E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Pansus RUU Daerah Kepulauan Soroti Ketimpangan Formula Transfer ke Daerah Kepulauan

Diterbitkan
Kamis, 3 Sep 2026 22.54 WIB
Bagikan:
Pansus RUU Daerah Kepulauan Soroti Ketimpangan Formula Transfer ke Daerah Kepulauan

Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends dalam RDP Pansus RUU Daerah Kepulauan dengan Dirjen Perimbangan Keuangan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Mu/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta — Perhitungan transfer ke daerah dinilai belum sepenuhnya mencerminkan karakter geografis wilayah kepulauan. Formula yang masih bertumpu pada variabel daratan dan jumlah penduduk dianggap kurang proporsional bagi daerah yang sebagian besar wilayahnya berupa laut dan memiliki banyak pulau.


Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, mengatakan kondisi tersebut terlihat dalam perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU). Meskipun variabel laut telah masuk dalam formula, porsinya dinilai belum cukup menggambarkan kebutuhan daerah kepulauan.


“Selama ini perhitungan DAU itu berdasarkan luas daratan dan jumlah penduduk. Memang ada variabel laut, tetapi belum signifikan. Padahal, hampir semua daerah kepulauan itu lautnya di atas 90 persen,” ujar Mercy dalam RDP Pansus RUU Daerah Kepulauan dengan Dirjen Perimbangan Keuangan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Lihat Juga :

T.A. Khalid Optimistis RUU Daerah Kepulauan Tuntas Tahun Ini

T.A. Khalid Optimistis RUU Daerah Kepulauan Tuntas Tahun Ini

Bahas RUU Daerah Kepulauan, Dana Khusus Kepulauan Didorong Jadi Solusi Ketimpangan Fiskal

Bahas RUU Daerah Kepulauan, Dana Khusus Kepulauan Didorong Jadi Solusi Ketimpangan Fiskal


Menurutnya, penggunaan pendekatan yang sama antara daerah daratan dan kepulauan berpotensi menghasilkan perhitungan kebutuhan fiskal yang tidak sebanding dengan tantangan pembangunan. Wilayah kepulauan membutuhkan biaya lebih besar untuk menyediakan infrastruktur dan pelayanan publik karena harus menjangkau pulau-pulau yang tersebar. “Tidak rasional menimpakan formula darat ke daerah-daerah yang berbasis kepulauan,” tegas politisi dari Fraksi PDI-Perjuangan itu.


Mercy menilai perubahan dalam Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) belum memberikan perubahan yang cukup berarti bagi daerah kepulauan. Di sisi lain, banyak daerah kepulauan memiliki kapasitas fiskal terbatas dan masih bergantung pada dukungan anggaran dari pemerintah pusat.


Keterbatasan tersebut semakin terasa karena sumber pendapatan asli daerah (PAD) di kawasan kepulauan juga tidak mudah dikembangkan. Sejumlah potensi retribusi seperti pelelangan ikan, penyeberangan, pariwisata, hingga jasa kepelabuhanan belum selalu mampu menjadi sumber penerimaan yang memadai, sementara kebutuhan pembiayaan pembangunan relatif tinggi.


Persoalan geografis juga berpengaruh terhadap kewenangan pengelolaan ruang laut. Mercy mencontohkan kewenangan pemerintah provinsi atas laut hingga 12 mil, sedangkan wilayah di luar itu menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu ikut diperhitungkan dalam merancang kebijakan fiskal yang lebih sesuai dengan karakter daerah kepulauan.


Karena itu, pembahasan RUU Daerah Kepulauan diharapkan tidak sekadar mempertahankan formula yang berlaku, tetapi mampu menghadirkan pendekatan baru yang memperhitungkan luas laut, sebaran pulau, serta konsekuensi biaya pelayanan publik di wilayah kepulauan. “Kita harus mendekonstruksi kebijakan yang ada sekarang,” pungkas legislator dari dapil Maluku itu. (fa/aha)

Berita terkait

T.A. Khalid Optimistis RUU Daerah Kepulauan Tuntas Tahun Ini
Politik dan Keamanan
T.A. Khalid Optimistis RUU Daerah Kepulauan Tuntas Tahun Ini
Bahas RUU Daerah Kepulauan, Dana Khusus Kepulauan Didorong Jadi Solusi Ketimpangan Fiskal
Politik dan Keamanan
Bahas RUU Daerah Kepulauan, Dana Khusus Kepulauan Didorong Jadi Solusi Ketimpangan Fiskal
Rumusan Judul hingga Ayat dalam RUU Daerah Kepulauan Fokus untuk Jawab Kebutuhan Masyarakat
Politik dan Keamanan
Rumusan Judul hingga Ayat dalam RUU Daerah Kepulauan Fokus untuk Jawab Kebutuhan Masyarakat
Tags:#Pansus#RUU Daerah Kepulauan#Mercy Chriesty Barends
Sebelumnya

Penggajian ASN dan Nasib Bank Daerah Jadi Aspirasi ke BAM

Selanjutnya

T.A. Khalid Optimistis RUU Daerah Kepulauan Tuntas Tahun Ini

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1148)
  • Industri dan Pembangunan(3913)
  • Isu Lainnya(1076)
  • Kesejahteraan Rakyat(3915)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4758)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h