E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 61%
Angin: 19 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 61%
Angin: 19 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 61%
Angin: 19 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi XII Dorong Percepatan Sistem AI untuk Awasi Distribusi BBM Subsidi

Diterbitkan
Jumat, 17 Jul 2026 13.37 WIB
Bagikan:
Komisi XII Dorong Percepatan Sistem AI untuk Awasi Distribusi BBM Subsidi

Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Jaka/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi XII DPR RI mendorong Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mempercepat pengembangan sistem pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan dan mencegah penyalahgunaan BBM subsidi yang masih terjadi di berbagai daerah.

 

Hal itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita menyoroti peta jalan (roadmap) pengembangan teknologi informasi BPH Migas yang menargetkan implementasi sistem pengawasan nasional berbasis AI baru rampung pada 2028. 

Lihat Juga :

Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus

Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus

Komisi XII Evaluasi Distribusi BBM Subsidi, Soroti Pergeseran Konsumsi Masyarakat

Komisi XII Evaluasi Distribusi BBM Subsidi, Soroti Pergeseran Konsumsi Masyarakat

 

Padahal, menurutnya, penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi telah menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan lebih cepat. "Salah satu roadmap pengembangan infrastruktur IT yang dipercaya bisa meminimalisir dari penyalahgunaan distribusi ini adalah fase tiga ya Pak, implementasi sistem nasional berbasis Artificial Intelligence Analytics yang baru akan dilaksanakan di tahun 2028," ujar Ratna.

 

Ia mempertanyakan alasan implementasi teknologi tersebut baru dijadwalkan dalam fase ketiga pengembangan. Menurutnya, percepatan sistem pengawasan menjadi penting agar penyalahgunaan distribusi BBM subsidi dapat dicegah sejak dini. "Nah, ini kan kita penyalahgunaannya atau penyelewengan distribusinya ini sudah sedemikian masif nih Pak Kepala. Kenapa kok roadmap-nya itu baru terlaksana di 2028?" tanyanya.

 

Ia menduga percepatan implementasi sistem tersebut terkendala aspek pembiayaan. Sebab itu, Ratna menyatakan Komisi XII terbuka untuk membantu mencari solusi apabila hambatan utama berada pada dukungan anggaran.

 

"Kalau misalnya Bapak bisa cerita kendalanya ke kami, mana tahu kami bisa membantu mencari solusi begitu," imbuhnya.

 

Berdasarkan paparan BPH Migas, pengembangan sistem pengawasan distribusi BBM bersubsidi akan dilakukan secara bertahap. Fase pertama pada 2026 difokuskan pada pembangunan Enterprise Data Warehouse di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali). Selanjutnya, fase kedua pada 2027 mencakup perluasan integrasi data di wilayah tersebut.

 

Adapun implementasi sistem nasional berbasis AI dijadwalkan pada fase ketiga pada 2028. Sistem tersebut dirancang mencakup kemampuan early warning system, analisis risiko (risk scoring) kendaraan, command center nasional, serta dashboard pemantauan berbasis data secara real-time untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi di seluruh Indonesia.

 

Komisi XII DPR RI menilai percepatan transformasi digital tersebut penting agar pengawasan distribusi BBM bersubsidi semakin efektif, penyalurannya tepat sasaran, serta mampu meminimalkan praktik penyalahgunaan yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat. (ndy/um)

Berita terkait

Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Evaluasi Sistem Subsidi Tepat Usai Temuan Modus
Komisi XII Evaluasi Distribusi BBM Subsidi, Soroti Pergeseran Konsumsi Masyarakat
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Evaluasi Distribusi BBM Subsidi, Soroti Pergeseran Konsumsi Masyarakat
Komisi XII: Beban Subsidi BBM Diproyeksi Turun dalam APBN 2027 Lewat Digitalisasi
Industri dan Pembangunan
Komisi XII: Beban Subsidi BBM Diproyeksi Turun dalam APBN 2027 Lewat Digitalisasi
Tags:#BBM#Subsidi
Sebelumnya

Totok Daryanto Ingatkan Risiko Fiskal Akibat Kenaikan Harga Minyak Dunia

Selanjutnya

Ratna Juwita Ingatkan Perketat Pengawasan Demi Tekan Modus Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1020)
  • Industri dan Pembangunan(3547)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3553)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4333)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
BBM|Subsidi|Diplomasi|RUU Masyarakat Adat|Anggaran|sampah|riset|fiskal|WTP|AMDAL|LKPP|Harga Minyak|RUU Daerah Kepulauan
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 61%
Angin: 19 km/h