E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Perampasan Aset|RUU Sisdiknas|Korupsi|Pendidikan|RUU Ketenagalistrikan|Regulasi|RUU SDI|BPJS Ketenagakerjaan|pangan|Komisi III|Diplomasi|UMKM
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 77%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Perampasan Aset|RUU Sisdiknas|Korupsi|Pendidikan|RUU Ketenagalistrikan|Regulasi|RUU SDI|BPJS Ketenagakerjaan|pangan|Komisi III|Diplomasi|UMKM
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 77%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Perampasan Aset|RUU Sisdiknas|Korupsi|Pendidikan|RUU Ketenagalistrikan|Regulasi|RUU SDI|BPJS Ketenagakerjaan|pangan|Komisi III|Diplomasi|UMKM
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 77%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Said Abdullah: Defisit APBN 2026 Aman, Namun Sinyal ke Pasar Harus Dijaga

Diterbitkan
Selasa, 7 Jul 2026 18.00 WIB
Bagikan:
Said Abdullah: Defisit APBN 2026 Aman, Namun Sinyal ke Pasar Harus Dijaga

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah usai agenda Rapat Kerja Banggar dengan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Tari/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menilai pelebaran defisit APBN 2026 menjadi 2,85 persen terhadap PDB melampaui target Undang-Undang APBN 2026 sebesar 2,68 persen masih berada dalam batas aman, dengan menekankan bahwa tren kehati-hatian fiskal pemerintah justru membaik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

 

Said membandingkan proyeksi ini dengan capaian dua tahun terakhir. Pada akhir tahun 2025, pemerintah sempat memproyeksikan defisit sebesar 2,91 persen, namun realisasi audited justru turun menjadi 2,81 persen. "Sehingga 2,85 persen itu dalam batas sangat aman," kata Said saat ditemui oleh Parlementaria usai agenda Rapat Kerja Banggar dengan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026),

Lihat Juga :

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen

DPR Evaluasi Defisit APBN 2025, Perkuat Pengawasan 2026

DPR Evaluasi Defisit APBN 2025, Perkuat Pengawasan 2026

 

Perlu diketahui, pemerintah juga telah merencanakan defisit tahun depan di kisaran 1,8-2,4 persen. Sikap ini sejalan dengan penjelasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat yang sama. Purbaya menyampaikan bahwa meski defisit akan melesat naik akibat akumulasi belanja di semester II, ia memastikan angka defisit APBN 2026 akan tetap berada di bawah 3 persen.

 

Sejumlah media nasional turut melaporkan bahwa proyeksi defisit Rp734,3 triliun tersebut naik Rp44,3 triliun dari target awal. Bagi Said, proyeksi ini merupakan sinyal yang perlu dicermati pasar meski masih terkendali. "Meskipun selisih hanya 0,17 persen, namun kita tahu bersama bahwa membesarnya defisit sekaligus mengirimkan sinyal ke market di saat kita sedang menghadapi sorotan besar terhadap belanja fiskal," ujarnya.

 

Berdasarkan paparan Menteri Keuangan, realisasi defisit Semester I 2026 baru mencapai Rp196,5 triliun atau 0,76 persen PDB, dengan Pendapatan Negara tumbuh 21,4 persen menjadi Rp1.459,4 triliun dan Belanja Negara tumbuh 17,8 persen menjadi Rp1.656,0 triliun.

 

Sementara Outlook Postur APBN 2026 memproyeksikan Pendapatan Negara mencapai Rp3.208,1 triliun (101,7% target) dan Belanja Negara Rp3.942,4 triliun (102,6% dari pagu), dengan Defisit Anggaran diperkirakan mencapai Rp734,3 triliun atau 2,85 persen PDB pada akhir tahun. Menutup pernyataan, Banggar DPR akan terus mendorong pemerintah menjaga disiplin fiskal agar pelebaran defisit tidak melampaui batas yang telah disepakati hingga akhir tahun anggaran. (Ndy/um)

Berita terkait

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen
Ekonomi dan Keuangan
Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen
DPR Evaluasi Defisit APBN 2025, Perkuat Pengawasan 2026
Ekonomi dan Keuangan
DPR Evaluasi Defisit APBN 2025, Perkuat Pengawasan 2026
Tidak Cukup Operasi di Lapangan, Rembesnya Gula Rafinasi ke Pasar Konsumsi Harus Diselesaikan dari Hulu
Industri dan Pembangunan
Tidak Cukup Operasi di Lapangan, Rembesnya Gula Rafinasi ke Pasar Konsumsi Harus Diselesaikan dari Hulu
Tags:#APBN 2026
Sebelumnya

Komisi XIII Minta Komnas HAM Turun Usut Aduan Warga Rantau Bakula

Selanjutnya

Wihadi Wijanto: APBN 2026 Sehat Berawal dari Efisiensi, Bukan Tambah Anggaran

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1005)
  • Industri dan Pembangunan(3505)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3515)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4289)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|RUU Perampasan Aset|RUU Sisdiknas|Korupsi|Pendidikan|RUU Ketenagalistrikan|Regulasi|RUU SDI|BPJS Ketenagakerjaan|pangan|Komisi III|Diplomasi|UMKM
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 77%
Angin: 9 km/h