E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Kesehatan|Pajak|APBN|layanan kesehatan|Aspirasi|UMKM|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Pemilu|statistik|HAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 55%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Kesehatan|Pajak|APBN|layanan kesehatan|Aspirasi|UMKM|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Pemilu|statistik|HAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 55%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Kesehatan|Pajak|APBN|layanan kesehatan|Aspirasi|UMKM|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Pemilu|statistik|HAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 55%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Tahun 2027

Diterbitkan
Rabu, 17 Jun 2026 10.32 WIB
Bagikan:
Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Tahun 2027

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan di Ruang Rapat Komisi XI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Mahendra/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi XI DPR RI menyetujui pagu indikatif Kementerian Keuangan dalam Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp49,8 triliun. Persetujuan tersebut disertai sejumlah catatan strategis yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas belanja negara, penguatan kinerja fiskal, serta penyusunan indikator program yang lebih terukur.

 

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan di Ruang Rapat Komisi XI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). Selain menyetujui pagu indikatif, Komisi XI juga meminta seluruh unit di lingkungan Kementerian Keuangan memperkuat efektivitas program kerja agar anggaran yang dialokasikan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Lihat Juga :

Komisi VIII Dalami Pagu Indikatif 2027 Guna Perkuat Layanan Keagamaan hingga Perlindungan Sosial

Komisi VIII Dalami Pagu Indikatif 2027 Guna Perkuat Layanan Keagamaan hingga Perlindungan Sosial

Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu 2026 Sebesar 47,13 Triliun

Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu 2026 Sebesar 47,13 Triliun

 

Salah satu perhatian Komisi XI adalah penguatan kualitas belanja negara. Direktorat Jenderal Anggaran didorong untuk mempertajam penyusunan anggaran berbasis kinerja sehingga setiap program kementerian dan lembaga memiliki ukuran keberhasilan yang jelas serta dapat dievaluasi secara objektif.

 

Komisi XI juga menegaskan pentingnya menjaga alokasi anggaran pendidikan sesuai amanat konstitusi. Dalam penyusunan APBN 2027, pemerintah diminta memastikan anggaran pendidikan tetap memperoleh porsi minimal 20 persen dari belanja negara guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

 

Selain itu, Kementerian Keuangan diminta menyiapkan data yang lebih komprehensif menjelang pembahasan Nota Keuangan Tahun 2027. Data tersebut meliputi profil penghasilan masyarakat, fungsi kepabeanan dan cukai dalam pengendalian konsumsi serta perdagangan, pengelolaan aset negara, hingga perbandingan alokasi anggaran pada setiap unit eselon I.

 

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan persetujuan pagu indikatif tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan APBN menjadi instrumen pembangunan yang efektif dan akuntabel.

 

“Komisi XI menyetujui pagu indikatif Kementerian Keuangan Tahun 2027 dengan sejumlah catatan agar setiap program yang dijalankan memiliki indikator yang terukur dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

 

Menurutnya, kualitas belanja negara harus terus diperkuat sehingga anggaran tidak hanya terserap secara administratif, tetapi juga menghasilkan dampak yang nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. (bit/aha)

Berita terkait

Komisi VIII Dalami Pagu Indikatif 2027 Guna Perkuat Layanan Keagamaan hingga Perlindungan Sosial
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Dalami Pagu Indikatif 2027 Guna Perkuat Layanan Keagamaan hingga Perlindungan Sosial
Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu 2026 Sebesar 47,13 Triliun
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu 2026 Sebesar 47,13 Triliun
Komisi XI Setujui Usulan OJK Naikkan Batas Free Float ke 10-15 Persen
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Setujui Usulan OJK Naikkan Batas Free Float ke 10-15 Persen
Tags:#APBN#Anggaran 2027
Sebelumnya

Revisi UU Kehutanan Didorong Jadi Solusi Konflik Agraria Tanpa Korbankan Kelestarian Hutan

Selanjutnya

Eddy Soeparno Minta Pemerintah Percepat Transisi Kompor Gas ke Kompor Elektrik

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(883)
  • Industri dan Pembangunan(3236)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3247)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3949)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Kesehatan|Pajak|APBN|layanan kesehatan|Aspirasi|UMKM|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Pemilu|statistik|HAM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 55%
Angin: 12 km/h