E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Bank Indonesia|Haji|timwas haji|UU Tipikor|Korupsi|Rupiah|Pelemahan Nilai Tukar Rupiah|Dolar|Nilai Tukar Rupiah|BGN|SPPD|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Bank Indonesia|Haji|timwas haji|UU Tipikor|Korupsi|Rupiah|Pelemahan Nilai Tukar Rupiah|Dolar|Nilai Tukar Rupiah|BGN|SPPD|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Bank Indonesia|Haji|timwas haji|UU Tipikor|Korupsi|Rupiah|Pelemahan Nilai Tukar Rupiah|Dolar|Nilai Tukar Rupiah|BGN|SPPD|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Stabilitas Rupiah Harus Dijaga Tanpa Tekan Pertumbuhan Ekonomi

Diterbitkan
Senin, 18 Mei 2026 20.37 WIB
Bagikan:
Stabilitas Rupiah Harus Dijaga Tanpa Tekan Pertumbuhan Ekonomi

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan usai Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Gubernur Bank Indonesia terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Mario/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah harus dilakukan secara terukur agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya penyaluran kredit kepada pelaku usaha dan sektor produktif. Kebijakan moneter, termasuk penyesuaian suku bunga, perlu dirumuskan secara cermat untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas makroekonomi dan kebutuhan dunia usaha.

 

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditempuh Bank Indonesia dan pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Ia menilai berbagai instrumen kebijakan yang diterapkan sejauh ini telah berada pada jalur yang tepat.

Lihat Juga :

Pertumbuhan Ekonomi Batam Harus Sejalan dengan Penciptaan Lapangan Kerja

Pertumbuhan Ekonomi Batam Harus Sejalan dengan Penciptaan Lapangan Kerja

Tim Ekonomi Kabinet Merah Putih Harus Ciptakan Pertumbuhan Berkualitas

Tim Ekonomi Kabinet Merah Putih Harus Ciptakan Pertumbuhan Berkualitas

 

“Kita harus terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Bank Indonesia dan pemerintah. Namun yang paling penting adalah kebijakan itu harus selalu dievaluasi agar tetap efektif dan tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi,” ujar Marwan saat diwawancarai Parlementaria di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

 

Marwan menjelaskan bahwa tekanan terhadap rupiah tidak dapat dilepaskan dari kondisi global, termasuk kebijakan suku bunga Federal Reserve System yang membuat aset berbasis dolar AS menjadi lebih menarik bagi investor. Kondisi tersebut berdampak pada banyak negara, termasuk Indonesia.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa penguatan kepercayaan terhadap rupiah harus menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, stabilitas nilai tukar tidak hanya bergantung pada kebijakan otoritas moneter, tetapi juga pada optimisme masyarakat dan pelaku pasar terhadap fundamental ekonomi nasional.

 

“Kalau bukan kita yang mencintai dan menjaga rupiah, siapa lagi. Karena itu, rasa percaya terhadap mata uang kita sendiri harus terus dibangun,” ujar Legislator Fraksi Partai Demokrat itu.

 

Marwan mengingatkan bahwa setiap kebijakan suku bunga memiliki konsekuensi langsung terhadap sektor riil. Kenaikan suku bunga memang dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar, namun di sisi lain juga dapat meningkatkan biaya pinjaman bagi dunia usaha, terutama UMKM yang sangat sensitif terhadap perubahan biaya kredit.

 

Apalagi, ia menilai hal tersebut harus menjadi pertimbangan serius, mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. “Kalau suku bunga terlalu tinggi, kemampuan UMKM untuk memperoleh pembiayaan akan terganggu. Padahal kita sedang membutuhkan sektor usaha untuk terus tumbuh dan membuka lapangan kerja,” tambahnya.

 

Dirinya pun menyoroti pentingnya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus mampu menciptakan lapangan kerja formal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat daya beli.

 

Politisi asal Dapil Lampung II itu menambahkan bahwa depresiasi rupiah tidak selalu berdampak negatif. Bagi sejumlah komoditas ekspor seperti sawit, karet, jagung, dan singkong, pelemahan rupiah dapat meningkatkan pendapatan petani. Namun, pemerintah dan Bank Indonesia tetap harus menjaga agar dampak positif tersebut tidak diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok yang membebani masyarakat. (fa/um)

Berita terkait

Pertumbuhan Ekonomi Batam Harus Sejalan dengan Penciptaan Lapangan Kerja
Industri dan Pembangunan
Pertumbuhan Ekonomi Batam Harus Sejalan dengan Penciptaan Lapangan Kerja
Tim Ekonomi Kabinet Merah Putih Harus Ciptakan Pertumbuhan Berkualitas
Ekonomi dan Keuangan
Tim Ekonomi Kabinet Merah Putih Harus Ciptakan Pertumbuhan Berkualitas
Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Industri Harus Jadi Lokomotif Pemerataan
Industri dan Pembangunan
Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Industri Harus Jadi Lokomotif Pemerataan
Tags:#Rupiah#Pelemahan Nilai Tukar Rupiah#Dolar#Bank Indonesia#Nilai Tukar Rupiah
Sebelumnya

Bahas UU Tipikor, Bob Hasan Ingatkan Penghitungan Kerugian Negara Jangan Jadi Alat Kriminalisasi

Selanjutnya

Komisi VII DPR RI Apresiasi Peningkatan Graduasi UMKM dan Debitur Baru

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(826)
  • Industri dan Pembangunan(3025)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2967)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3664)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Bank Indonesia|Haji|timwas haji|UU Tipikor|Korupsi|Rupiah|Pelemahan Nilai Tukar Rupiah|Dolar|Nilai Tukar Rupiah|BGN|SPPD|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h