
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis bersama Tim Kunjungan Kerja Reses saat tiba di lokasi Taman Nasional Alas Purwo di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.|Foto : Aaron/Alma
PARLEMENTARIA, Banyuwangi - Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI melanjutkan peninjauan lapangan ke Taman Nasional Alas Purwo di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perlindungan kawasan hutan, keanekaragaman hayati, serta keberlanjutan fungsi konservasi di wilayah tersebut.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis, mengaku kagum dengan kekayaan alam dan populasi satwa liar yang terawat di Alas Purwo. Menurutnya, keberadaan keanekaragaman hayati ini merupakan bukti kekayaan alam Indonesia yang wajib dijaga ketat.
"Kita melihat betapa kayanya negara ini, negeri ini, Indonesia. Kita masih punya hutan yang dihuni oleh satwa liar berupa banteng, rusa, macan tutul, elang jawa, dan lain sebagainya," ungkap Abdul Kharis saat tiba di lokasi Taman Nasional Alas Purwo pada Kamis (23/07/2026).
Ia menggarisbawahi keutuhan populasi spesies kunci seperti banteng Jawa yang masih hidup bebas di habitat aslinya di Alas Purwo. Kondisi ekosistem yang alami ini harus dipertahankan di tengah derasnya arus aktivitas pariwisata.
"Saya terus terang ini baru pertama kali saya kesini dan sangat kagum. Ternyata Indonesia punya kekayaan yang luar biasa dari sisi hewan, ternyata kita punya spesies banteng yang masih cukup banyak di sini dan memang mereka hidup liar dan kita melihat cukup kuat," tambahnya.
Mengingat peran penting kawasan konservasi terhadap daya dukung lingkungan dan keseimbangan iklim daerah, Komisi IV DPR RI mengimbau seluruh pihak, termasuk wisatawan, untuk menjaga kelestarian Alas Purwo.
"Saya kira Taman Nasional Alas Purwo ini kita harus jaga kelestariannya, jaga ekosistemnya dan kita berharap agar masyarakat ketika berwisata di sini tidak mengganggu ekosistem alam yang ada di Taman Nasional Alas Purwo," tutup legislator Dapil Jateng V itu. (aar/we)