E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MBG|Pendidikan|APBN|SPPG|BGN|Fiskal Daerah|Dana Bagi Hasil|DBH|Bali|NTT|Kesehatan|SDM|Penegakan Hukum
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MBG|Pendidikan|APBN|SPPG|BGN|Fiskal Daerah|Dana Bagi Hasil|DBH|Bali|NTT|Kesehatan|SDM|Penegakan Hukum
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MBG|Pendidikan|APBN|SPPG|BGN|Fiskal Daerah|Dana Bagi Hasil|DBH|Bali|NTT|Kesehatan|SDM|Penegakan Hukum
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Netty Dukung Larangan Penggunaan Barang Bersubsidi untuk Dapur MBG

Diterbitkan
Jumat, 31 Jul 2026 09.01 WIB
Bagikan:
Netty Dukung Larangan Penggunaan Barang Bersubsidi untuk Dapur MBG

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher.|Foto: Septa/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melarang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan barang-barang bersubsidi, seperti LPG 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta minyak goreng MinyaKita.

 

Menurut Netty, kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat untuk memastikan subsidi pemerintah benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang menjadi sasaran.

Lihat Juga :

Desak Pemerintah Tegas Atur Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Desak Pemerintah Tegas Atur Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Moratorium SPPG Baru Dorong Transformasi MBG Basis Dapur Sekolah

Moratorium SPPG Baru Dorong Transformasi MBG Basis Dapur Sekolah

 

"Subsidi seperti LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan MinyaKita memang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, penggunaannya harus tetap tepat sasaran dan tidak dialihkan untuk operasional program pemerintah," ujar Netty dalam keterangan tertulis, kepada Parlementaria, Kamis (30/7/2026).

 

Politisi Fraksi PKS itu menilai Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal melalui pelibatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM pangan.

 

Karena itu, ia memandang kebijakan BGN yang mewajibkan SPPG membeli bahan pangan sesuai Harga Acuan Pemerintah (HAP) merupakan upaya menjaga keseimbangan antara keberhasilan pelaksanaan Program MBG dan perlindungan terhadap produsen pangan dalam negeri.

 

"Kebijakan ini dapat memberikan kepastian pasar sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan peternak. Program MBG harus mampu memberikan manfaat yang luas, baik bagi penerima manfaat maupun bagi para pelaku usaha pangan lokal," katanya.

 

Meski mendukung kebijakan tersebut, Netty mengingatkan agar implementasinya dibarengi dengan tata kelola yang baik sehingga tidak menimbulkan kendala dalam pelaksanaan program di lapangan.

 

Menurutnya, larangan penggunaan barang bersubsidi harus diikuti sistem pengadaan yang jelas, kecukupan anggaran, serta pendampingan kepada seluruh SPPG agar operasional dapur tetap berjalan optimal.

 

"Larangan menggunakan barang bersubsidi harus diikuti dengan sistem pengadaan yang jelas, kecukupan anggaran, serta pendampingan kepada seluruh SPPG. Jangan sampai kebijakan yang baik justru berdampak pada terganggunya operasional dapur atau menurunkan kualitas makanan yang diterima anak-anak," ujarnya.

 

Selain itu, Netty mendorong BGN memperkuat mekanisme pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan Program MBG, termasuk membuka ruang partisipasi masyarakat untuk mengawasi penggunaan anggaran maupun pengadaan bahan pangan.

 

"Akuntabilitas adalah kunci keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Pengawasan yang kuat akan menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," tegasnya. (ndy/ssb)

Berita terkait

Desak Pemerintah Tegas Atur Pengelolaan Limbah Dapur MBG
Industri dan Pembangunan
Desak Pemerintah Tegas Atur Pengelolaan Limbah Dapur MBG
Moratorium SPPG Baru Dorong Transformasi MBG Basis Dapur Sekolah
Kesejahteraan Rakyat
Moratorium SPPG Baru Dorong Transformasi MBG Basis Dapur Sekolah
Penggunaan Dana Pribadi untuk Uji Coba Program MBG Hindari Pemborosan APBN
Ekonomi dan Keuangan
Penggunaan Dana Pribadi untuk Uji Coba Program MBG Hindari Pemborosan APBN
Tags:#MBG#SPPG#BGN
Sebelumnya

Sengkarut Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen

Selanjutnya

Pemerintah Pusat Harus Percepat Penyaluran Kurang Bayar DBH Atasi Kebuntuan Fiskal Daerah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1050)
  • Industri dan Pembangunan(3677)
  • Isu Lainnya(1040)
  • Kesejahteraan Rakyat(3666)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4513)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
MBG|Pendidikan|APBN|SPPG|BGN|Fiskal Daerah|Dana Bagi Hasil|DBH|Bali|NTT|Kesehatan|SDM|Penegakan Hukum
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 8 km/h