E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi XII Evaluasi Distribusi BBM Subsidi, Soroti Pergeseran Konsumsi Masyarakat

Diterbitkan
Jumat, 17 Jul 2026 13.32 WIB
Bagikan:
Komisi XII Evaluasi Distribusi BBM Subsidi, Soroti Pergeseran Konsumsi Masyarakat

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina Patra Niaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Jaka/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi XII DPR RI menyoroti munculnya antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) meski stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara nasional dipastikan dalam kondisi aman. Ia meminta pemerintah dan PT Pertamina Patra Niaga segera mengevaluasi distribusi agar pelayanan kepada masyarakat kembali normal.

 

Sorotan tersebut mengemuka dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina Patra Niaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengapresiasi keberhasilan pemerintah, BPH Migas, dan Pertamina dalam menjaga pasokan serta stabilitas harga BBM bersubsidi di tengah gejolak harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah. 

Lihat Juga :

Komisi XII Dorong Percepatan Sistem AI untuk Awasi Distribusi BBM Subsidi

Komisi XII Dorong Percepatan Sistem AI untuk Awasi Distribusi BBM Subsidi

Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus

Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus

 

Namun, ia menilai munculnya antrean di sejumlah SPBU justru menjadi anomali ketika tekanan geopolitik mulai mereda. "Ketika semua sudah baik, jangan kemudian justru ketika ketegangan internasional sudah membaik, justru sekarang malah kita menemukan mulai ada antrean-antrean panjang yang sebelumnya tidak ditemukan," ujar Bambang.

 

Menurut Bambang, paparan dalam rapat tersebut menunjukkan sedikitnya dua faktor yang memicu antrean tersebut. Pertama, terjadi pergeseran konsumsi masyarakat dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi, seperti dari Pertamax ke Pertalite maupun dari Dexlite atau Pertamina Dex ke Solar subsidi. Kedua, disparitas harga antara BBM subsidi dan BBM nonsubsidi dinilai mendorong terjadinya penyalahgunaan di lapangan.

 

Ia menegaskan, persoalan distribusi BBM subsidi harus segera diselesaikan agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. "Saya tidak ingin persoalan kayak PLN itu terjadi loh, ingat. Ini BBM, penyaluran BBM subsidi kepada masyarakat, jangan muncul masalah," tegasnya.

 

Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengaku menemukan kondisi serupa di daerah pemilihannya, Lampung I. Menurutnya, antrean panjang di sejumlah SPBU, khususnya di Kota Bandar Lampung, telah berlangsung selama satu hingga dua bulan terakhir, meski Pertamina menyatakan stok BBM nasional dalam kondisi aman. "Nah tetapi memang terjadi anomali yang di lapangan, khususnya di Dapil Lampung 1, itu Kota Bandar Lampung," kata Putri.

 

Sebagai tindak lanjut, Komisi XII meminta PT Pertamina Patra Niaga memperbaiki sistem distribusi BBM dengan mengoptimalkan layanan di SPBU, termasuk mempertimbangkan penambahan jam operasional maupun kapasitas pelayanan di wilayah yang mengalami antrean. DPR juga mendorong evaluasi terhadap batas volume pembelian harian BBM bersubsidi bagi kendaraan roda enam ke atas serta penyempurnaan sistem digitalisasi MyPertamina agar mampu mendeteksi ketidaksesuaian antara profil kendaraan dan jenis BBM yang didaftarkan.

 

Data BPH Migas yang dipaparkan dalam rapat menunjukkan realisasi penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) hingga 30 Juni 2026 mencapai 50,80 persen dari kuota APBN sebesar 19,16 juta kiloliter. Sementara itu, realisasi penyaluran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite mencapai 47,68 persen dari kuota 29,27 juta kiloliter.

 

Selain memastikan ketersediaan pasokan, BPH Migas juga terus memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BPH Migas telah melakukan 1.296 kegiatan pembinaan kepada lembaga penyalur serta 1.840 kali koordinasi dengan pemangku kepentingan di daerah untuk mencegah penyalahgunaan BBM subsidi dan memastikan penyalurannya tepat sasaran.

 

Komisi XII DPR RI menegaskan akan terus mengawal evaluasi distribusi BBM bersubsidi agar masyarakat dapat memperoleh akses energi secara mudah, merata, dan tanpa hambatan, terutama di tengah kebutuhan yang terus meningkat. (ndy/um)

Berita terkait

Komisi XII Dorong Percepatan Sistem AI untuk Awasi Distribusi BBM Subsidi
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Dorong Percepatan Sistem AI untuk Awasi Distribusi BBM Subsidi
Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus
Bambang Patijaya Soroti Selisih Harga BBM yang Picu Penyalahgunaan Subsidi
Industri dan Pembangunan
Bambang Patijaya Soroti Selisih Harga BBM yang Picu Penyalahgunaan Subsidi
Tags:#BBM#Subsidi
Sebelumnya

Rinto Subekti Ingatkan MPR dan DPD Evaluasi Perencanaan Belanja agar Lebih Optimal

Selanjutnya

Bambang Patijaya Soroti Selisih Harga BBM yang Picu Penyalahgunaan Subsidi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1020)
  • Industri dan Pembangunan(3547)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3553)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4333)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI