E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Darurat Narkoba, Siti Aisyah Dukung Penegakan Hukum di Sultra

Diterbitkan
Jumat, 17 Apr 2026 13.06 WIB
Bagikan:
Darurat Narkoba, Siti Aisyah Dukung Penegakan Hukum di Sultra

Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah saat kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR ke Kendari.

PARLEMENTARIA, Kendari — Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, menyoroti serius maraknya peredaran narkotika yang dinilai sudah berada pada kondisi darurat, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR ke Kendari, Kamis (16/4/2026).

 

Dalam pertemuan bersama Polda, Kejaksaan Tinggi, dan BNNP di Provinsi Sultra, Siti Aisyah mempertanyakan besarnya kontribusi jalur laut sebagai pintu masuk narkotika ke wilayah tersebut. Menurutnya, meski status darurat narkoba kerap digaungkan, langkah penanganan yang dilakukan belum menunjukkan keseriusan yang sebanding.

Lihat Juga :

Darurat Narkoba, Siti Aisyah Dorong Peran BNN Diperkuat

Darurat Narkoba, Siti Aisyah Dorong Peran BNN Diperkuat

Rikwanto Tekankan Konsistensi Penegakan Hukum dan Pembenahan Budaya Hukum di Daerah

Rikwanto Tekankan Konsistensi Penegakan Hukum dan Pembenahan Budaya Hukum di Daerah

 

“Hari ini kita menyatakan darurat narkoba, tetapi perlakuannya tidak mencerminkan kondisi darurat itu sendiri,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kuat antarpenegak hukum serta dukungan anggaran yang memadai, khususnya bagi BNN. Siti Aisyah mendorong agar alokasi dana untuk penanganan narkoba dapat ditingkatkan secara signifikan.

 

Menurutnya, besarnya perputaran uang dalam bisnis narkotika membuka celah keterlibatan berbagai pihak, termasuk oknum aparat. Ia mengungkapkan bahwa dugaan keterlibatan aparat dalam jaringan narkoba bukan lagi isu baru dan telah beredar luas di masyarakat.

 

“Dengan uang yang begitu besar, tidak mungkin narkoba ini berjalan sendiri. Bahkan, dugaan keterlibatan aparat juga sudah menjadi pembicaraan publik,” tegasnya.

 

Siti Aisyah juga menyinggung kondisi di daerah pemilihannya di Riau, di mana peredaran narkotika disebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Ia menggambarkan bagaimana narkoba telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk nelayan, hingga memicu keresahan sosial.

 

“Masyarakat sudah resah, tetapi pengaduan tidak ditindaklanjuti. Akhirnya muncul aksi-aksi seperti pembakaran. Ini menunjukkan ada masalah serius dalam penanganannya,” ujarnya.

 

Ia pun mengkritik langkah penindakan yang dinilai masih bersifat sementara, seperti pencopotan oknum pejabat kepolisian, tanpa menyentuh akar persoalan. Menurutnya, pendekatan tersebut berpotensi hanya mengganti pelaku tanpa menyelesaikan sistem yang bermasalah.

 

“Apakah cukup hanya mencopot Kapolsek atau anggota? Apakah tidak akan muncul pemain baru? Ini yang harus kita pikirkan bersama,” katanya.

 

Di akhir pernyataannya, Siti Aisyah mengajak seluruh pihak, baik aparat penegak hukum maupun pemangku kepentingan lainnya, untuk memperkuat komitmen dalam memerangi narkoba secara menyeluruh. “Mari kita sama-sama berperang melawan narkoba, termasuk dengan memperkuat dukungan anggaran dan sistem pengawasan,” pungkasnya. (qq/aha)

Berita terkait

Darurat Narkoba, Siti Aisyah Dorong Peran BNN Diperkuat
Politik dan Keamanan
Darurat Narkoba, Siti Aisyah Dorong Peran BNN Diperkuat
Rikwanto Tekankan Konsistensi Penegakan Hukum dan Pembenahan Budaya Hukum di Daerah
Politik dan Keamanan
Rikwanto Tekankan Konsistensi Penegakan Hukum dan Pembenahan Budaya Hukum di Daerah
Sahroni Dukung Polda Sultra Berantas Tambang Ilegal di Sultra
Politik dan Keamanan
Sahroni Dukung Polda Sultra Berantas Tambang Ilegal di Sultra
Tags:#narkotika
Sebelumnya

Adian Napitupulu: DPR Perlu Panggil Kementerian Kehutanan, Bahas Konflik Agraria

Selanjutnya

Baleg Kaji Usulan Dana Otsus Aceh 2,5% dari DAU

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(782)
  • Industri dan Pembangunan(2877)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2747)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3467)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Daerah|industri|aspirasi|reforma agraria|KUHAP|BUMN|narkotika|Pelecehan seksual|Tenaga Kerja|sampah|plastik|Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h