E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Desak Penanganan Komprehensif, Legislator Soroti Darurat TPPO dan Narkotika di NTT

Diterbitkan
Sabtu, 25 Apr 2026 13.42 WIB
Bagikan:
Desak Penanganan Komprehensif, Legislator Soroti Darurat TPPO dan Narkotika di NTT

Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, saat Kunjungan Kerja Reses di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

PARLEMENTARIA, Kupang - Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, menyoroti tingginya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), prostitusi anak online, hingga maraknya penyelundupan narkotika di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menekankan, perlunya sinergi kuat antarlembaga untuk memutus mata rantai kejahatan transnasional dan eksploitasi di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga ini. 

 

Terkait isu TPPO, Legislator Partai PDI-Perjuangan, mengungkapkan keprihatinannya atas temuan bahwa NTT kerap menjadi daerah asal (pusat) bagi para korban perdagangan manusia yang dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya ke Provinsi Riau. "Kondisi perdagangan orang ini sangat memprihatinkan. Sebagai contoh, di Riau banyak terjadi kasus perdagangan orang yang korbannya rupanya berasal dari NTT ini. Lebih banyak dari sini," ujar Siti Aisyah, kepada Parlementaria usai Kunjungan Kerja Reses di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu, (24/04/2026).

Lihat Juga :

Ahmad Sahroni Soroti Ancaman Narkotika di Bali di Tengah Implementasi KUHP-KUHAP

Ahmad Sahroni Soroti Ancaman Narkotika di Bali di Tengah Implementasi KUHP-KUHAP

Soroti Penanganan HAM Berat, Anisah Syakur Desak Langkah Konkret dan Penguatan Koordinasi Antar-Lembaga

Soroti Penanganan HAM Berat, Anisah Syakur Desak Langkah Konkret dan Penguatan Koordinasi Antar-Lembaga

 

Ia menyoroti bahwa akar permasalahan TPPO di NTT sangat kompleks, melibatkan faktor kemiskinan dan tekanan budaya setempat. Ia juga meminta agar dilakukan koordinasi intensif dengan desa-desa binaan Imigrasi untuk mencegah keberangkatan ilegal.

 

"Ada faktor kemiskinan dan budaya di sini, misalnya tuntutan mahar yang terlalu tinggi yang kadang-kadang berujung pada utang keluarga. Ironisnya, yang 'menjual' itu kadang bukan orang tuanya, melainkan kerabat seperti pamannya. Hal-hal seperti ini yang harus kita antisipasi bersama," tegasnya.

 

Politisi Dapil Riau II, juga menyoroti lambannya penanganan kasus prostitusi online yang masih marak terjadi di wilayah NTT, terutama yang menyasar anak-anak di bawah umur. Berdasarkan aduan yang diterimanya, praktik gelap ini beroperasi secara terbuka melalui situs-situs web.

 

"Saya mendapat aduan dari kawan-kawan di sini bahwa prostitusi online via web masih ada. Kenapa tidak diberantas? Hari ini orang bisa melakukan prostitusi online dengan mudah. Dan yang paling miris, anak-anak di bawah umur di NTT masih sering menjadi korban. Ayo kita sama-sama berantas ini," ungkapnya.

 

Menutup pernyataannya, Siti Aisyah memberikan catatan khusus kepada BNNP NTT terkait peredaran narkotika. Mengingat NTT merupakan wilayah perbatasan negara, posisinya sangat rentan menjadi pintu masuk narkoba dari dunia luar melalui "jalur tikus".

 

Meski Indonesia berstatus "Darurat Narkoba", Siti mengkritik bahwa dukungan operasional yang diberikan kepada BNN sangat jauh dari kata memadai untuk kondisi darurat. "Kita bilang darurat narkoba, tetapi kebijakan dan penanganannya tidak mencerminkan kondisi darurat. Biayanya minim, fasilitasnya kurang," jelasnya.

 

Demi mengatasi ketimpangan tersebut, Siti Aisyah memastikan bahwa DPR RI tengah bergerak untuk memperkuat institusi BNN melalui revisi undang-undang. "Kemarin di DPR RI, lembaga BNN ini sudah mulai kita coba perkuat. RUU nya akan dirubah supaya BNN punya kebijakan, kewenangan, serta dana dan fasilitas yang kuat. Penanganannya harus benar-benar sesuai dengan standar perlakuan darurat," pungkasnya. (upi/um)

Berita terkait

Ahmad Sahroni Soroti Ancaman Narkotika di Bali di Tengah Implementasi KUHP-KUHAP
Politik dan Keamanan
Ahmad Sahroni Soroti Ancaman Narkotika di Bali di Tengah Implementasi KUHP-KUHAP
Soroti Penanganan HAM Berat, Anisah Syakur Desak Langkah Konkret dan Penguatan Koordinasi Antar-Lembaga
Politik dan Keamanan
Soroti Penanganan HAM Berat, Anisah Syakur Desak Langkah Konkret dan Penguatan Koordinasi Antar-Lembaga
Penanganan Tidak Tuntas, Komisi III Soroti Persoalan Tambang Ilegal dan Narkotika di Sultra
Politik dan Keamanan
Penanganan Tidak Tuntas, Komisi III Soroti Persoalan Tambang Ilegal dan Narkotika di Sultra
Tags:#narkotika#Imigrasi#Reses
Sebelumnya

Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Layanan HAM dan Kelembagaan di Maluku Utara

Selanjutnya

Komisi VII Dorong Program Mitra Pemerintah Harus Lebih Terasa di Masyarakat Lampung

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(788)
  • Industri dan Pembangunan(2939)
  • Isu Lainnya(990)
  • Kesejahteraan Rakyat(2853)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3569)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 8 km/h