
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati meninjau Jember Fashion Carnival di Provinsi Jawa Timur.|Foto: Nadhen/Karisma
PARLEMENTARIA, Jember – Jember Fashion Carnival (JFC) dinilai menjadi bukti bahwa pemberitaan positif mampu memperkuat citra daerah sekaligus menggerakkan perekonomian. Berangkat dari hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati mengajak seluruh media di Indonesia berkolaborasi menghadirkan lebih banyak narasi yang mengangkat potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di berbagai daerah.
"Ini sangat penting sekali untuk bisa menjadi kekuatan untuk berita-berita yang baik. Kita berharap juga semua rekan-rekan media, dari media swasta pun juga bisa ikut supaya moral, semangat nasional kita itu bisa berkembang lagi, fokus kepada hal-hal positif," tegas Rahayu di sela-sela tinjauan Kunjungan Kerja Reses (Kunres) Komisi VII DPR RI ke Jember Fashion Carnival di Jember, Jawa Timur, Sabtu (25/07/2026).
Ia menyadari bahwa di era konvergensi informasi saat ini, media memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, tugas mempublikasikan narasi positif tidak boleh hanya dibebankan kepada sarana publikasi milik negara seperti TVRI, RRI, maupun Antara.
Ia menekankan bahwa partisipasi aktif dan kolaborasi dari jaringan media swasta dinilai sama pentingnya dalam membangun optimisme publik secara luas. Pemberitaan yang konstruktif ini dapat difokuskan pada berbagai potensi ajang kebudayaan dan kekayaan pariwisata di seluruh Nusantara yang membutuhkan sorotan dari awak media.
Rahayu mencontohkan, publikasi positif tidak perlu terpaku pada satu acara, melainkan menyebar ke berbagai kegiatan daerah lainnya, seperti perhelatan pariwisata di kawasan Bromo maupun festival musik Jazz. Narasi yang menonjolkan kekayaan Nusantara ini adalah wujud nyata dari semangat 'dari Indonesia untuk Indonesia'.
Melalui masifnya pemberitaan yang positif, Rahayu meyakini perputaran ekonomi di tingkat daerah akan semakin menguat. Ia menjelaskan bahwa kehadiran masyarakat ke sebuah wilayah berkat dorongan pemberitaan media akan membawa dampak ekonomi yang riil bagi warga setempat.
Mulai dari pembelian tiket pertunjukan hingga memborong produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, seluruhnya merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
"Harapannya juga sebenarnya tidak berhenti di sarana publikasi milik negara. Kita berharap rekan-rekan media swasta pun bisa ikut, supaya semangat moral nasional kita bisa berkembang lagi, fokus pada hal-hal positif seperti JFC ini," tutup Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut. (ndn/we)