E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Bank Indonesia|Badan Bank Tanah|Pendidikan|Palestina|RUU Satu Data|RUU Perampasan Aset|RUU Pemerintahan Aceh|MBG
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 73%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Bank Indonesia|Badan Bank Tanah|Pendidikan|Palestina|RUU Satu Data|RUU Perampasan Aset|RUU Pemerintahan Aceh|MBG
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 73%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Bank Indonesia|Badan Bank Tanah|Pendidikan|Palestina|RUU Satu Data|RUU Perampasan Aset|RUU Pemerintahan Aceh|MBG
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 73%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Bagi Hasil Nikel antara Pusat dan Daerah Harus Adil

Diterbitkan
Kamis, 16 Apr 2026 11.50 WIB
Bagikan:
Bagi Hasil Nikel antara Pusat dan Daerah Harus Adil

Anggota Komisi XII DPR RI, Dipo Nusantara dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.|Foto: Nadhen/Mahendra

PARLEMENTARIA, Kendari — Anggota Komisi XII DPR RI, Dipo Nusantara mendorong adanya evaluasi terhadap skema bagi hasil pertambangan nikel antara pemerintah pusat dan daerah. Dorongan tersebut disuarakan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang selama ini berstatus sebagai pusat nikel Indonesia.

​

Ia mengakui posisi strategis Sultra dalam peta pertambangan nasional. Namun, ia menekankan bahwa masifnya angka eksploitasi alam harus diimbangi dengan pemerataan pembangunan yang berkeadilan bagi warga lokal melalui pembagian keuntungan yang proporsional.
​

Lihat Juga :

Kesenjangan Kebijakan Pusat dan Daerah dalam Pengelolaan Sampah

Kesenjangan Kebijakan Pusat dan Daerah dalam Pengelolaan Sampah

Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Harus Adil bagi Buruh dan Pengusaha

Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Harus Adil bagi Buruh dan Pengusaha

"Di sini tadi saya sampaikan waktu tanya jawab tadi kalau kita lihat data yang ada di sini bahwa Kendari di Sulawesi Tenggara secara tidak langsung sudah menjadi pusat nikel Indonesia. Jadi, secara tidak langsung ini provinsi nikel pusatnya di sini," ucapnya usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (15/4/2026).
​

Dalam tata kelola pertambangan nikel saat ini, ketidakseimbangan penerimaan negara dan daerah menjadi sorotan. Pusat dinilai menerima porsi keuntungan yang besar, sementara daerah penghasil masih banyak yang tertinggal secara infrastruktur dan menanggung dampak kerusakan lingkungan.
​

"Kita di pusat juga harus introspeksi untuk biaya bagi hasil. Kita melihat misalnya pusat terima besar, tapi di sini penduduknya kasihan desa juga banyak tertinggal, sungai tercemar," tegasnya.
​

Ia mengingatkan bahwa evaluasi regulasi pembagian keuntungan harus segera dilakukan oleh pemerintah pusat. Langkah ini penting agar kesejahteraan dapat merata dan tidak hanya terpusat.
​

Lebih lanjut Ia mengusulkan, optimalisasi nikel tidak boleh hanya berhenti pada ekspor bahan mentah. Penguatan hilirisasi perlu dilakukan bekerja sama dengan Kementerian ESDM untuk mengolah nikel menjadi barang bernilai tinggi.
​

"Tadi kita di sini juga sudah ngobrol langsung ke Pak Cecep Dirjen Minerba dari ESDM. Saya tanyakan juga apakah hanya nikel saja yang diekspor, apakah kita ada rencana ke depan untuk menjadikan baterai sehingga alam kita gak rusak, alam kita lebih bermanfaat untuk masyarakat," tambahnya.
​

Dipo menutup wawancaranya dengan menegaskan perlunya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi tersebut bertujuan agar pengelolaan kekayaan alam dapat dioptimalkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat Sultra. (ndn/aha)

Berita terkait

Kesenjangan Kebijakan Pusat dan Daerah dalam Pengelolaan Sampah
Politik dan Keamanan
Kesenjangan Kebijakan Pusat dan Daerah dalam Pengelolaan Sampah
Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Harus Adil bagi Buruh dan Pengusaha
Kesejahteraan Rakyat
Irma Suryani: RUU Ketenagakerjaan Harus Adil bagi Buruh dan Pengusaha
Tutup Kesenjangan Kepesertaan JKN, Skema Pembagian Peran Pusat dan Daerah Harus Jelas
Kesejahteraan Rakyat
Tutup Kesenjangan Kepesertaan JKN, Skema Pembagian Peran Pusat dan Daerah Harus Jelas
Tags:#tambang
Sebelumnya

Komisi VI Dorong BUMN Hadirkan Keadilan Energi bagi Masyarakat

Selanjutnya

Komarudin Watubun: Investasi Harus Lindungi Hak Masyarakat atas Lahan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(828)
  • Industri dan Pembangunan(3028)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2975)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3674)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Bank Indonesia|Badan Bank Tanah|Pendidikan|Palestina|RUU Satu Data|RUU Perampasan Aset|RUU Pemerintahan Aceh|MBG
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 73%
Angin: 4 km/h