E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi IV|Bali|Komisi X|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|BURT|UMKM|perhutanan|Komisi III|perikanan|Komisi VII|Komisi II
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi IV|Bali|Komisi X|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|BURT|UMKM|perhutanan|Komisi III|perikanan|Komisi VII|Komisi II
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi IV|Bali|Komisi X|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|BURT|UMKM|perhutanan|Komisi III|perikanan|Komisi VII|Komisi II
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

UMKM Stagnan, Tifatul Sembiring: Jangan Hanya Dikasih Kredit, Harus Dibimbing

Diterbitkan
Senin, 21 Sep 2026 22.11 WIB
Bagikan:
UMKM Stagnan, Tifatul Sembiring: Jangan Hanya Dikasih Kredit, Harus Dibimbing

Anggota komisi VII DPR RI, Tifatul saat mengikuti pertemuan kunjungan kerja spesifik komisi VII DPR RI bersama dengan Kementerian UMKM Walikota Depok, Bank BJB serta masyarakat penerima manfaat KUR. Depok.|Foto: arief/jk

PARLEMENTARIA, Depok — Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring mengatakan stagnannya perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Ia menilai persoalan UMKM tidak cukup diselesaikan hanya dengan menambah akses pembiayaan, tetapi harus dibarengi pendampingan, penguatan infrastruktur, hingga pembukaan akses pasar.


Hal itu disampaikan Tifatul saat melakukan kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI  ke Kota Depok untuk melihat langsung penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), termasuk melalui perbankan seperti BJB dan bank-bank BUMN.


Tifatul menerangkan ada sejumlah keluhan pelaku UMKM yang mengaku ditolak mendapatkan KUR karena tercatat dalam daftar hitam atau blacklist sistem perbankan. Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan penyebab masyarakat masuk dalam daftar tersebut.

Lihat Juga :

Novita Hardini: Transformasi Digital Media Publik Harus Maksimal, Jangan Hanya Tagline

Novita Hardini: Transformasi Digital Media Publik Harus Maksimal, Jangan Hanya Tagline

Pembenahan Lapas Jangan Hanya Teknis, Harus Berorientasi Pemulihan Sosial

Pembenahan Lapas Jangan Hanya Teknis, Harus Berorientasi Pemulihan Sosial


“Ini mungkin juga harus kita cross-check ke BI, apa penyebabnya. Saya mengingatkan tadi, hati-hati bahwa menyerahkan KTP, fotokopi KTP bisa disalahgunakan oleh orang lain,” ujar Tifatul kepada Parlementaria di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).


Di luar persoalan akses KUR, Tifatul menyoroti persoalan yang lebih besar, yakni sulitnya UMKM naik kelas. Ia merujuk data OJK 2025 yang menunjukkan jumlah UMKM nasional sepanjang 2020-2024 hanya bergerak dari sekitar 64 juta menjadi 64,2 juta.


Menurutnya, angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang sangat tipis. Jumlah UMKM memang besar, tetapi mayoritas masih bertahan pada skala mikro dan belum berkembang menjadi usaha kecil maupun menengah yang lebih kuat.


Pemerintah perlu menelusuri penyebab UMKM sulit berkembang. Jangan sampai ukuran keberhasilan hanya dilihat dari banyaknya jumlah UMKM, tanpa melihat kemampuan mereka meningkatkan omzet, memperluas pasar, menciptakan lapangan kerja, dan naik ke jenjang usaha yang lebih tinggi.


“Dari 64 juta ke 64,2 juta, nyaris nggak berkembang. Nggak naik kelas juga. Jadi kita ini banyak, tapi UMKM menengahnya itu nggak naik-naik, banyak di mikro saja," terang politisi Dapil Sumut I.


Di sisi lain Tifatul menegaskan bahwa perbankan memang memiliki peran penting dalam menyediakan permodalan, tetapi tanggung jawab pengembangan UMKM tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada bank. Menurutnya, pemerintah memiliki tugas utama dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan, serta membuat program pembinaan yang konkret sampai membantu pelaku UMKM menemukan kebutuhan pasar.


“Harus ada pembimbingan memang. Nah, itu tugas pemerintah. Bukan tugas perbankan. Perbankan itu menyalurkan kredit," tegas Politisi Fraksi PKS.


Tifatul mencontohkan praktik di Australia, ketika pemerintah memberikan pendampingan kepada pelajar yang memiliki inovasi produk. Setelah produk dinilai memiliki potensi, pemerintah membantu pembiayaan sekaligus mempertemukan dengan pasar hingga berkembang menjadi usaha besar. pola seperti itu seharusnya menjadi inspirasi dalam membangun UMKM di Indonesia. Pemerintah tidak cukup hanya memberikan pinjaman, kemudian membiarkan pelaku usaha berjalan sendiri.


“Diberikan pembimbingan, diberikan modal, ini pasarnya di sini. Berkembang, kaya anak itu sekarang. UMKM. Dibikinin pabriknya," pungkasnya. (afr/aha)

Berita terkait

Novita Hardini: Transformasi Digital Media Publik Harus Maksimal, Jangan Hanya Tagline
Industri dan Pembangunan
Novita Hardini: Transformasi Digital Media Publik Harus Maksimal, Jangan Hanya Tagline
Pembenahan Lapas Jangan Hanya Teknis, Harus Berorientasi Pemulihan Sosial
Politik dan Keamanan
Pembenahan Lapas Jangan Hanya Teknis, Harus Berorientasi Pemulihan Sosial
Cegah Maraknya Rentenir, BUMN Pemberi Kredit ke UMKM Harus Menurunkan Tingkat Suku Bunga
Isu Lainnya
Cegah Maraknya Rentenir, BUMN Pemberi Kredit ke UMKM Harus Menurunkan Tingkat Suku Bunga
Tags:#Komisi VII#UMKM#Tifatul Sembiring
Sebelumnya

Perkuat Kelembagaan Reforma Agraria, Baleg DPR Sepakat BRAN Jadi LPRA

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1192)
  • Industri dan Pembangunan(4095)
  • Isu Lainnya(1090)
  • Kesejahteraan Rakyat(4085)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4969)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi IV|Bali|Komisi X|Baleg|RUU Reforma Agraria|Komisi XI|BURT|UMKM|perhutanan|Komisi III|perikanan|Komisi VII|Komisi II
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 4 km/h