
Anggota sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke Provinsi Kepulauan Riau, Jalal Abdul Nasir saat memimpin pertemuan dengan Stakeholder di Batam, Jumat (9/10/2026).|Foto: Arifman/mrs
PARLEMENTARIA, Batam — Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna untuk kebutuhan domestik dapat segera dioptimalkan. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat pasokan energi bagi pembangkit listrik, industri, dan rumah tangga di Batam, Kepulauan Riau.
Anggota Komisi XII DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke Provinsi Kepulauan Riau Jalal Abdul Nasir menyampaikan bahwa pembangunan jaringan pipa gas dari Natuna menuju Pulau Pemping telah menyelesaikan commissioning tahap pertama. Tahapan berikutnya perlu segera direalisasikan agar pasokan gas dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi di Batam.
“Penugasan dari ESDM untuk membangun jaringan pipa dari Natuna ke Pulau Pemping itu sudah selesai, sudah commissioning satu. Jadi tinggal beberapa bulan lagi akan commissioning yang dua,” ungkap Jalal kepada Parlementaria usai Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI bersama para pemangku kepentingan di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (9/10/2026).
Jalal berharap pengoperasian jaringan pipa tersebut dapat menjamin ketersediaan gas, terutama untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PLN Batam. Pasokan yang tersedia juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan energi sektor industri.
“Mudah-mudahan nanti benar-benar memastikan ketersediaan gas, terutama untuk PLN Batam 100 persen aman dan nanti saya kira sisanya juga bisa dialokasikan untuk industri,” pungkasnya.
Senada, Anggota Komisi XII DPR RI Arif Riyanto Uopdana mengapresiasi perkembangan pembangunan pipa gas WNTS-Pemping. Berdasarkan paparan mitra kerja, commissioning tahap pertama telah dilaksanakan pada 4 Oktober 2026. Ia mendorong percepatan tahap kedua agar infrastruktur tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi beragam kebutuhan energi.
“Kita mendorong supaya commissioning ini segera bisa untuk direalisasikan di commissioning kedua, sehingga pipa WNTS ini bisa segera memenuhi beragam kebutuhan, baik di bidang industri, gas rumah tangga, maupun untuk kebutuhan listrik,” ujar Arif.
Ia menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan gas domestik merupakan bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Karena itu, jelasnya, Komisi XII DPR RI akan terus mendorong pemanfaatan gas Natuna untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat sekaligus menunjang kegiatan industri di Batam. (arm/um)