E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Kekerasan Seksual Rambah Kampus Ternama, Legislator: Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman

Diterbitkan
Kamis, 16 Apr 2026 11.00 WIB
Bagikan:
Kekerasan Seksual Rambah Kampus Ternama, Legislator: Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Ruang Aman

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq saat Rapat Kerja dengan Menteri Haji dan Umrah dan RDP dengan Kepala Badan Pelaksana BPKH, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.

PARLEMENTARIA, Jakata – Munculnya kasus pelecehan seksual di salah satu universitas ternama, Universitas Indonesia (UI), yang melibatkan belasan pelaku kini tengah menjadi sorotan tajam. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut secara transparan dan tanpa pandang bulu.

 

Legislator Dapil Jawa Barat IX tersebut menekankan bahwa fakta terjadinya kekerasan seksual di lingkungan pendidikan menunjukkan bahwa fenomena ini sudah berada pada taraf yang mengkhawatirkan. Lingkungan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk menuntut ilmu, justru bertransformasi menjadi tempat terjadinya tindak kriminal yang mencederai martabat manusia.
 

Lihat Juga :

Puan Maharani: Tak Ada Ruang bagi Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi

Puan Maharani: Tak Ada Ruang bagi Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi

Tak Boleh Ada Toleransi untuk Kekerasan Seksual di Kampus

Tak Boleh Ada Toleransi untuk Kekerasan Seksual di Kampus

"Ini sudah menjadi catatan penting dan sangat-sangat mengkhawatirkan. Tidak boleh ada kekerasan oleh siapapun, kepada siapapun, dan atas nama apapun. Apalagi korbannya adalah seorang mahasiswi di institusi yang sangat terhormat," tegas Maman saat ditemui Parlementaria seusai Rapat Kerja dengan Menteri Haji dan Umrah dan RDP dengan Kepala Badan Pelaksana BPKH, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
 

Terkait keterlibatan 16 orang terduga pelaku dalam kasus yang viral tersebut, Maman meminta kepolisian untuk bertindak tegas. Ia mewanti-wanti agar aparat penegak hukum tidak "memetieskan" atau mengulur-ulur perkara hanya karena adanya potensi keterlibatan oknum yang memiliki relasi dengan tokoh besar atau orang terpandang.
 

"Pihak berwajib tidak boleh sungkan dalam memproses hukum para pelaku. Kita harus menunjukkan kegeraman dan komitmen kolektif untuk menyatakan stop kekerasan seksual. Hukum harus tegak lurus tanpa melihat latar belakang sosial pelaku," lanjutnya.
 

Lebih lanjut, Maman berkomitmen untuk terus mengawal terciptanya ekosistem pendidikan yang bebas dari bullying dan kekerasan seksual. Hal ini dinilai krusial agar rasa aman kembali hadir di tengah masyarakat, baik di sekolah, pesantren, maupun perguruan tinggi. 

 

Legislator Fraksi PKS tersebut juga memberikan seruan kepada seluruh korban maupun keluarga korban kekerasan seksual di mana pun berada untuk berani bersuara. Ia memastikan akan memberikan dukungan agar para pelaku mendapatkan sanksi hukum yang setimpal. (clr/aha)

Berita terkait

Puan Maharani: Tak Ada Ruang bagi Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi
Kesejahteraan Rakyat
Puan Maharani: Tak Ada Ruang bagi Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi
Tak Boleh Ada Toleransi untuk Kekerasan Seksual di Kampus
Kesejahteraan Rakyat
Tak Boleh Ada Toleransi untuk Kekerasan Seksual di Kampus
Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Masih Kurang, Puan Bicara Kebijakan Pro-perempuan
Isu Lainnya
Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Masih Kurang, Puan Bicara Kebijakan Pro-perempuan
Tags:#Pendidikan#Pelecehan seksual
Sebelumnya

BAM Desak Perlindungan Hak Warga Tergusur di Situ Rompong Tangerang

Selanjutnya

Komisi IV Dorong Percepat Pengangkatan PPPK dan Pemenuhan Kebutuhan PPL

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(782)
  • Industri dan Pembangunan(2877)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2747)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3467)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h