E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
migas|minyak|RUU Kawasan Industri|lifting minyak|layanan kesehatan|APBN 2027|RUU Pelindungan Tenaga Kerja|Paripurna|Kesehatan|timwas haji|energi|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
migas|minyak|RUU Kawasan Industri|lifting minyak|layanan kesehatan|APBN 2027|RUU Pelindungan Tenaga Kerja|Paripurna|Kesehatan|timwas haji|energi|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
migas|minyak|RUU Kawasan Industri|lifting minyak|layanan kesehatan|APBN 2027|RUU Pelindungan Tenaga Kerja|Paripurna|Kesehatan|timwas haji|energi|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM

Diterbitkan
Kamis, 27 Agu 2026 13.51 WIB
Bagikan:
Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM

Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak, saat ditemui Parlementaria di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.|Foto: Mario/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak menegaskan bahwa pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2027 harus diarahkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Namun, menurutnya, pertumbuhan tersebut harus berkualitas, mampu menciptakan lapangan kerja, serta dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

“Kita mengapresiasi kinerja pemerintah, tetapi tentu perlu peningkatan di sana-sini. Pertumbuhan yang kita inginkan adalah pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, yang bisa menciptakan lapangan kerja, menyerap tenaga kerja, dan dirasakan secara berkeadilan oleh seluruh masyarakat,” ujar Amin kepada Parlementaria di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Lihat Juga :

Jelang 81 Tahun RI, Andi Yuliani Paris: APBN 2027 Harus Prioritaskan Pemerataan Kesejahteraan

Jelang 81 Tahun RI, Andi Yuliani Paris: APBN 2027 Harus Prioritaskan Pemerataan Kesejahteraan

Amin Ak: Jangan Ratapi Rupiah Melemah, Perkuat Sektor Produktif Negara

Amin Ak: Jangan Ratapi Rupiah Melemah, Perkuat Sektor Produktif Negara

 

Pasalnya, target pertumbuhan ekonomi 8 persen harus menjadi perhatian bersama dan tercermin dalam kebijakan fiskal setiap tahun hingga tahun 2029. Baginya, capaian pertumbuhan tidak cukup hanya tinggi secara angka, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

 

“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi 8 persen bisa tercapai, tetapi hanya dirasakan oleh kelompok tertentu. Pertumbuhan harus berkualitas dan berkeadilan,” tegasnya.

 

Amin juga mengaitkan pembahasan APBN dengan proses uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior, serta Deputi Gubernur Bank Indonesia yang tengah berlangsung di Komisi XI DPR RI. Dari sudut pandangnya, seluruh kebijakan ekonomi harus memiliki orientasi yang sama, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

 

Selain itu, dirinya menyoroti pentingnya peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini menjadi sorotan karena UMKM telah  menjadi tulang punggung perekonomian nasional yang menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

 

Namun, alokasi kredit perbankan kepada sektor tersebut masih relatif rendah. “Kita tidak bangga hanya karena jumlah UMKM mencapai sekitar 64 juta. Yang kita inginkan justru UMKM naik kelas menjadi usaha menengah bahkan besar,” ujarnya.

 

Diketahui, hingga Juli 2026 pertumbuhan kredit secara nasional mencapai sekitar 13,58 persen, tetapi pertumbuhan kredit UMKM hanya sekitar 2,5 persen. Sementara, kredit untuk sektor mikro bahkan hanya tumbuh sekitar 0,8 persen. Dari informasi ini, Amin meminta pemerintah dan industri perbankan memberikan perhatian lebih besar kepada sektor produktif yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

 

“Tidak boleh dana hanya berputar di sektor keuangan. Jangan sampai ditempatkan di bank-bank Himbara lalu berputar kembali di instrumen keuangan tanpa mengalir ke sektor riil. Yang kita inginkan adalah kredit benar-benar menggerakkan usaha masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah,” katanya.

 

Menutup pernyataan, Politisi Fraksi PKS itu berharap berbagai kebijakan pembiayaan pemerintah ke depan dapat semakin memperluas akses kredit bagi UMKM sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan untuk meningkatkan skala usahanya dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (bit/um)

Berita terkait

Jelang 81 Tahun RI, Andi Yuliani Paris: APBN 2027 Harus Prioritaskan Pemerataan Kesejahteraan
Ekonomi dan Keuangan
Jelang 81 Tahun RI, Andi Yuliani Paris: APBN 2027 Harus Prioritaskan Pemerataan Kesejahteraan
Amin Ak: Jangan Ratapi Rupiah Melemah, Perkuat Sektor Produktif Negara
Ekonomi dan Keuangan
Amin Ak: Jangan Ratapi Rupiah Melemah, Perkuat Sektor Produktif Negara
Shohibul Imam: Pembiayaan UMKM Harus Transparan dan Bikin UMKM Naik Kelas
Ekonomi dan Keuangan
Shohibul Imam: Pembiayaan UMKM Harus Transparan dan Bikin UMKM Naik Kelas
Tags:#APBN 2027
Sebelumnya

Setahun Komisi XII DPR RI: Perkuat Kepastian Hukum Investasi Hulu Migas dan Ketepatan Subsidi Energi

Selanjutnya

Lindungi Masyarakat dan Nakes, Netty Dorong Penguatan Respons Kesehatan Karhutla

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1110)
  • Industri dan Pembangunan(3815)
  • Isu Lainnya(1066)
  • Kesejahteraan Rakyat(3839)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4677)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
migas|minyak|RUU Kawasan Industri|lifting minyak|layanan kesehatan|APBN 2027|RUU Pelindungan Tenaga Kerja|Paripurna|Kesehatan|timwas haji|energi|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h