan. That's it. Enggak usah gaduh-gaduh,” ujar Willy dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Hukum terkait Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Hukum Tahun 2027 di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Lihat Juga :

RUU P2MI Perkuat Perlindungan Hukum Pekerja Migran Perempuan hingga Pemenhan Hak Dasar

RUU P2MI Perkuat Perlindungan Hukum Pekerja Migran Perempuan hingga Pemenhan Hak Dasar

Putu Supadma Rudana: Undang-Undang Permuseuman Lestarikan Warisan Budaya Indonesia

Putu Supadma Rudana: Undang-Undang Permuseuman Lestarikan Warisan Budaya Indonesia

 

Menurutnya, Posbakum tidak perlu menjalankan terlalu banyak fungsi secara bersamaan. Negara perlu menentukan prioritas agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan hasilnya dapat diukur secara jelas.

 

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan budaya hukum masyarakat merupakan tujuan jangka panjang yang tidak mudah diukur dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pemerintah perlu lebih dahulu memastikan tercapainya target-target yang bersifat konkret dan dapat diukur.

 

“Budaya hukum itu outcome, Pak. Bukan output itu. Yang namanya culture itu outcome. Variabel yang susah itu. Nah yang bisa kita ukur adalah output-output,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Willy menyoroti masih perlunya penguatan sosialisasi terhadap berbagai regulasi yang telah disahkan negara. Sebab, berdasarkan pemantauannya, pemahaman masyarakat terhadap sejumlah undang-undang masih belum merata sehingga implementasinya di lapangan belum berjalan optimal.

 

Salah satu regulasi yang disorotinya adalah Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Berdasarkan temuan saat kunjungan kerja, ia menilai masih terdapat tantangan dalam penerapan aturan tersebut, baik di tingkat masyarakat maupun aparat penegak hukum.

 

“TPKS-nya sekarang Pak, kalau kami ini kunjungan lapangan, itu APH (aparat penegak hukum) aja pusing. Karena padahal TPKS itu tidak benar restorative justice. Tapi apa? Fakta di lapangan dan orang juga belum menggunakan TPKS dalam kasus-kasus kekerasan seksual,” ujarnya.

 

Sebab itu, Willy juga mendorong agar program sosialisasi hukum yang dijalankan DPR RI dan Kementerian Hukum dapat berjalan selaras sehingga saling memperkuat. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hukum dan memperkuat kualitas kehidupan bernegara.

 

“Kami juga ada program untuk sosialisasi undang-undang. Biar frekuensi turn-nya sama gitu loh. Kita mau sosialisasi undang-undang, peraturan bernegara. Biar kualitas kita bernegara itu move on, progres,” tuturnya.

 

Ia pun mengusulkan agar fokus sosialisasi yang dijalankan Posbakum disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan pendekatan tersebut, program dapat dijalankan secara lebih terarah dan hasilnya lebih mudah diukur.

 

Sebagai contoh, daerah-daerah pengirim pekerja migran seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat yang dapat difokuskan pada sosialisasi regulasi terkait perlindungan pekerja rumah tangga (PPRT). Sementara itu, daerah lain dapat diarahkan pada isu hukum yang paling relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

 

“Jawa, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Barat itu PPRT jadi domain. Karena banyak ngirim tenaga kerja. Jadi prosesnya terukur. Posbakumnya bergiat pada ranah itu. NTT, TPPO. Gitu, Pak,” pungkas Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut. (hal/um)

Berita terkait

RUU P2MI Perkuat Perlindungan Hukum Pekerja Migran Perempuan hingga Pemenhan Hak Dasar
Politik dan Keamanan
RUU P2MI Perkuat Perlindungan Hukum Pekerja Migran Perempuan hingga Pemenhan Hak Dasar
Putu Supadma Rudana: Undang-Undang Permuseuman Lestarikan Warisan Budaya Indonesia
Kesejahteraan Rakyat
Putu Supadma Rudana: Undang-Undang Permuseuman Lestarikan Warisan Budaya Indonesia
Enam Undang-Undang Disinkronkan dalam Penyusunan RUU Masyarakat Adat
Politik dan Keamanan
Enam Undang-Undang Disinkronkan dalam Penyusunan RUU Masyarakat Adat
Tags:#UU PPRT#UU TPKS#Sosialisasi UU
Sebelumnya

BAM Tindak Lanjuti Aspirasi Pemanfaatan Fasum-Fasos Sekolah Swasta

Selanjutnya

Tifatul Sembiring: Hilirisasi Potensi Wujudkan Mobil Nasional dan Industri EV

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(875)
  • Industri dan Pembangunan(3193)
  • Isu Lainnya(1019)
  • Kesejahteraan Rakyat(3216)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3899)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BUMN|listrik|KUR|Himbara|Pemadaman Listrik|Pendidikan|APBN|RUU Polri|Diplomasi|Film|Rupiah|Kesehatan|MBG
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 4 km/h