
Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot, dalam Focus Group Discussion Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan mengenai Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) KKP untuk Swasembada Pangan di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.|Foto: Aps/Karisma
PARLEMENTARIA, Bantul – Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat program restocking ikan endemik di Kalimantan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Focus Group Discussion Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan mengenai Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) KKP untuk Swasembada Pangan di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (10/7/2026).
Menurut Adrianus, populasi ikan endemik di Danau Sentarum dan Sungai Kapuas terus mengalami penurunan akibat eksploitasi yang tinggi serta menurunnya kualitas air. Padahal, ikan-ikan lokal tersebut telah lama menjadi sumber protein bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
"Ikan-ikan endemik ini, seperti belida yang sudah hampir punah, kemudian juga ikan sepat, ikan baung, dan ikan-ikan lainnya semakin berkurang. Jadi, ini perlu perhatian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sampai kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas perikanannya," ujarnya kepada Parlementaria.
Ia menjelaskan, meningkatnya permintaan pasar terhadap ikan endemik tidak sebanding dengan ketersediaannya di habitat alami. Karena itu, Adrianus mengapresiasi adanya pengembangan pusat-pusat pembibitan ikan lokal yang dinilai dapat mendukung program restocking di sungai maupun danau. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan populasi ikan endemik di Kalimantan.
Namun demikian, Adrianus menilai pengembangan ikan endemik masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya belum tersedianya pusat penelitian, keterbatasan teknologi pembibitan, minimnya sumber daya manusia yang kompeten, serta dukungan pendanaan dari pemerintah daerah.
"Saya sebagai Anggota Komisi IV dari daerah pemilihan Kalimantan Barat II mengharapkan ada perhatian khusus dari Kementerian untuk pengembangan ikan-ikan lokal ini dengan bantuan teknologi, terutama, dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam hal pembibitan atau pengembangan ikan-ikan lokal ini," tegasnya.
Melalui penguatan restocking, dukungan teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Komisi IV DPR RI berharap kelestarian ikan endemik Kalimantan dapat terjaga, sehingga tetap menjadi sumber pangan dan penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (aps/we)