E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi X|BKSAP|Syahrul Aidi Maazat|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|pertumbuhan ekonomi|PPPK|DTSEN
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi X|BKSAP|Syahrul Aidi Maazat|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|pertumbuhan ekonomi|PPPK|DTSEN
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi X|BKSAP|Syahrul Aidi Maazat|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|pertumbuhan ekonomi|PPPK|DTSEN
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Berita DPR|Komisi X|BKSAP|Syahrul Aidi Maazat|Komisi XII|Komisi V|Komisi IX|BAM|BAKN|Pansus|pertumbuhan ekonomi|PPPK|DTSEN
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Desil Bukan Penentu Tunggal Penerima Bantuan

Diterbitkan
Jumat, 18 Sep 2026 19.12 WIB
Bagikan:
Desil Bukan Penentu Tunggal Penerima Bantuan

Anggota Komisi X DPR RI Rycko Menoza dalam Kunjungan Kerja Panja RUU tentang Statistik Komisi X DPR RI ke Kantor BPS Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.|Foto: Alya/Karisma

PARLEMENTARIA, Tegal – Anggota Komisi X DPR RI Rycko Menoza menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga ke tingkat pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat memahami bahwa data desil merupakan instrumen pemilahan tingkat kesejahteraan, bukan satu-satunya penentu penerima bantuan sosial maupun bantuan pendidikan.

 

Lihat Juga :

Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan

Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan

Komisi X Minta Data Desil DTSEN Diperbaiki agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Komisi X Minta Data Desil DTSEN Diperbaiki agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Hal tersebut disampaikan Rycko saat Komisi X DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Panja Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Statistik ke Kantor BPS Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendalami efektivitas pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk persoalan pemahaman masyarakat terhadap status desil.

 

Rycko menjelaskan, BPS sebagai lembaga statistik nasional memiliki peran menyediakan data statistik yang menjadi dasar bagi pemerintah dalam perumusan berbagai kebijakan. Namun, menurutnya, masih terdapat pemahaman di masyarakat yang menganggap BPS sebagai lembaga yang menentukan langsung pencairan berbagai program bantuan.

 

Padahal, pelaksanaan program memiliki kementerian atau lembaga masing-masing. Program Keluarga Harapan (PKH), misalnya, berada di bawah Kementerian Sosial, sedangkan Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP-Kuliah merupakan program pada sektor pendidikan.

 

"Jadi tentu yang pertama perlu kita tegaskan, desil ini bukan satu-satunya alat ukur, terutama dalam hal pemberian bantuan kepada masyarakat, baik itu bantuan dari pendidikan, kesehatan maupun yang lainnya. Tetapi ini adalah sebagai satu alat pemilahan bagaimana tingkat kesejahteraan masyarakat ini dibagi dari berbagai macam desil," ujar Rycko.

 

Karena itu, Rycko mendorong Kepala BPS mengambil langkah konkret untuk memperkuat koordinasi dengan Kemendagri. Menurutnya, Kemendagri memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan pemerintah daerah, sehingga informasi mengenai fungsi dan pemanfaatan data desil dapat disampaikan secara berjenjang hingga tingkat desa dan kelurahan.

 

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman mengenai status desil yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat, terutama ketika terjadi perubahan posisi desil dalam pemutakhiran data.

 

"Tapi memang kita terus memberikan masukan, ini perlu langkah cepat dan tegas dari Kepala BPS. Selain koordinasi antarlembaga kementerian, yang paling penting ini Kementerian Dalam Negeri, karena di bawahnya mengoordinasikan gubernur, bupati, wali kota, supaya bisa menyampaikan ke struktur yang ada di tingkatan bawah, sehingga masyarakat paham," tegas Rycko.

 

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut mengatakan, Komisi X dalam pembahasan RUU tentang Statistik sebagai revisi atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 turut memberikan perhatian terhadap akurasi dan kecepatan pemutakhiran data, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan.

 

Menurutnya, kualitas data perlu terus diperbaiki agar program pendidikan, termasuk PIP, dapat menjangkau masyarakat yang memang memenuhi kriteria penerima sesuai ketentuan.

 

"Khususnya di Komisi X kita concern dengan masalah pendidikan, jangan sampai orang-orang yang justru berhak mendapatkan bantuan pemerintah, khususnya di Komisi X kita concern dengan masalah pendidikan, jangan sebaliknya orang yang berhak malah tidak dapat. Sebaliknya, orang yang sudah kategori mampu justru malah dapat," ungkapnya.

 

Rycko berharap pemutakhiran data dapat dilakukan secara responsif terhadap perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat yang memenuhi kriteria penerima PIP dapat memperoleh haknya sesuai ketentuan dan tidak terkendala oleh data yang sudah tidak sesuai dengan kondisi terkini.

 

"Jadi BPS ini benar-benar bisa segera merevisi, termasuk kemarin juga kita di komisi rapat internal, termasuk untuk Panja Statistik ini. Ya, segera masyarakat yang memang selama ini berhak mendapatkan PIP, jangan sampai mereka seolah-olah dapat desil yang tinggi. Sekarang ini tetap bisa dilakukan penyesuaian," pungkas Rycko. (aps/ssb)

Berita terkait

Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan
Komisi X Minta Data Desil DTSEN Diperbaiki agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Minta Data Desil DTSEN Diperbaiki agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
Kamrussamad Minta Dasar Perubahan Desil Penerima Bansos Dijelaskan
Kesejahteraan Rakyat
Kamrussamad Minta Dasar Perubahan Desil Penerima Bansos Dijelaskan
Tags:#Komisi X#Berita DPR#Desil#Rycko Menoza
Sebelumnya

Komisi V: Jembatan Musi V Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Selanjutnya

Ledia Hanifa Dorong Sinkronisasi Data Pendidikan dan Sosial Ekonomi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1185)
  • Industri dan Pembangunan(4048)
  • Isu Lainnya(1087)
  • Kesejahteraan Rakyat(4060)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4931)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator

PODCAST

IKUTI KAMI