E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi IV Dorong Percepat Pengangkatan PPPK dan Pemenuhan Kebutuhan PPL

Diterbitkan
Kamis, 16 Apr 2026 11.01 WIB
Bagikan:
Komisi IV Dorong Percepat Pengangkatan PPPK dan Pemenuhan Kebutuhan PPL

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari dalam RDP dan RDPU bersama Eselon I teknis Kementerian Pertanian, Kementerian PAN RB, Kepala BKN, serta asosiasi penyuluh pertanian di Kompleks Parlemen, Senayan.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Komisi IV DPR RI dorong tindak lanjut atas aspirasi perwakilan Asosiasi Penyuluh Pertanian terkait penyelesaian status kepegawaian dan pengangkatan PPPK penyuluh pertanian. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menegaskan bahwa DPR mendukung penuh aspirasi para penyuluh, khususnya dalam upaya mempercepat pengangkatan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang saat ini masih berstatus PPPK paruh waktu.


“Ujungnya kita mau ke sana, tadi sudah saya sampaikan, kita bikin kesimpulan bahwa kita sangat mengapresiasi mereka mau menyuarakan dan kita pasti dukung,” ujar Kharis dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Eselon I teknis Kementerian Pertanian, Kementerian PAN RB, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta asosiasi penyuluh pertanian di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (15/4/2026).


Meski demikian, ia mengingatkan agar proses percepatan tersebut tetap berjalan sesuai koridor regulasi yang berlaku. “Cuma kita enggak mau memaksa mereka nabrak-nabrak juga, itu. Nabrak-nabrak aturan. Ya kalau misalnya kan ada kebutuhan dari 75.000 desa yang ada lahan pertaniannya, baru ada 38.000, berarti masih kurang 37.000, Pak,” jelasnya.

Lihat Juga :

Pilar Pertumbuhan Ekonomi, Komisi VI Dorong BUMN Percepat Pembangunan Tol JTTS

Pilar Pertumbuhan Ekonomi, Komisi VI Dorong BUMN Percepat Pembangunan Tol JTTS

Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman

Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman


Kharis menilai kekurangan jumlah penyuluh pertanian menjadi tantangan serius dalam mendukung produktivitas sektor pertanian nasional. Oleh karena itu, penyelesaian status kepegawaian yang ada saat ini perlu menjadi prioritas.


“Nah ini bagaimana nanti diselesaikan, salah satu caranya adalah menghabiskan yang ini dulu, gitu kan,” tambahnya.


Sebagai kesimpulan rapat, Komisi IV bersama Kementerian Pertanian, Kementerian PAN RB, dan BKN menyepakati langkah percepatan pemenuhan kebutuhan penyuluh pertanian dengan melaksanakan amanat Pasal 46 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013, yang mengatur bahwa minimal terdapat satu penyuluh di setiap desa.


Pemenuhan kebutuhan tersebut diprioritaskan bagi eks-penyuluh pertanian serta lulusan SMK dan Politeknik Pembangunan Pertanian, dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Aparatur Sipil Negara (ASN).


Komisi IV berharap langkah ini dapat memperkuat peran penyuluh pertanian di lapangan sekaligus mendukung percepatan pencapaian target swasembada pertanian nasional. (rr/aha)

Berita terkait

Pilar Pertumbuhan Ekonomi, Komisi VI Dorong BUMN Percepat Pembangunan Tol JTTS
Industri dan Pembangunan
Pilar Pertumbuhan Ekonomi, Komisi VI Dorong BUMN Percepat Pembangunan Tol JTTS
Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Dorong Pemetaan Kebutuhan dan Penguatan Intensifikasi Teknologi Pergaraman
Wujudkan Swasembada Garam, Komisi IV Dorong Pemetaan Detail dan Intensifikasi Teknologi
Industri dan Pembangunan
Wujudkan Swasembada Garam, Komisi IV Dorong Pemetaan Detail dan Intensifikasi Teknologi
Tags:#Pertanian
Sebelumnya

Kekerasan Seksual Rambah Kampus Ternama, Legislator: Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman

Selanjutnya

Dorong Industri Baterai EV, Bersiap Perkuat Energi Bersih Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(783)
  • Industri dan Pembangunan(2877)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2752)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3473)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h