E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|industri|pangan|IKN|TOD|Rachmat Gobel|Hunian|Investasi|PPPK|Korupsi|Obat|Perumnas|Telkomsel
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|industri|pangan|IKN|TOD|Rachmat Gobel|Hunian|Investasi|PPPK|Korupsi|Obat|Perumnas|Telkomsel
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|industri|pangan|IKN|TOD|Rachmat Gobel|Hunian|Investasi|PPPK|Korupsi|Obat|Perumnas|Telkomsel
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Jaelani Soroti Tumpang Tindih Tambang Nikel dan Kawasan Konservasi di Sultra

Diterbitkan
Minggu, 12 Jul 2026 15.29 WIB
Bagikan:
Jaelani Soroti Tumpang Tindih Tambang Nikel dan Kawasan Konservasi di Sultra

Anggota Komisi IV DPR RI Jaelani, dalam Focus Group Discussion (FGD) Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kegiatan tersebut berlangsung di Loka Riset Mekanisasi Perikanan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.|Foto: Bit/Karisma

PARLEMENTARIA, Bantul – Anggota Komisi IV DPR RI Jaelani, menyoroti pentingnya perlindungan kawasan konservasi laut dari dampak aktivitas pertambangan, khususnya pertambangan nikel, dalam Focus Group Discussion (FGD) Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kegiatan tersebut berlangsung di Loka Riset Mekanisasi Perikanan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (10/7/2026).

 

FGD membahas berbagai program prioritas KKP dalam mendukung swasembada pangan, di antaranya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan perluasan kawasan konservasi laut.

Lihat Juga :

Komisi V Soroti Operasional Tambang Tanpa AMDAL dan Crossing Ilegal di Jalan Nasional

Komisi V Soroti Operasional Tambang Tanpa AMDAL dan Crossing Ilegal di Jalan Nasional

Penanganan Tidak Tuntas, Komisi III Soroti Persoalan Tambang Ilegal dan Narkotika di Sultra

Penanganan Tidak Tuntas, Komisi III Soroti Persoalan Tambang Ilegal dan Narkotika di Sultra

 

Dalam kesempatan itu, Jaelani menyampaikan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait keberadaan kawasan konservasi yang beririsan dengan aktivitas pertambangan.

 

“Di Sulawesi Tenggara, terutama dengan adanya aktivitas pertambangan nikel, posisi kawasan konservasi harus ditegaskan kembali. Kami mengapresiasi kebijakan KKP yang terus memperluas kawasan konservasi serta menindak pelanggaran terhadap tata ruang laut,” ujar Legislator Dapil Sulawesi Tenggara itu.

 

Ia menilai penegakan hukum terhadap pelanggaran tata ruang laut perlu diperkuat dengan mengidentifikasi seluruh aktivitas pertambangan yang berpotensi mengganggu kawasan konservasi.

 

Menurut Jaelani, kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas tersebut pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap kehidupan nelayan, khususnya nelayan kecil yang menggunakan kapal di bawah lima gross ton (GT).

 

“Kalau kawasan konservasi terganggu, dampaknya akan dirasakan langsung oleh nelayan kecil. Karena itu, seluruh aktivitas tambang yang berpotensi merusak kawasan konservasi harus diidentifikasi dan ditindak sesuai aturan,” tegasnya.

 

Jaelani juga menyoroti besarnya potensi kelautan Sulawesi Tenggara yang memiliki garis pantai sepanjang sekitar 4.135 kilometer dan sekitar 491 pulau. Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola melalui pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

 

Ia menegaskan, pembangunan sektor kelautan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga harus memperhatikan aspek ekologi, seperti perlindungan mangrove, ekosistem pesisir, serta kawasan konservasi.

 

“Seluruh program, mulai dari Kampung Nelayan Merah Putih, rehabilitasi ekosistem, hingga pembangunan tambak harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional sesuai program Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya (bit/we)

Berita terkait

Komisi V Soroti Operasional Tambang Tanpa AMDAL dan Crossing Ilegal di Jalan Nasional
Industri dan Pembangunan
Komisi V Soroti Operasional Tambang Tanpa AMDAL dan Crossing Ilegal di Jalan Nasional
Penanganan Tidak Tuntas, Komisi III Soroti Persoalan Tambang Ilegal dan Narkotika di Sultra
Politik dan Keamanan
Penanganan Tidak Tuntas, Komisi III Soroti Persoalan Tambang Ilegal dan Narkotika di Sultra
DPR Ingatkan Jangan Tumpang-Tindih Peran Regulator dan Operator di BUMN
Industri dan Pembangunan
DPR Ingatkan Jangan Tumpang-Tindih Peran Regulator dan Operator di BUMN
Tags:#tambang
Sebelumnya

Komisi IV DPR Soroti Lemahnya Kelembagaan Konservasi Penyu Goa Cemara

Selanjutnya

Ingatkan Belida Kian Langka, Adrianus Restocking Harus Diperkuat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(998)
  • Industri dan Pembangunan(3487)
  • Isu Lainnya(1030)
  • Kesejahteraan Rakyat(3486)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4252)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|industri|pangan|IKN|TOD|Rachmat Gobel|Hunian|Investasi|PPPK|Korupsi|Obat|Perumnas|Telkomsel
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 6 km/h