
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri beserta Tim Kunjungan Kerja Reses saat Kunjungan yang berlangsung di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Gedong Tataan.|Foto : Naifuroji/Alma
PARLEMENTARIA, Pesawaran – Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan senilai lebih dari Rp87 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, dalam Kunjungan Kerja Reses yang berlangsung di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Gedong Tataan, Sabtu (25/7/2026). Selain menyalurkan bantuan dari sejumlah kementerian dan lembaga mitra kerja, Komisi VIII juga menekankan pentingnya penguatan validitas data bantuan sosial, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, serta peningkatan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap pelaksanaan program pemerintah di bidang agama, sosial, haji dan umrah, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, penanggulangan bencana, serta pengelolaan zakat dan wakaf.
"Kunjungan kerja ini menjadi forum strategis antara Komisi VIII DPR RI dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, jajaran instansi vertikal, serta para pemangku kepentingan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program-program yang telah berjalan di daerah," ujar Abidin.
Dalam pertemuan bersama Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian beserta jajaran pemerintah daerah, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar berbagai program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat perlindungan perempuan dan anak, serta meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Abidin secara khusus menyoroti pentingnya validitas data penerima bantuan sosial. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar setiap intervensi pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
"Komisi VIII DPR RI juga mendorong penguatan validitas data penerima bantuan sosial agar seluruh bentuk intervensi pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Selain itu, berbagai masukan terkait peningkatan pelayanan keagamaan, penguatan lembaga kesejahteraan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana menjadi perhatian kami," tegas legislator Fraksi PDI Perjuangan itu.
Legislator Daerah Pemilihan Jawa Timur IX tersebut menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan menjadi bahan pembahasan Komisi VIII DPR RI bersama kementerian dan lembaga mitra kerja sebagai masukan dalam penyempurnaan kebijakan di tingkat nasional.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian mengapresiasi kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI yang dinilainya menjadi bentuk komitmen DPR dalam mengawal efektivitas pelaksanaan program pemerintah di daerah.
Ia juga menyampaikan harapan agar pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pesawaran dapat dipercepat mengingat program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin.
"Salah satu aspirasi dari kami adalah bagaimana mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program strategis nasional. Hadirnya Sekolah Rakyat akan memberikan pemerataan pendidikan bagi anak-anak terutama yang berasal dari desil 1," ujar Nanda.
Pada kesempatan tersebut, Komisi VIII DPR RI turut menyerahkan berbagai bantuan dari kementerian dan lembaga mitra kerja. Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai Rp85,6 miliar, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama memberikan bantuan Rp1,8 miliar, BNPB menyerahkan satu unit mobil tangki air kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, BPKH memberikan beasiswa kepada 30 mahasiswa se-Provinsi Lampung sebesar Rp3 juta per semester, sedangkan BAZNAS menyalurkan bantuan Lumbung Pangan Gapoktan Makarti Jaya senilai Rp483,5 juta serta bantuan usaha ultra mikro untuk Masjid Baitul Iqror sebesar Rp150 juta.
Melalui kunjungan kerja reses tersebut, Komisi VIII DPR RI berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga pelaksanaan program di bidang sosial, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, dan penanggulangan bencana dapat berlangsung lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesawaran. (oji/ssb)