E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Sugeng Suparwoto Usulkan Skema Mining Fund dalam RUU Migas untuk Perkuat Dana Riset-Pengembangan

Diterbitkan
Selasa, 14 Apr 2026 14.04 WIB
Bagikan:
Sugeng Suparwoto Usulkan Skema Mining Fund dalam RUU Migas untuk Perkuat Dana Riset-Pengembangan

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, dalam kegiatan Rapat Komisi XII yang berlangsung di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Jaka/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, mengusulkan pentingnya penguatan aspek riset dan pengembangan (research and development/R&D) dalam tata kelola sektor pertambangan nasional. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam yang bersifat terbatas.

 

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII dengan Dirut MIND ID dan Seluruh Sub-holding, Sugeng menyoroti arah kebijakan ke depan yang tidak hanya berfokus pada eksploitasi sumber daya, tetapi juga harus memperhatikan investasi jangka panjang melalui inovasi dan pengembangan teknologi. Dengan demikian, sektor pertambangan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Lihat Juga :

Ahmad Irawan Dorong Kaji Skema Petroleum Fund dalam RUU Migas

Ahmad Irawan Dorong Kaji Skema Petroleum Fund dalam RUU Migas

Abidin Fikri Dorong Kejelasan Batas Dana Jamaah dalam RUU Haji

Abidin Fikri Dorong Kejelasan Batas Dana Jamaah dalam RUU Haji

 

“Ke depan di Migas juga akan ke arah sana nanti. Pembicaraan di Undang-Undang Migas mungkin akan adanya petroleum fund. Mungkin ini nanti kita tambahkan di RUU untuk menjadi ada semacam mining fund," ujar Sugeng dalam kegiatan Rapat Komisi XII yang berlangsung di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). 

 

Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini pun menjelaskan, bahwa selama ini pendapatan dari sektor pertambangan akan langsung masuk ke kas negara, tanpa mekanisme pengelolaan lanjutan yang berorientasi pada pengembangan sektor itu sendiri. Padahal, sumber daya alam yang dieksploitasi memiliki keterbatasan dan tidak dapat diperbarui.

 

Oleh karenanya, ia menilai perlu adanya mekanisme khusus yang dapat menjamin sebagian pendapatan sektor pertambangan dialokasikan kembali untuk mendukung keberlanjutan industri. Skema ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas eksplorasi dan inovasi di sektor tambang.

 

“Karena sumber daya ini terbatas, selama ini pendapatan atau laba biasanya langsung masuk ke APBN, sementara ke depan akan masuk ke Danantara. Karena itu, harus ada sebagian yang disisihkan untuk kebutuhan riset dan pengembangan,” tuturnya. 

 

Lebih lanjut, ia mengusulkan pembentukan skema pendanaan khusus berupa mining fund, yang dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung kegiatan riset, eksplorasi, dan pengembangan sektor pertambangan nasional. Skema ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan industri dalam jangka panjang.

 

Nantinya, dengan adanya dana khusus tersebut, hasil pengelolaan sumber daya alam tidak hanya habis digunakan dalam jangka pendek, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan di masa depan.

 

“Jadi tidak habis begitu saja tapi ada untuk pengembangan, eksplorasi dan juga research-researchnya. Saya kira ini menjadi ide kita," pungkas Sugeng. (ujm/rdn)

Berita terkait

Ahmad Irawan Dorong Kaji Skema Petroleum Fund dalam RUU Migas
Politik dan Keamanan
Ahmad Irawan Dorong Kaji Skema Petroleum Fund dalam RUU Migas
Abidin Fikri Dorong Kejelasan Batas Dana Jamaah dalam RUU Haji
Kesejahteraan Rakyat
Abidin Fikri Dorong Kejelasan Batas Dana Jamaah dalam RUU Haji
Firman Soebagyo Usulkan Pembentukan Badan Khusus Untuk Mengelola Dana Otsus Aceh
Politik dan Keamanan
Firman Soebagyo Usulkan Pembentukan Badan Khusus Untuk Mengelola Dana Otsus Aceh
Tags:#RUU Migas
Sebelumnya

Optimalisasi Ekosistem Pariwisata di Kota Tangerang Dapat Terwujud Melalui Sinergi Antarpemangku Kepentingan

Selanjutnya

MKD: Hak Imunitas Bukan Berarti Anggota DPR Kebal Hukum

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(813)
  • Industri dan Pembangunan(3007)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2904)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3619)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Reses|Starlink|Kesehatan|Pendidikan|industri|Guru|KUHP|RUU Masyarakat Adat|internet|UU ITE|Hantavirus
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h