E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XII|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|RUU Keuangan Negara|Komisi I|BKSAP|Komisi II|Komisi IX|RUU KKS|MIND ID|Komisi XIII|BAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XII|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|RUU Keuangan Negara|Komisi I|BKSAP|Komisi II|Komisi IX|RUU KKS|MIND ID|Komisi XIII|BAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XII|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|RUU Keuangan Negara|Komisi I|BKSAP|Komisi II|Komisi IX|RUU KKS|MIND ID|Komisi XIII|BAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Ketahanan Pembiayaan Jadi Fondasi Utama Keberlanjutan JKN

Diterbitkan
Rabu, 16 Sep 2026 15.35 WIB
Bagikan:
Ketahanan Pembiayaan Jadi Fondasi Utama Keberlanjutan JKN

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan RI dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN di Gedung DPR, Jakarta.|Foto: Runi/jk

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta pemerintah memastikan keberlanjutan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai fondasi utama Universal Health Coverage (UHC). Menurutnya, ketahanan pembiayaan JKN perlu diperkuat agar tidak mengganggu akses masyarakat, khususnya kelompok miskin, terhadap pelayanan kesehatan serta keberlangsungan layanan di fasilitas kesehatan.

 

Hal tersebut disampaikan Edy dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan RI dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN dengan agenda pembahasan RKA-K/L Tahun Anggaran 2027 hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Lihat Juga :

Adang Daradjatun: Ibu Fondasi Utama Bangun Ketahanan Sosial Bangsa

Adang Daradjatun: Ibu Fondasi Utama Bangun Ketahanan Sosial Bangsa

Keberlanjutan JKN Harus Berorientasi pada Hak Kesehatan

Keberlanjutan JKN Harus Berorientasi pada Hak Kesehatan

 

“Sudah sering kita sampaikan, faktor ketahanan pembiayaan kesehatan itu menjadi bagian penting dari transformasi kesehatan. Ketahanan pembiayaan ini menjadi prioritas,” tegas Edy.

 

Ia menilai ketahanan pembiayaan JKN semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan dan tekanan inflasi. Di sisi lain, Edy menyoroti dukungan pembiayaan kesehatan pemerintah daerah yang menurutnya turut menghadapi tekanan akibat kebijakan transfer ke daerah.

 

Kondisi tersebut, lanjut Edy, berpotensi meningkatkan beban pembiayaan kesehatan yang harus ditanggung pemerintah pusat melalui APBN. Karena itu, pemerintah perlu menghitung secara cermat kebutuhan pembiayaan JKN agar tidak menimbulkan persoalan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan pada 2027.

 

Edy mengingatkan, tekanan pembiayaan JKN dapat berimbas pada keberlangsungan operasional rumah sakit, termasuk pembayaran jasa pelayanan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan.

 

“Jasa pelayanan tenaga medis dan tenaga kesehatan pasti drop. Pelayanannya pasti nanti buruk, keluar di mana-mana. Jadi, kegaduhan 2027 diciptakan oleh JKN ini,” kata Edy.

 

Selain persoalan keberlanjutan pembiayaan, Edy menyoroti akses masyarakat miskin terhadap fasilitas pelayanan kesehatan berteknologi tinggi yang pembangunannya turut menggunakan anggaran negara. Ia mencontohkan keberadaan catheterization laboratory (Cath Lab) di sejumlah rumah sakit yang menurutnya belum optimal memberikan manfaat kepada masyarakat apabila fasilitas tersebut belum bekerja sama dengan JKN.

 

“Jadi, apa gunanya kita memberikan teknologi tinggi, tapi tidak bisa dinikmati oleh masyarakat, terutama orang miskin. Jadi ini, saya mengingat kelemahan paling mendasar, Pak Menteri Kesehatan, soal ini, soal anggaran ini,” ujarnya.

 

Karena itu, Edy meminta pemerintah memastikan perencanaan anggaran 2027 mampu menjamin ketahanan pembiayaan JKN dalam jangka panjang. Ia menegaskan, pemenuhan pembiayaan bagi masyarakat miskin merupakan kewajiban pemerintah sebagaimana amanat undang-undang.

 

“Perintah Undang-Undang adalah pemerintah membayar iuran orang miskin, bukan nambahin subsidi. Jadi, Pak Menteri, dihitung betul ini ketahanan. Nanti akhirnya panjang, Pak,” ungkapnya.

 

Edy juga mengingatkan agar penguatan JKN tidak diarahkan untuk menggantikan skema perlindungan kesehatan masyarakat dengan asuransi kesehatan tambahan. Menurutnya, asuransi tambahan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan lebih, tetapi tidak boleh mengurangi posisi JKN sebagai fondasi utama UHC.

 

“Jadi, ini jangan dibawa dengan asuransi kesehatan tambahan, Pak. Kita sudah sepakat dengan JKN. Jadi, fondasi JKN diperkuat dulu, baru nanti kalau orang-orang kaya mau menambah dari asuransi kesehatan tambahan, silakan,” jelas Edy.

 

Ia menegaskan keberlanjutan pembiayaan merupakan salah satu dimensi penting dalam memastikan UHC berjalan secara berkelanjutan. Karena itu, pemerintah perlu menempatkan ketahanan pembiayaan JKN sebagai perhatian utama dalam penyusunan kebijakan kesehatan dan anggaran 2027.

 

“Bahwa fondasi utama UHC, dimensi paling penting adalah sustainability di bidang pembiayaan kesehatan,” pungkasnya. (als/ssb)

Berita terkait

Adang Daradjatun: Ibu Fondasi Utama Bangun Ketahanan Sosial Bangsa
Kesejahteraan Rakyat
Adang Daradjatun: Ibu Fondasi Utama Bangun Ketahanan Sosial Bangsa
Keberlanjutan JKN Harus Berorientasi pada Hak Kesehatan
Kesejahteraan Rakyat
Keberlanjutan JKN Harus Berorientasi pada Hak Kesehatan
Komisi II Dorong Revisi UU Adminduk, Fondasi Utama Perbaikan Layanan Publik Terpadu
Politik dan Keamanan
Komisi II Dorong Revisi UU Adminduk, Fondasi Utama Perbaikan Layanan Publik Terpadu
Tags:#Komisi IX#IKN#Edy Wuryanto
Sebelumnya

Yulian Gunhar Pertanyakan Tindak Lanjut RUU Migas, Pemerintah Dikejar Tenggat 30 Hari

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1181)
  • Industri dan Pembangunan(4032)
  • Isu Lainnya(1084)
  • Kesejahteraan Rakyat(4019)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4901)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XII|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|RUU Keuangan Negara|Komisi I|BKSAP|Komisi II|Komisi IX|RUU KKS|MIND ID|Komisi XIII|BAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h