E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Paripurna|Komisi XI|Komisi X|Guru|APBN|Breaking news|PDB|MY Esti|RUU Reforma Agraria|Muhammad Kholid|Berita DPR|Komisi XII|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Paripurna|Komisi XI|Komisi X|Guru|APBN|Breaking news|PDB|MY Esti|RUU Reforma Agraria|Muhammad Kholid|Berita DPR|Komisi XII|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Paripurna|Komisi XI|Komisi X|Guru|APBN|Breaking news|PDB|MY Esti|RUU Reforma Agraria|Muhammad Kholid|Berita DPR|Komisi XII|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Paripurna|Komisi XI|Komisi X|Guru|APBN|Breaking news|PDB|MY Esti|RUU Reforma Agraria|Muhammad Kholid|Berita DPR|Komisi XII|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 4 km/h
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Kholid: Batas Defisit APBN Tiga Persen Harus Tetap Dijaga

Diterbitkan
Selasa, 22 Sep 2026 07.55 WIB
Bagikan:
Kholid: Batas Defisit APBN Tiga Persen Harus Tetap Dijaga

Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid.|Foto: Mario/jk

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid menilai batas defisit APBN maksimal tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) perlu tetap dipertahankan. Hal itu terkait dengan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Menurutnya, batas tersebut penting untuk menjaga kesinambungan dan kredibilitas fiskal.

 

“Kami memahami dan menghargai semangat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Itu tujuan yang sama-sama kita bawa. Hanya saja, kami memandang batas defisit maksimal tiga persen dari PDB masih diperlukan untuk mengendalikan utang demi menjaga kesinambungan dan kredibilitas fiskal,” ujar Kholid dalam keterangannya kepada Parlementaria, di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Lihat Juga :

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen

Said Abdullah: Defisit APBN 2026 Aman, Namun Sinyal ke Pasar Harus Dijaga

Said Abdullah: Defisit APBN 2026 Aman, Namun Sinyal ke Pasar Harus Dijaga

 

Legislator Fraksi PKS tersebut mengatakan pengendalian defisit dan utang merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, kredibilitas fiskal yang telah dibangun dalam jangka panjang turut dipengaruhi oleh persepsi domestik dan global.

 

“Kredibilitas fiskal kita dibangun dalam waktu panjang dan sangat dipengaruhi persepsi domestik maupun global. Konsistensi menjaga batas defisit ini memberi sinyal yang baik tentang komitmen kita terhadap pengelolaan keuangan negara yang prudent atau hati-hati,” katanya.

 

Meski demikian, Kholid menegaskan mempertahankan batas defisit tiga persen bukan berarti menutup ruang bagi pemerintah untuk melakukan ekspansi fiskal. Menurutnya, pelebaran defisit dapat dilakukan dalam kondisi tertentu, khususnya ketika terjadi resesi atau krisis ekonomi yang membutuhkan stimulus fiskal secara signifikan.

 

“Pelebaran defisit dimungkinkan, dengan syarat kondisi resesi atau krisis ekonomi yang memang membutuhkan ekspansi fiskal secara signifikan. Di luar kondisi itu, kami berpandangan batas 3 persen sebaiknya tetap dijaga,” ujarnya.

 

Kholid menyebut pembahasan kebijakan fiskal perlu mempertimbangkan momentum dan kondisi ekonomi. Menurutnya, ekspansi fiskal diperlukan ketika terjadi krisis, sementara dalam kondisi normal pengendalian defisit dan utang dapat memberikan ruang fiskal untuk menghadapi ketidakpastian di masa mendatang.

 

“Saat krisis, ekspansi adalah keharusan. Saat kondisi normal, defisit serta utang yang terkendali justru menyiapkan ruang gerak kita untuk menghadapi ketidakpastian global,” tuturnya.

 

Kholid berharap pembahasan revisi UU Keuangan Negara antara Komisi XI DPR RI dan pemerintah dapat terus berlangsung secara terbuka dan konstruktif. Ia menegaskan dukungan terhadap pembaruan regulasi tersebut sepanjang hasilnya dapat memperkuat pengelolaan fiskal dan kepercayaan terhadap keuangan negara.

 

“Kami mendukung pembaruan UU Keuangan Negara, dan berharap hasilnya semakin memperkuat kepercayaan terhadap pengelolaan fiskal kita,” pungkasnya (bit/rdn)

Berita terkait

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen
Ekonomi dan Keuangan
Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen
Said Abdullah: Defisit APBN 2026 Aman, Namun Sinyal ke Pasar Harus Dijaga
Ekonomi dan Keuangan
Said Abdullah: Defisit APBN 2026 Aman, Namun Sinyal ke Pasar Harus Dijaga
Anis Byarwati Dorong Pemerintah Perkuat Strategi Fiskal Jaga Defisit APBN Tetap Terkendali
Ekonomi dan Keuangan
Anis Byarwati Dorong Pemerintah Perkuat Strategi Fiskal Jaga Defisit APBN Tetap Terkendali
Tags:#Komisi XI#APBN#PDB#Muhammad Kholid
Sebelumnya

RAPAT PARIPURNA DPR RI KE-6 MASA PERSIDANGAN I TAHUN SIDANG 2026-2027

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1193)
  • Industri dan Pembangunan(4095)
  • Isu Lainnya(1090)
  • Kesejahteraan Rakyat(4086)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4970)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator

PODCAST

IKUTI KAMI