E-Media DPR RI – Berita DPR RI, Informasi dan Kegiatan DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Sisdiknas|Korupsi|Desa Wisata|PRSU|Haji|Kesehatan|layanan kesehatan|UMKM|RUU SDI|Kode Etik|TNKB|Pariwisata|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
34°C
Terasa: 35°C
Lembab: 31%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita DPR RI, Informasi dan Kegiatan DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Sisdiknas|Korupsi|Desa Wisata|PRSU|Haji|Kesehatan|layanan kesehatan|UMKM|RUU SDI|Kode Etik|TNKB|Pariwisata|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
34°C
Terasa: 35°C
Lembab: 31%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita DPR RI, Informasi dan Kegiatan DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Sisdiknas|Korupsi|Desa Wisata|PRSU|Haji|Kesehatan|layanan kesehatan|UMKM|RUU SDI|Kode Etik|TNKB|Pariwisata|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
34°C
Terasa: 35°C
Lembab: 31%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Evita Nursanty: Pariwisata Bukan Tanggung Jawab 1 Kementerian, Harus Jadi Program Strategis Nasional

Diterbitkan
Rabu, 24 Jun 2026 17.22 WIB
Bagikan:
Evita Nursanty: Pariwisata Bukan Tanggung Jawab 1 Kementerian, Harus Jadi Program Strategis Nasional

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty usai memimpin RDPU Komisi VII DPR RI bersama mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL Universitas Gadjah Mada (GAMAPI UGM), di Senayan, Jakarta.|Foto : Munchen/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menegaskan bahwa pengembangan pariwisata Indonesia tidak bisa diserahkan kepada satu kementerian saja. Ia menilai keterpaduan lintas kementerian dan lembaga menjadi syarat mutlak yang hingga kini belum terwujud.


"Pariwisata itu tidak tanggung jawab satu kementerian. Ini adalah tanggung jawab nasional kalau kita ingin melakukan pengembangan. Apakah sudah berjalan? Belum. Karena belum ada keterpaduan dan terintegrasinya kementerian-kementerian yang terkait di dalam pengembangan dan pembangunan pariwisata," ujar Evita usai memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VII DPR RI bersama mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL Universitas Gadjah Mada (GAMAPI UGM), di Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026). 


Evita mencontohkan pengembangan Danau Toba sebagai ilustrasi konkret dari persoalan koordinasi lintas sektor yang selama ini menghambat kemajuan destinasi wisata baru. Menurutnya, niat membuka destinasi baru tidak akan berhasil jika kementerian lain tidak turut bergerak.

Lihat Juga :

Pemda Harus Tanggung Jawab Banyak Nakes Honorer Tidak Masuk Database BKN

Pemda Harus Tanggung Jawab Banyak Nakes Honorer Tidak Masuk Database BKN

Kebersihan dan Keselamatan Harus Jadi Fondasi Pariwisata Nasional

Kebersihan dan Keselamatan Harus Jadi Fondasi Pariwisata Nasional


"Mau bu Menteri mau buka Danau Toba, kalau perhubungan tidak kasih pesawat ke sana ya tidak bisa. Kalau tidak dibuka pengembangan SDM oleh pemerintah lokalnya ya tidak bisa berkembang," katanya.


Evita juga meluruskan persepsi yang berkembang dalam diskusi bahwa definisi overtourism kerap dipahami secara keliru. Merujuk pada kesepakatan internasional dari PBB dan OECD, ia menegaskan bahwa parameter overtourism bukan semata soal jumlah kunjungan wisatawan, melainkan soal kapasitas daya tampung suatu wilayah.


"Bali tidak overtourism. Penumpukan di destinasi-destinasi tertentu, yes, itu terjadi," tegasnya. Ia menyebut penumpukan di Bali Selatan sebagai fakta yang tidak bisa dielakkan, dan mendorong pemerintah daerah untuk serius membuka potensi destinasi baru di Bali Utara dan Bali Barat.


Terkait desa wisata yang dipersoalkan mahasiswa, Evita menolak anggapan bahwa desa wisata dikuasai pemodal besar. Ia menjelaskan bahwa desa wisata memiliki empat kategori dan pada praktiknya justru memberi ruang bagi pelaku ekonomi lokal melalui homestay dan UMKM sebagai tulang punggungnya, bukan investor luar.


Dalam paparannya di hadapan mahasiswa sebelum sesi diskusi, Evita menekankan bahwa paradigma pembangunan pariwisata harus bergeser dari orientasi kuantitas menuju kualitas. Keberhasilan pariwisata tidak diukur dari besarnya angka kunjungan, melainkan dari terjaganya lingkungan untuk generasi mendatang, meratanya manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, dan terkendalinya dampak terhadap ekosistem. 


Ia juga menegaskan peran Komisi VII dalam mendorong alokasi APBN yang benar-benar diarahkan untuk memperluas destinasi, meningkatkan SDM, memperbaiki infrastruktur, dan menjaga kelestarian lingkungan, bukan sekadar mendongkrak angka kunjungan jangka pendek. (ndy/aha)

Berita terkait

Pemda Harus Tanggung Jawab Banyak Nakes Honorer Tidak Masuk Database BKN
Kesejahteraan Rakyat
Pemda Harus Tanggung Jawab Banyak Nakes Honorer Tidak Masuk Database BKN
Kebersihan dan Keselamatan Harus Jadi Fondasi Pariwisata Nasional
Industri dan Pembangunan
Kebersihan dan Keselamatan Harus Jadi Fondasi Pariwisata Nasional
Komisi XII Temukan Limbah Sawit Cemari Laut di Belawan: Perusahaan Harus Tanggung Jawab!
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Temukan Limbah Sawit Cemari Laut di Belawan: Perusahaan Harus Tanggung Jawab!
Tags:#Pariwisata
Sebelumnya

Serap Masukan Pemda, RUU Kabupaten/Kota Perkuat Kepastian Hukum di Kalbar

Selanjutnya

Kamrussamad Minta LPS Ukur Dampak Program Literasi Keuangan Secara Terukur

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(996)
  • Industri dan Pembangunan(3457)
  • Isu Lainnya(1029)
  • Kesejahteraan Rakyat(3479)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4236)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita DPR RI, Informasi dan Kegiatan DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Sisdiknas|Korupsi|Desa Wisata|PRSU|Haji|Kesehatan|layanan kesehatan|UMKM|RUU SDI|Kode Etik|TNKB|Pariwisata|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
34°C
Terasa: 35°C
Lembab: 31%
Angin: 9 km/h