E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Hamid Noor Yasin Dorong Mitigasi Karhutla Diperkuat, Peringatan Dini Harus Jadi Tindakan

Diterbitkan
Rabu, 26 Agu 2026 14.15 WIB
Bagikan:
Hamid Noor Yasin Dorong Mitigasi Karhutla Diperkuat, Peringatan Dini Harus Jadi Tindakan

Anggota Komisi V DPR RI, Hamid Noor Yasin.|Foto: Oji/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Hamid Noor Yasin meminta pemerintah memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah yang mulai menunjukkan peningkatan titik panas. Ia menekankan agar peringatan dini terkait cuaca dan potensi karhutla segera diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan. 


Hamid mengatakan, kondisi El Nino dan puncak musim kemarau meningkatkan risiko karhutla sehingga pemerintah tidak boleh menunggu kebakaran meluas sebelum mengambil tindakan. Menurutnya, informasi dari BMKG harus menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam menentukan langkah pencegahan.


“BMKG sudah memberikan peringatan mengenai El Nino, kekeringan, dan meningkatnya risiko karhutla. Yang harus dipastikan sekarang adalah apakah informasi tersebut benar-benar sampai kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di wilayah rawan, lalu diterjemahkan menjadi tindakan,” ujar Hamid dalam keterangannya, Jakarta, Senin (24/8/2026). 

Lihat Juga :

Hamid Noor Yasin Nilai Pemerataan Pembangunan di NTT Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Hamid Noor Yasin Nilai Pemerataan Pembangunan di NTT Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Hamid Noor Yasin Dorong Integrasi Data Jasindo–RS untuk Percepat Layanan Kesehatan Anggota DPR

Hamid Noor Yasin Dorong Integrasi Data Jasindo–RS untuk Percepat Layanan Kesehatan Anggota DPR


Berdasarkan pantauan satelit BMKG pada 24 Agustus 2026 pukul 00.00–14.00 WIB, Kalimantan mencatat sebaran titik panas terbesar dengan 1.797 titik. Sumatera menyusul dengan 1.359 titik, sementara Papua dan Maluku mencatat jumlah titik panas kategori tinggi yang cukup signifikan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya mitigasi yang dilakukan secara nasional dengan prioritas berdasarkan tingkat risiko wilayah.


“Angka ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh hanya melihat karhutla sebagai persoalan Kalimantan. Kalimantan memang menjadi perhatian utama, tetapi Sumatera juga memiliki lebih dari 1.300 titik panas kategori sedang, sementara Papua dan Maluku justru memiliki titik panas kategori tinggi yang cukup besar. Artinya, mitigasi harus dilakukan secara nasional dengan prioritas berbasis risiko,” tegasnya. 


Hamid juga meminta agar informasi mengenai El Nino, kekeringan, titik panas, dan potensi karhutla tidak berhenti sebagai produk informasi. Data tersebut harus segera diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk melakukan patroli, menyiapkan sarana, serta melakukan pemadaman dini di wilayah rawan.


“Kita perlu memastikan siapa yang menerima informasi BMKG, kapan informasi diterima, dan apa tindakan setelah informasi itu diterima. Kalau suatu wilayah sudah teridentifikasi berisiko tinggi, mitigasi harus berjalan sebelum titik panas berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” katanya.


Selain itu, Hamid mendorong penguatan kesiapsiagaan Basarnas, terutama dalam aspek pencarian, pertolongan, dan evakuasi apabila karhutla berkembang hingga mengancam keselamatan masyarakat. Ia juga meminta sektor transportasi meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang dapat menurunkan jarak pandang dan mengganggu keselamatan penerbangan maupun mobilitas masyarakat.


Hamid turut mendorong Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilakukan secara terukur berdasarkan data BMKG dan kondisi atmosfer di wilayah prioritas. Namun, ia menegaskan OMC harus menjadi bagian dari mitigasi terpadu, bukan satu-satunya solusi.


“Kita masih menghadapi periode kritis sampai September. Karena itu, jangan menunggu api membesar. Gunakan data BMKG untuk menentukan prioritas, lakukan OMC ketika kondisi memungkinkan, perkuat pemadaman dini, siapkan Basarnas jika keselamatan masyarakat terancam, dan pastikan sektor transportasi siap menghadapi dampaknya,” pungkasnya. (als/aha) 

Berita terkait

Hamid Noor Yasin Nilai Pemerataan Pembangunan di NTT Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Industri dan Pembangunan
Hamid Noor Yasin Nilai Pemerataan Pembangunan di NTT Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Hamid Noor Yasin Dorong Integrasi Data Jasindo–RS untuk Percepat Layanan Kesehatan Anggota DPR
Kesejahteraan Rakyat
Hamid Noor Yasin Dorong Integrasi Data Jasindo–RS untuk Percepat Layanan Kesehatan Anggota DPR
Hamid Noor Yasin Dorong Integrasi Rekam Medis untuk Percepat Penanganan
Kesejahteraan Rakyat
Hamid Noor Yasin Dorong Integrasi Rekam Medis untuk Percepat Penanganan
Tags:#karhutla
Sebelumnya

Sekolah Rakyat Tak Cukup Hanya Dibangun, Erna Sari Dewi Ingatkan Maintenance-nya

Selanjutnya

Dewi Pusporini Dorong KIPP Perkuat Budaya Inovasi Setjen DPR

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1159)
  • Industri dan Pembangunan(3970)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3962)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4792)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h