E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Komisi IV|Komisi II|ASN|Bansos|karhutla|PPPK|Desil|Deddy Yevri Sitorus|Kamrussamad|Way Kambas|Anggaran|Komisi X
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Komisi IV|Komisi II|ASN|Bansos|karhutla|PPPK|Desil|Deddy Yevri Sitorus|Kamrussamad|Way Kambas|Anggaran|Komisi X
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Komisi IV|Komisi II|ASN|Bansos|karhutla|PPPK|Desil|Deddy Yevri Sitorus|Kamrussamad|Way Kambas|Anggaran|Komisi X
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Pemerintah Harus Buat Roadmap Tuntaskan Penyelesaian PPPK Gunakan APBN

Diterbitkan
Jumat, 4 Sep 2026 09.34 WIB
Bagikan:
Pemerintah Harus Buat Roadmap Tuntaskan Penyelesaian PPPK Gunakan APBN

Anggota Komisi II, Deddy Sitorus saat menyampaikan pendapat di Kantor Gubernur Bali dalam rangka Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI di Denpasar, Bali, Rabu (2/09/2026).|Foto: Aaron/Mahendra

PARLEMENTARIA, Denpasar - Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus mengapresiasi rencana pemerintah pusat yang akan mengambil alih tanggung jawab pembiayaan gaji serta pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu atau ASN. Namun, ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan honorer dan PPPK ini harus dilakukan secara fundamental, sistematis, dan tidak dicicil.

 

"Pemerintah harus punya roadmap yang jelas bagaimana menyelesaikan seluruh persoalan terkait pekerja PPPK dan tenaga honorer. Harus ada kepastian bagi mereka, termasuk yang belum masuk skema paruh waktu, agar tidak kehilangan pekerjaan," tegas Deddy kepada Parlementaria saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Provinsi Bali, Rabu (2/9/2026).

Lihat Juga :

Antisipasi Pemberlakuan Tarif AS, Pemerintah Harus Buat Gebrakan Lindungi Industri Indonesia

Antisipasi Pemberlakuan Tarif AS, Pemerintah Harus Buat Gebrakan Lindungi Industri Indonesia

Komisi V DPR Ingatkan Pemerintah Harus Tuntaskan Darurat Perlintasan Sebidang Kereta Api

Komisi V DPR Ingatkan Pemerintah Harus Tuntaskan Darurat Perlintasan Sebidang Kereta Api

 

Ia menambahkan perlunya sinergi lintas kementerian untuk merumuskan formulasi penyelesaian yang tuntas dalam jangka panjang. "Perlunya KemenPAN-RB, Kemendagri, Pemda, hingga Kementerian Keuangan duduk bersama memikirkan skema ini sampai tuntas sebelum 2029," ujar Politisi PDI Perjuangan tersebut.

 

Dalam kesempatan tersebut, Deddy juga menyoroti keterbatasan kapasitas fiskal daerah dalam membiayai pegawai PPPK di luar sektor guru. Menurutnya, sekitar 87 persen atau 391 daerah sudah menyatakan tidak mampu menanggung beban keuangan operasional pegawai di tengah tekanan pemangkasan transfer daerah.

 

"Pemerintah daerah itu tidak punya kapasitas fiskal untuk membiayai pegawai PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu di luar guru. Masih banyak yang lain, misalnya Nakes, Damkar, Satpol PP, atau administrasi umum, karena kebanyakan daerah kita memang tidak sanggup," ungkapnya.

 

Oleh karena itu, ia mendorong agar pengambilalihan anggaran gaji oleh APBN tidak hanya diperuntukkan bagi tenaga pendidik, melainkan diselesaikan secara bertahap untuk sektor lainnya.

 

"Kita paham keterbatasan APBN, tentu tidak bisa ujug-ujug tahun ini semua masuk. Jika tahun ini fokus pada sektor pendidikan, maka tahun berikutnya harus masuk nakes, lalu tahun berikutnya tenaga umum, Satpol PP, dan Damkar. Yang penting roadmap-nya jelas dan bertahap," jelasnya.

 

Sebagai solusi bagi tenaga honorer yang tidak masuk dalam struktur formal, Legislator Dapil Kalimantan Utara tersebut menyarankan agar mereka disalurkan ke berbagai program strategis nasional.

 

"Bagi mereka yang tidak punya tempat di dalam struktur yang ada, itu yang harus dipikirkan bersama oleh pemerintah pusat dan daerah. Apakah dimasukkan ke Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, atau program lainnya. Bagaimanapun mereka masyarakat kita, jangan sampai kehilangan pekerjaan lalu harus masuk skema bantuan sosial, yang akhirnya justru menjadi beban negara," tutupnya. (aar/rdn)

Berita terkait

Antisipasi Pemberlakuan Tarif AS, Pemerintah Harus Buat Gebrakan Lindungi Industri Indonesia
Industri dan Pembangunan
Antisipasi Pemberlakuan Tarif AS, Pemerintah Harus Buat Gebrakan Lindungi Industri Indonesia
Komisi V DPR Ingatkan Pemerintah Harus Tuntaskan Darurat Perlintasan Sebidang Kereta Api
Industri dan Pembangunan
Komisi V DPR Ingatkan Pemerintah Harus Tuntaskan Darurat Perlintasan Sebidang Kereta Api
Cucun Minta Pemerintah Pusat Fasilitasi Penyelesaian Persoalan PPPK di Daerah
Kesejahteraan Rakyat
Cucun Minta Pemerintah Pusat Fasilitasi Penyelesaian Persoalan PPPK di Daerah
Tags:#Komisi II#ASN#PPPK#Deddy Yevri Sitorus
Sebelumnya

Kamrussamad Minta Dasar Perubahan Desil Penerima Bansos Dijelaskan

Selanjutnya

Tinjau Way Kambas, Komisi IV Dorong Penanganan Karhutla hingga Pemulihan Habitat Satwa

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1148)
  • Industri dan Pembangunan(3914)
  • Isu Lainnya(1076)
  • Kesejahteraan Rakyat(3917)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4758)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Komisi IV|Komisi II|ASN|Bansos|karhutla|PPPK|Desil|Deddy Yevri Sitorus|Kamrussamad|Way Kambas|Anggaran|Komisi X
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 61%
Angin: 2 km/h