Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan dalam kunjungan kerja spesifik di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur.|Foto : Arief/Andri
PARLEMENTARIA, Bangkalan - Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Madura dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan Festival Aspirasi. Kegiatan ini menitikberatkan pada isu peningkatan kesejahteraan petani garam serta penguatan kemandirian garam nasional.
Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan menyampaikan bahwa komoditas garam memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional. Khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim dengan sekitar 70 persen wilayah berupa lautan memiliki potensi besar dalam produksi garam. kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 4,8 juta ton per tahun masih belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri, sehingga sebagian masih bergantung pada impor.
"Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Diperlukan upaya peningkatan produktivitas dan penguatan kebijakan agar potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar Ahmad Heryawan kepada Parlementaria di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, Senin (6/7/2026).
Politisi Fraksi PKS menilai, adanya keberpihakan terhadap petani garam dalam negeri sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pengembangan produksi garam nasional akan memberikan dampak ekonomi yang luas, termasuk penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Lanjut Ahmad Heryawan, terdapat dua hal utama yang menjadi perhatian. Pertama, peningkatan produktivitas melalui pemanfaatan teknologi dan modernisasi sarana produksi bagi petani garam. Ditambah, penguatan regulasi untuk memberikan kepastian harga yang adil. Serta, perlunya peningkatan perhatian pemerintah terhadap sektor pergaraman agar sejalan dengan dukungan yang telah diberikan kepada sektor pertanian lainnya.
"Aspirasi yang kami himpun ini akan menjadi bahan pendalaman lebih lanjut di BAM dan akan diteruskan kepada komisi terkait sesuai dengan ruang lingkup kewenangannya dan BAM berkomitmen untuk terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat guna mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan rakyat serta penguatan kemandirian ekonomi nasional," pungkasnya. (afr/aha).