
Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini memberikan pendalaman saat Kunjungan Spesifik Komisi I DPR RI ke Lanud Husein Sastranegara.|Foto: Nadhen/Arifman
PARLEMENTARIA, Bandung - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini meminta negara memberikan dukungan penuh kepada prajurit TNI yang bertugas dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya pada sektor penanggulangan bencana alam.
Hal tersebut diungkapkannya mengingat peran vital dan kehadiran prajurit di lapangan yang selalu siap sedia membantu evakuasi warga terdampak bencana yang terjadi di berbagai provinsi Indonesia belakangan ini. Keterlibatan militer kata dia sangat krusial, tidak hanya pada masa darurat tanggap bencana bahkan juga hingga fase pemulihan.
"TNI sudah membuktikan bahwa saat ini kita tahu berbagai wilayah di Indonesia terdampak bencana seperti baru-baru ini di NTT, Sumatera Barat, Sumatera Selatan," ujarnya kepada Parlementaria usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/08/2026).
Berdasarkan amanat Undang-Undang TNI yang baru Nomor 3 Tahun 2025, OMSP memang menjadi salah satu tugas pokok militer, di mana penanggulangan bencana alam masuk di dalamnya.
Kehadiran prajurit TNI termasuk matra udara di lapangan kerap menjadi ujung tombak distribusi bantuan di daerah terisolir. Bahkan bukan sekadar mengirim personel, TNI menurutnya juga mengerahkan alutsista berat untuk mempercepat proses penyelamatan.
"Jadi kendaraan tempur untuk penanganan bencana yang digunakan seperti helikopter kemudian Hercules juga bantuan-bantuan pengiriman obat-obatan dan sdm yang diperlukan untuk rescue itu telah dilakukan TNI," papar Politisi Fraksi Partai NasDem itu.
Ketersediaan alutsista angkut seperti pesawat C-130 Hercules milik TNI AU selama ini terbukti vital dalam mendistribusikan logistik medis dan relawan. Kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana atau ring of fire menuntut kesiapan armada tempur ini di segala medan. Oleh karena itu, ia mendesak agar seluruh kebutuhan operasional dan kesejahteraan prajurit di lapangan tak dibiarkan mandek.
"Tentunya operasi sipil OMSP ini harus kita support. Negara harus memberikan dukungan penuh bagi mereka di lapangan supaya bisa kerja optimal," tegasnya.
Dorongan ini diharapkan dapat segera dieksekusi melalui sinergi kekuatan anggaran di Senayan. Dengan dukungan logistik dan peralatan yang maksimal, respons tanggap darurat prajurit di lokasi bencana diyakini akan semakin cepat dan meminimalisir jatuhnya korban jiwa. (ndn/rdn)