E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Isu Lainnya

Hadapi Tantangan Global 2027, Tenaga Ahli DPR Asah Kapasitas Analisis Kebijakan

Diterbitkan
Selasa, 21 Jul 2026 17.43 WIB
Bagikan:
Hadapi Tantangan Global 2027, Tenaga Ahli DPR Asah Kapasitas Analisis Kebijakan

Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal DPR RI, Rahmad Budiaji, dalam Focus Group Discussion (FGD) Series bagi Tenaga Ahli Anggota DPR RI, di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI.|Foto: Arifman/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Sekretariat Jenderal DPR RI melalui Biro Sumber Daya Manusia Aparatur menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Series bagi Tenaga Ahli Anggota DPR RI dengan tema “Outlook Ekonomi dan Geopolitik Global di Tahun 2027 serta Dampaknya pada Perekonomian Indonesia” di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Selasa (21/7/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tenaga ahli anggota DPR RI, dalam memperkuat kemampuan analisis terhadap berbagai isu strategis yang berkembang di tingkat global maupun nasional.

Lihat Juga :

Terima Aspirasi IOF 2024, BAM Dorong Kebijakan Adaptif Hadapi Tantangan Global

Terima Aspirasi IOF 2024, BAM Dorong Kebijakan Adaptif Hadapi Tantangan Global

Resmi Tutup IPPP 2024, Puan Sampaikan 4 Poin Peran Krusial Parlemen Indonesia-Pasifik Hadapi Tantangan Global

Resmi Tutup IPPP 2024, Puan Sampaikan 4 Poin Peran Krusial Parlemen Indonesia-Pasifik Hadapi Tantangan Global

 

Dibuka oleh Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal DPR RI, Rahmad Budiaji beserta sambutan dari Kepala Biro Sumber Daya Manusia Aparatur, Endang Suryastuti, yang menegaskan bahwa forum diskusi tersebut tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga forum strategis untuk memperkuat kapasitas analitis tenaga ahli di tengah dinamika global yang berlangsung semakin cepat.

 

“Kemampuan membaca arah perkembangan global, memahami keterkaitan antar isu, serta menyusun rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence based policy) menjadi kompetensi yang sangat penting. Dengan semakin berkualitas analisis yang dihasilkan, maka akan semakin baik pula kualitas pengambilan keputusan di parlemen,” ujar Rahmad.

 

Ia menjelaskan, tahun 2027 merupakan fase penting dalam pelaksanaan RPJMN 2025–2029 yang dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti perlambatan ekonomi global, meningkatnya rivalitas geopolitik, perubahan rantai pasok internasional, proteksionisme perdagangan, transisi energi, perubahan iklim, hingga percepatan transformasi digital. Menurutnya, berbagai dinamika tersebut berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi nasional, investasi, ketahanan pangan dan energi, daya saing industri, serta kondisi fiskal pemerintah.

 

Rahmad juga menekankan pentingnya dukungan analisis yang akurat dan tepat waktu bagi DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Bahkan, ia berharap tenaga ahli mampu menghadirkan early warning system sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan, termasuk pembahasan APBN.

 

Lebih lanjut, ia mengapresiasi penyelenggaraan FGD Series yang diinisiasi Biro SDM Aparatur. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan investasi intelektual yang perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar kualitas sumber daya manusia di lingkungan DPR RI terus meningkat.

 

“Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang berkesinambungan sekaligus memperluas jejaring antara tenaga ahli dengan akademisi maupun praktisi. Ke depan, tema-tema yang diangkat diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan global dan kebutuhan Dewan,” tuturnya.

 

Menutup pernyataan, Rahmad mendorong agar penyelenggaraan FGD selanjutnya bisa menjangkau lebih banyak peserta, termasuk melalui skema hybrid, sehingga pembelajaran dapat diakses secara lebih luas dan efisien. Sebagai informasi, FGD menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi, yakni Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia; Dr. Ibrahim Kholilul Rohman, Ph.D., Kepala Indonesia Financial Group Progress sekaligus Dosen Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia; serta B. Bawono Kristiaji, S.E., M.S.E., M.Sc., IBT, ADIT, BKP, Senior Partner DDTC Fiscal Research & Advisory.

 

Melalui FGD Series ini, Sekretariat Jenderal DPR RI berharap tenaga ahli semakin siap menghadapi tantangan kebijakan yang semakin kompleks, sehingga mampu memberikan dukungan analisis yang berkualitas bagi pelaksanaan fungsi konstitusional DPR RI. (bit/um)

Berita terkait

Terima Aspirasi IOF 2024, BAM Dorong Kebijakan Adaptif Hadapi Tantangan Global
Kesejahteraan Rakyat
Terima Aspirasi IOF 2024, BAM Dorong Kebijakan Adaptif Hadapi Tantangan Global
Resmi Tutup IPPP 2024, Puan Sampaikan 4 Poin Peran Krusial Parlemen Indonesia-Pasifik Hadapi Tantangan Global
Politik dan Keamanan
Resmi Tutup IPPP 2024, Puan Sampaikan 4 Poin Peran Krusial Parlemen Indonesia-Pasifik Hadapi Tantangan Global
Komisi VII: Kuatkan Standardisasi Nasional untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Industri dan Pembangunan
Komisi VII: Kuatkan Standardisasi Nasional untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Sebelumnya

Ramson Siagian: Kalau Tidak Perlu, Kenapa Tambang Ormas Dilanjutkan?

Selanjutnya

Tutup Masa Sidang, Puan Sebut DPR Kawal Isu Antisipasi Dampak El Nino Hingga Evaluasi Program Magang Dokter

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1029)
  • Industri dan Pembangunan(3589)
  • Isu Lainnya(1034)
  • Kesejahteraan Rakyat(3577)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4374)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h