E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|energi|BBM|riset|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|energi|BBM|riset|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|energi|BBM|riset|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Gamal Albinsaid Usul Dekomersialisasi MBG, Libatkan Pesantren dan Lembaga Sosial

Diterbitkan
Kamis, 16 Jul 2026 16.32 WIB
Bagikan:
Gamal Albinsaid Usul Dekomersialisasi MBG, Libatkan Pesantren dan Lembaga Sosial

Anggota Komisi IX DPR RI Gamal Albinsaid, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama Koalisi MBG Watch di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Sari/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Gamal Albinsaid mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) menyusun kembali skema operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pendekatan yang lebih berorientasi sosial. Menurutnya, penyelenggaraan program perlu dikembalikan pada tujuan utamanya, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat, bukan menjadi ruang yang berorientasi pada keuntungan bisnis.

 

Usulan tersebut disampaikan Gamal dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama Koalisi MBG Watch di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Lihat Juga :

Maman Imanul Haq Dorong Integrasi Program Sosial dan Pendidikan Lewat Pesantren

Maman Imanul Haq Dorong Integrasi Program Sosial dan Pendidikan Lewat Pesantren

Santri dan Pesantren sebagai Pilar Kebangsaan: Kisah di Balik “Kado Terindah” HSN 2025

Santri dan Pesantren sebagai Pilar Kebangsaan: Kisah di Balik “Kado Terindah” HSN 2025

 

Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, Gamal mengusulkan agar BGN melakukan dekomersialisasi program melalui penyesuaian skema insentif bagi mitra penyelenggara. Menurutnya, insentif sebaiknya diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas gizi makanan, bukan memberikan ruang bagi orientasi keuntungan.

 

Selain itu, ia mendorong BGN memperluas pelibatan pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai lembaga sosial dalam penyelenggaraan MBG. Dengan demikian, program tersebut dapat dijalankan berdasarkan semangat gotong royong dan pelayanan kepada masyarakat.

 

"Dengan menghilangkan motif keuntungan, rasionalisasi insentif, refocus pada gizi, membuka opsi skema dapur tanpa insentif, serta mengubah insentif menjadi bantuan operasional layanan, maka membuka SPPG bukan lagi mencari untung, tetapi mendukung program pemerintah dengan semangat gotong royong," tegas Politisi Fraksi PKS tersebut.

 

Gamal menilai perlunya perubahan skema operasional tersebut karena pelaksanaan MBG saat ini masih lebih banyak dipersepsikan sebagai ruang investasi dibandingkan program sosial. Menurutnya, kondisi itu terlihat dari respons yang muncul ketika sejumlah dapur MBG mengalami moratorium atau penghentian sementara operasional.

 

"Ketika dapur MBG di-moratorium, di-suspend, kenapa yang berteriak paling keras dan protes ke BGN adalah pengusaha, investor, mitra, bukan anak-anak sekolah, bukan ibu hamil, dan bukan ibu menyusui yang merupakan penerima manfaat program MBG," ujarnya.

 

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa orientasi penyelenggaraan MBG perlu dikembalikan pada misi kemanusiaan sebagai program peningkatan gizi masyarakat.

 

"Kenyataan ini menyingkap tabir pahit bahwa program MBG saat ini masih lebih dominan pada aspek bisnis atau profit oriented ketimbang aspek sosial atau social oriented. Ketika investasi dapur dan margin keuntungan SPPG lebih sering dibahas ketimbang misi kemanusiaan, ini setidaknya menjadi perenungan kita bersama," katanya.

 

Menurut Gamal, penerapan skema yang lebih berorientasi sosial juga berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara. Dana yang dihemat, lanjutnya, dapat dialokasikan kembali untuk meningkatkan kualitas makanan bergizi bagi para penerima manfaat.

 

"Mitra yang berorientasi mencari untung akan mundur secara sukarela, membuka ruang bagi para pejuang sosial yang tulus. Lebih jauh dari itu, pemerintah juga dapat menghemat anggaran yang kemudian dikembalikan untuk meningkatkan kualitas gizi makanan anak-anak bangsa," pungkasnya. (als/ssb)

Berita terkait

Maman Imanul Haq Dorong Integrasi Program Sosial dan Pendidikan Lewat Pesantren
Kesejahteraan Rakyat
Maman Imanul Haq Dorong Integrasi Program Sosial dan Pendidikan Lewat Pesantren
Santri dan Pesantren sebagai Pilar Kebangsaan: Kisah di Balik “Kado Terindah” HSN 2025
Kesejahteraan Rakyat
Santri dan Pesantren sebagai Pilar Kebangsaan: Kisah di Balik “Kado Terindah” HSN 2025
Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Dirjen Pesantren dan Penegasan Dana Abadi Pesantren
Kesejahteraan Rakyat
Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Dirjen Pesantren dan Penegasan Dana Abadi Pesantren
Tags:#MBG
Sebelumnya

Abdul Hadi Minta Ditjen Hubud Prioritaskan Anggaran Keselamatan dan Benahi Harga Tiket Pesawat

Selanjutnya

Rofik Hananto Desak Usut Tuntas Dugaan Pembakaran Santri di Lombok Tengah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1019)
  • Industri dan Pembangunan(3537)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3552)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4326)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|LKPP|MBG|RUU Pemilu|BPKP|ESDM|energi|BBM|riset|UMKM|TKD|kebijakan fiskal|RUU SDI
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h