
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menyerahkan program Local Service Delivery Program, untuk pengelolaan sampah di empat kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.|Foto: Puntho/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta - Komisi II DPR RI secara resmi menyerahkan program Local Service Delivery Program (LSDP) untuk empat kabupaten/kota, yakni Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Bantuan senilai di atas Rp100 miliar tersebut diperuntukkan khusus bagi pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.
Diketahui, Local Service Delivery Program (LSDP) atau yang juga dikenal sebagai Local Service Delivery Improvement Project adalah program pemerintah pusat yang didukung oleh Bank Dunia untuk meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat kabupaten/kota, dengan fokus utama pada pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Karena itu, Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya berharap dana tersebut dapat dikelola secara optimal oleh daerah penerima.
"Kami berharap dana ini dikelola dengan sebaik-baiknya karena dengan dana ini kami berharap performa pengelolaan sampah di banua kita itu bisa jauh lebih baik daripada banua lain," ungkap Rifqinizamy saat wawancara dengan Parlementaria usai memimpin Penyerahan Sertifikat Tanah Aset Pemerintah Daerah, BMD dan Aset BUMD serta Penyerahan dan Program LSPD di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Politisi Fraksi Partai NasDem ini pun mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Kalsel Muhidin yang dinilai bersih dan rapi dalam memajukan daerah. Menanggapi pernyataan itu, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Muhidin menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja serta dukungan nyata dari Ketua Komisi II DPR RI beserta jajaran serta Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan dan Wakil Menteri Dalam Negeri yang turut hadir dalam rangkaian acara tersebut.
Adapun terkait bantuan LSDP di bidang persampahan senilai ratusan miliar rupiah tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menerangkan pihaknya menyambut baik dan siap memaksimalkan penggunaannya, terutama dalam pengelolaan sampah regional Banjar Bakula, yang merupakan akronim dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tanah Laut).
“Agar kota-kota di Kalimantan Selatan dapat menjadi wilayah yang bersih, sehat, dan teladan bagi daerah lain,” tandas Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin berpesan.
Turut hadir dalam kunjungan kerja spesifik tersebut antara lain Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan (Fraksi Partai Golkar), Iwan Kurniawan, Azis Subekti (Fraksi Partai Gerindra), Fauzan Khalid, (Fraksi Partai Nasdem), Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (pun/rdn)