Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Sekolah Rakyat di Jl. Kedungsari Raya, Rowosari, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.|Foto: Andri/Mahendra
PARLEMENTARIA, Semarang – Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei menilai pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Semarang, Jawa Tengah, secara umum menunjukkan progres yang baik. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan program prioritas Presiden tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa sehingga menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Pernyataan itu disampaikan Ahmad Safei usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Sekolah Rakyat di Jl. Kedungsari Raya, Rowosari, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi bangunan, fasilitas, hingga kesiapan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar.
“Dari sisi pembangunannya saya kira cukup bagus, cukup murah. Tapi memang masih banyak hal, apalagi terkejar dengan waktu. Kita berharap rekanan yang membangun ini betul-betul bekerja profesional sehingga gedung ini bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Ahmad Safei.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil dialog dengan kepala sekolah, daya tampung Sekolah Rakyat mencapai 1.080 siswa, tetapi hingga saat ini baru terdapat sekitar 260 siswa yang diterima untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi agar pembangunan fasilitas dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan riil.
“Kalau kita lihat, tersedia 36 ruang, sementara yang baru digunakan 18 ruang dengan jumlah siswa 260 orang. Berarti bangunan ini terlalu terburu-buru dibangun begitu banyak. Saya percaya seharusnya dilakukan secara bertahap,” katanya.
Selain itu, Ahmad Safei juga menyoroti kesiapan tenaga pendidik. Dari delapan rombongan belajar yang telah dibentuk, jumlah guru yang tersedia baru 19 orang. Ia menilai jumlah tersebut belum memadai karena masih diperlukan guru mata pelajaran seperti pendidikan agama, olahraga, serta kebutuhan tenaga kependidikan lainnya.
Meski demikian, Ahmad Safei menegaskan bahwa Komisi V DPR RI mendukung penuh program Sekolah Rakyat karena memiliki tujuan mulia untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat miskin ekstrem, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2. Ia berharap pemerintah terus melakukan evaluasi agar program tersebut berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masa depan anak-anak Indonesia. (man/we)