E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 33°C
Lembab: 51%
Angin: 19 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 33°C
Lembab: 51%
Angin: 19 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 33°C
Lembab: 51%
Angin: 19 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Modus TPPO Semakin Kompleks, Pengawasan Internal Harus Diperkuat dan Transparan

Diterbitkan
Kamis, 28 Mei 2026 13.25 WIB
Bagikan:
Modus TPPO Semakin Kompleks, Pengawasan Internal Harus Diperkuat dan Transparan

Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan.|Foto: Runi/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan menyoroti serius persoalan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI bersama Direktorat Jenderal Kepatuhan HAM, Direktorat Jenderal Imigrasi, Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan LPSK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Dalam rapat tersebut, Maruli menilai modus TPPO saat ini semakin kompleks karena banyak korban diberangkatkan melalui jalur resmi dan legal, tetapi dengan tujuan keberangkatan yang dimanipulasi oleh jaringan perekrut.

Lihat Juga :

Apresiasi Pengawasan MA dan Kejaksaan, Komisi III: Penanganan Perkara Harus Transparan dan Akuntabel

Apresiasi Pengawasan MA dan Kejaksaan, Komisi III: Penanganan Perkara Harus Transparan dan Akuntabel

Perubahan Skema BBM Bersubsidi Harus Diperkuat dengan Data Akurat dan Pengawasan yang Ketat

Perubahan Skema BBM Bersubsidi Harus Diperkuat dengan Data Akurat dan Pengawasan yang Ketat

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut sistem pengawasan yang lebih adaptif dan berbasis mitigasi risiko, khususnya di pintu-pintu keberangkatan internasional.

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan pemeriksaan administratif biasa. Banyak korban TPPO berangkat menggunakan dokumen lengkap, tetapi sesungguhnya mereka akan dieksploitasi di negara tujuan. Negara harus hadir lebih awal untuk mencegah masyarakat menjadi korban,” ujar Maruli dalam rapat.

Maruli mendorong Direktorat Jenderal Imigrasi membangun sistem identifikasi yang efektif terhadap calon penumpang berisiko TPPO. Ia menyebut sejumlah indikator yang perlu menjadi perhatian, antara lain usia produktif 18–35 tahun, tujuan ke negara rawan TPPO, pembelian tiket secara mendadak, tidak memiliki kontrak kerja yang valid, hingga penggunaan visa wisata yang terindikasi untuk bekerja.

Menurutnya, pola tersebut telah berulang kali ditemukan dalam berbagai kasus perdagangan orang yang menjerat warga negara Indonesia di luar negeri.

Selain itu, Maruli meminta adanya petugas khusus anti-TPPO pada titik keberangkatan internasional utama seperti Bandara Soekarno-Hatta, Kualanamu, Batam, Surabaya, Entikong, hingga Nunukan.

Ia menilai petugas tersebut tidak hanya bertugas memeriksa dokumen, tetapi juga melakukan wawancara singkat terhadap penumpang dengan kategori risiko tinggi guna memastikan tujuan keberangkatan aman dan sesuai prosedur.

“Dalam banyak kasus TPPO, jaringan ini tidak mungkin berjalan tanpa adanya kebocoran sistem. Karena itu pengawasan internal harus diperkuat secara serius dan transparan,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Maruli juga mendorong Direktorat Imigrasi memiliki daftar negara tujuan merah dengan pengawasan lebih ketat terhadap keberangkatan warga negara Indonesia. Negara dan wilayah yang dinilai rawan antara lain Myanmar, Laos, Kamboja, Thailand yang kerap menjadi jalur transit ilegal, serta sejumlah wilayah tertentu di Timur Tengah.

Lebih lanjut, ia mengusulkan adanya persyaratan tambahan berupa tiket kembali ke Indonesia pada keberangkatan tertentu yang terindikasi rawan penyalahgunaan visa atau keberangkatan nonprosedural.

Menurutnya, pencegahan TPPO harus dilakukan secara terpadu melalui penguatan pengawasan keimigrasian, perlindungan HAM, pendampingan korban, serta koordinasi lintas lembaga agar masyarakat Indonesia tidak terus menjadi korban eksploitasi jaringan perdagangan orang internasional. (blf/rdn)

Berita terkait

Apresiasi Pengawasan MA dan Kejaksaan, Komisi III: Penanganan Perkara Harus Transparan dan Akuntabel
Politik dan Keamanan
Apresiasi Pengawasan MA dan Kejaksaan, Komisi III: Penanganan Perkara Harus Transparan dan Akuntabel
Perubahan Skema BBM Bersubsidi Harus Diperkuat dengan Data Akurat dan Pengawasan yang Ketat
Kesejahteraan Rakyat
Perubahan Skema BBM Bersubsidi Harus Diperkuat dengan Data Akurat dan Pengawasan yang Ketat
Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 Harus Dilakukan secara Transparan dan Berorientasi pada Keamanan Jemaah
Kesejahteraan Rakyat
Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 Harus Dilakukan secara Transparan dan Berorientasi pada Keamanan Jemaah
Tags:#HAM#Imigrasi#TPPO
Sebelumnya

Muslim Ayub: Dana Otsus Aceh Harus Berlanjut Tanpa Batas Waktu

Selanjutnya

Dana Otsus dan Badan Koordinasi Aceh Akan Dibahas dalam RUU Pemerintahan Aceh

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1002)
  • Industri dan Pembangunan(3501)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3504)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4284)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU SDI|RUU Perampasan Aset|sekolah|Kesehatan|RUU HPI|pesantren|Polri|Tenaga Kesehatan|B50|Jampidsus|Kekerasan|Pesangon|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 33°C
Lembab: 51%
Angin: 19 km/h