E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Akademisi Beri Masukan RUU Perkoperasian, Rizal Bawazier: LPS Koperasi Harus Segera Dibentuk

Diterbitkan
Kamis, 27 Agu 2026 15.47 WIB
Bagikan:
Akademisi Beri Masukan RUU Perkoperasian, Rizal Bawazier: LPS Koperasi Harus Segera Dibentuk

Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Komisi VI DPR RI dengan para akademisi, di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Farhan/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, meminta pandangan para akademisi terkait teknis dan mekanisme yang tepat terkait pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Koperasi yang akan dirumuskan secara jelas dalam RUU Perkoperasian yang Tengah dibahas Panitia Kerja (Panja) RUU Perkoperasian Komisi VI DPR RI.

 

Masukan tersebut dinilai penting untuk meyakinkan pemerintah mengenai urgensi sekaligus mekanisme penerapan LPS Koperasi. Pasalnya, Ia menilai, masih terdapat keraguan dari pemerintah terkait mekanisme LPS Koperasi, sementara pengaturannya dalam RUU saat ini belum dirinci secara teknis.

Lihat Juga :

Masukan Akademisi Soal RUU Koperasi: Jepang Berhasil Jaga Marwah Koperasi

Masukan Akademisi Soal RUU Koperasi: Jepang Berhasil Jaga Marwah Koperasi

Sambangi Babel, Komisi XII Serap Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagalistrikan

Sambangi Babel, Komisi XII Serap Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagalistrikan

 

“Masalah teknis ini yang kita harapkan. Bagaimana pendapat bapak/Ibu supaya LPS ini bisa dianggap harus oleh pemerintah itu, karena ada sedikit keragu-raguan dalam RUU tersebut terkait LPS ini,” kata Rizal dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja  Komisi VI DPR RI dengan para akademisi, di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

 

Ia juga meminta masukan mengenai sistem penjaminan yang dapat diterapkan, mengingat karakteristik koperasi berbeda dengan perbankan. Menurut Rizal, perbedaan sistem pengawasan tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam menyusun aturan LPS Koperasi.

 

“Cara sistem pengawasannya bagaimana, karena apa? Karena dari sistem pengawasan perbankan sama koperasi itu berbeda kalau perbankan itu, LPS nya sudah kuat. Sedangkan LPS koperasi ini belum Itu menurut kami masalah teknis , tapi LPS koperasi itu tetap harus ada dibentuk,” paparnya.

 

Politisi Fraksi PKS ini menjelaskan, bahwa keberadaan LPS Koperasi pada prinsipnya tetap diperlukan. Ia mengatakan, masukan dari berbagai pihak juga menunjukkan adanya kebutuhan terhadap lembaga penjamin simpanan bagi koperasi. Karena itu, persoalan yang perlu segera diselesaikan adalah bagaimana teknis pengaturan dan mekanisme pembentukannya.

 

“Mengenai LPS koperasi. Mungkin ada morall hazard dari bapak-ibu, tetapi masukkan dari beberapa pihak bahwa memang harus ada LPS. Cuman cara mengaturnya itu yang kita akan coba diskusikan lagi dengan dari pemerintah. Pemerintah mungkin agak khawatir dengan adanya LPS koperasi,” jelasnya.

 

Namun, Rizal menyatakan Komisi VI DPR tidak sependapat apabila kekhawatiran pemerintah menjadi alasan untuk menunda pembentukan LPS Koperasi. Menurutnya, LPS Koperasi justru harus segera diwujudkan setelah RUU Perkoperasian disahkan. “Kami tentunya menolak pendapat pemerintah itu memang itu harus ada LPS koperasi malah kalau bisa jangan terlalu lama dari pada saat RUU ini disahkan,” tegasnya.

 

Rizal menilai kepastian mengenai jaminan simpanan merupakan hal yang tidak dapat diabaikan dalam pembentukan LPS Koperasi. Oleh karena itu, ia kembali meminta para akademisi memberikan pandangan mengenai sistem yang paling tepat agar skema penjaminan tersebut dapat meyakinkan pemerintah sekaligus memberikan kepastian bagi anggota koperasi. (ayu/we)

Berita terkait

Masukan Akademisi Soal RUU Koperasi: Jepang Berhasil Jaga Marwah Koperasi
Industri dan Pembangunan
Masukan Akademisi Soal RUU Koperasi: Jepang Berhasil Jaga Marwah Koperasi
Sambangi Babel, Komisi XII Serap Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagalistrikan
Industri dan Pembangunan
Sambangi Babel, Komisi XII Serap Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagalistrikan
Terima Masukan Akademisi RUU KUHAP, Komisi III Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik
Politik dan Keamanan
Terima Masukan Akademisi RUU KUHAP, Komisi III Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik
Tags:#RUU Perkoperasian#Rizal Bawazier
Sebelumnya

Usulan RUU Kawasan Industri, Hendry Munief: Wajib Ada Pembinaan IKM dan UMKM

Selanjutnya

Minta Data Keselamatan Jalan Tol, Danang Wicaksana Desak KNKT Sajikan Evaluasi 76 Ruas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1159)
  • Industri dan Pembangunan(3970)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3962)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4792)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h