E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Menyoal Data Dana Bagi Hasil SDA Berdampak pada Pembangunan Kesejahteraan di Babel

Diterbitkan
Selasa, 16 Des 2025 07.54 WIB
Bagikan:
Menyoal Data Dana Bagi Hasil SDA Berdampak pada Pembangunan Kesejahteraan di Babel

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun dalam kunjungan kerja reses Komisi XI DPR RI ke Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (12/12/2025). Foto : ssb/Andri.

PARLEMENTARIA, Pangkal Pinang — Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan sejumlah catatan penting dalam kunjungan kerja reses Komisi XI DPR RI ke Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (12/12/2025). Provinsi Babel dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan sumber daya alam, khususnya timah.

Menurut Misbakhun, reses kali ini bertujuan mengetahui secara mendalam sejauh mana penerimaan pemerintah daerah atas transfer dana dari pemerintah pusat dan manfaatnya bagi masyarakat lokal. Fokus utama diskusi adalah mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam dan bagaimana distribusinya dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke pemerintah daerah.

“Catatan kita hari ini dalam rangka reses Komisi XI DPR RI adalah kita melakukan kunjungan ke daerah yang mempunyai sumber daya alam yang melimpah. Kita ingin mengetahui secara mendalam berapa yang ditransfer oleh pemerintah pusat dan apa yang bisa dirasakan oleh masyarakat daerah,” ujarnya kepada Parlementaria usai pertemuan.

Dalam perbincangan dengan mitra kerja yang hadir, termasuk perwakilan Kementerian Keuangan RI, Bapenas, BPK RI, BPKP, dan pemerintah provinsi Babel, Misbakhun menegaskan pentingnya pemahaman atas perencanaan dan manajemen alokasi DBH SDA. Ia menilai strategi pemerintah pusat maupun daerah dalam memformulasikan DBH berdasarkan potensi SDA harus transparan dan berdampak langsung bagi masyarakat setempat.

“Ini kan perencanaan pembangunan, kita ingin tahu direncanakan seperti apa strateginya pemerintah dan bagaimana kebijakan itu menjadi makna anggaran baik dari sisi penerimaan negara, pajak maupun PNBP,” jelasnya.

Lebih jauh, Misbakhun juga menekankan pentingnya keberlanjutan tata kelola sumber daya alam, termasuk pasca-eksploitasi. Menurutnya, lahan bekas tambang harus direklamasi dan disiapkan untuk kegiatan produktif lain seperti pertanian, sehingga dampak lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dapat optimal.

Menjawab pertanyaan terkait isu kutukan sumber daya alam di mana kekayaan alam justru tidak menyejahterakan masyarakat, ia menyatakan Indonesia harus mampu keluar dari jebakan tersebut. Ia menegaskan pentingnya tata kelola keuangan yang baik dan strategi pembangunan yang bersinergi antar-pemerintah pusat dan daerah.

“Kita sebagai bangsa besar tidak boleh terjebak pada situasi kutukan SDA. Kita punya prinsip gotong royong, di mana yang melimpah membantu yang kekurangan, bukan sebaliknya,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Informasi yang disampaikan BPK RI dan BPKP pada pertemuan tersebut menunjukkan bahwa kabupaten dan kota di Bangka Belitung telah menerima DBH yang memadai sesuai formula yang berlaku. Namun, masih dibutuhkan data rinci terkait dampak dana tersebut terhadap pembangunan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, telekomunikasi, serta fasilitas desa dan lainnya.

Misbakhun lalu meminta pihak terkait untuk menyajikan data tersebut agar Komisi XI DPR RI dapat mengevaluasi efektivitas dan kecukupan transfer dana untuk pembangunan daerah.

Saat diwawancarai, Misbakhun juga menekankan peran kunjungan kerja dalam konteks pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD). Menurutnya, undang-undang ini diharapkan mendorong pemerintah daerah agar lebih kreatif dan efisien dalam membiayai pembangunan, termasuk melalui pajak daerah maupun alokasi DBH, DAU, dan DAK.

Menjawab kekhawatiran tentang potensi penurunan alokasi transfer ke daerah, Misbakhun menegaskan bahwa meskipun terdapat pengurangan alokasi tertentu, hak daerah tetap ada dan pembangunan juga terus berlanjut — termasuk melalui bantuan dan dukungan belanja pusat. Ia menekankan perlunya peningkatan efisiensi dalam tata kelola keuangan daerah agar mendapatkan treatment khusus di masa yang akan datang. •ssb/rdn

Berita terkait

Komisi VIII Dukung Penuh Pembangunan dan Kesejahteraan bagi Penyandang Disabilitas di Medan
Industri dan Pembangunan
Komisi VIII Dukung Penuh Pembangunan dan Kesejahteraan bagi Penyandang Disabilitas di Medan
Efek Pengganda Pembangunan Infrastruktur Belum Berdampak pada Sektor SDM di Kulon Progo
Kesejahteraan Rakyat
Efek Pengganda Pembangunan Infrastruktur Belum Berdampak pada Sektor SDM di Kulon Progo
Kemendagri Harus Dilibatkan Sejak Hulu dalam Penentuan Dana Bagi Hasil
Politik dan Keamanan
Kemendagri Harus Dilibatkan Sejak Hulu dalam Penentuan Dana Bagi Hasil
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Terima Laporan, Maruli Ungkap Peningkatan Mobilitas WNA Belum Terdata di Kawasan Mandalika

Selanjutnya

Aspek Kebencanaan Jadi Pertimbangan Utama Pembangunan Kodam Baru di DIY

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h