
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI, Tonny Tesar saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII di Karawang, Provinsi Jawa Barat.|Foto: Upi/Mahendra
PARLEMENTARIA, Karawang - Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI, Tonny Tesar, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja jajaran keimigrasian di wilayah Jawa Barat, khususnya Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang. Selain dinilai sukses menjaga iklim kondusif pada Proyek Strategis Nasional (PSN), realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) instansi ini tercatat melampaui target secara signifikan.
Hal tersebut diungkapkan Tonny Tesar saat memimpin rapat kerja bersama Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra, dan Kepala Kantor Imigrasi Karawang, Andro Eka Putra, beserta jajaran kepala UPT Imigrasi.
"Dari hasil rapat kerja hari ini, kami mendapati bahwa secara umum pelayanan keimigrasian di sini sudah sangat baik. Seluruh kantor imigrasi yang hadir juga menunjukkan pencapaian target PNBP yang luar biasa, bahkan berada di atas target yang telah ditentukan," ujar Tonny Tesar, kepada Parlementaria usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII di Karawang, Provinsi Jawa Barat, Kamis, (21/05/2026).
Berdasarkan data paparan resmi, Kantor Imigrasi Karawang pada periode tahun 2025 berhasil mengumpulkan realisasi PNBP sebesar Rp 41.966.709.611, atau mencapai 160,25 persen dari target awal yang dipatok sebesar Rp 26.187.594.000.
Meski mencatatkan pertumbuhan di atas 100 persen, Tonny memberikan catatan khusus kepada Direktorat Jenderal Imigrasi pusat agar memberikan proyeksi target yang lebih berimbang di masa mendatang.
"Kami sepakat bahwa pengawasan dan pelayanan publik harus terus ditingkatkan. Namun, kami juga berharap kedepan Dirjen Imigrasi bisa memberikan target PNBP yang lebih rasional. Harus ada rasionalitas yang matang antara target yang dibebankan dengan realisasi capaian di lapangan, agar tidak membebani ritme kerja pelayanan dasar," jelas legislator Fraksi Partai NasDem tersebut.
Lebih lanjut, Tonny menekankan bahwa efektivitas pengawasan dan kemudahan pelayanan imigrasi di Karawang memegang peranan vital dalam menyukseskan jalannya berbagai infrastruktur dan investasi besar.
“Ini penting, bukan hanya demi mendeteksi perlintasan orang asing, tetapi juga untuk mengawal dan menjaga keberlangsungan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang berjalan di kawasan Karawang agar tetap aman dan kondusif," pungkasnya. (upi/rdn)