E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 75%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 75%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 75%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Firman Soebagyo: Ekspor CPO Satu Pintu Perkuat Pengawasan dan Tambah Penerimaan Negara

Diterbitkan
Kamis, 2 Jul 2026 18.34 WIB
Bagikan:
Firman Soebagyo: Ekspor CPO Satu Pintu Perkuat Pengawasan dan Tambah Penerimaan Negara

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, saat ditemui Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Jaka/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendukung kebijakan pemerintah menerapkan sistem ekspor satu pintu untuk minyak sawit mentah (CPO). Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya memperkuat pengawasan ekspor, tetapi juga meningkatkan penerimaan negara sekaligus menjamin ketersediaan bahan baku minyak goreng di dalam negeri.

 

Firman menjelaskan, kondisi geoekonomi global yang dipengaruhi konflik internasional menjadikan komoditas minyak nabati sebagai sektor yang sangat strategis. Karena itu, pemerintah perlu memastikan tata kelola ekspor berlangsung lebih transparan dan terkendali.

Lihat Juga :

Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional

Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional

Ekspor Satu Pintu Berisiko Tak Ubah Struktur Ekonomi, Evita Minta Desain Hilirisasi Diperjelas

Ekspor Satu Pintu Berisiko Tak Ubah Struktur Ekonomi, Evita Minta Desain Hilirisasi Diperjelas

 

"Kalau sekarang pemerintah membuat kebijakan ekspor satu pintu, itu sangat bagus karena pengendaliannya menjadi satu. Bisa meningkatkan fiskal negara karena tidak ada lagi under invoicing maupun under pricing yang selama ini tidak terkontrol," ujar Firman kepada Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

 

Ia mengungkapkan, selama ini masih terdapat praktik ekspor yang tidak sepenuhnya tercatat sehingga berpotensi mengurangi penerimaan negara. Dengan pengawasan yang lebih terintegrasi, pemerintah dinilai dapat meminimalkan kebocoran sekaligus memastikan devisa hasil ekspor memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional.

 

Firman juga menilai Indonesia memiliki posisi yang sangat kuat sebagai produsen utama CPO dunia. Menurutnya, kebutuhan minyak nabati global masih sangat bergantung pada produksi Indonesia, meski sejumlah negara kerap mengampanyekan penggunaan minyak nabati alternatif.

 

"Secara ekonomi sulit menandingi produktivitas sawit Indonesia. Karena itu, kita harus percaya diri sekaligus memastikan kebutuhan dalam negeri tetap menjadi prioritas," ujar Legislator Dapil Jawa Tengah III ini.

 

Selain menjaga ekspor, ia menilai kebijakan tersebut juga memberi ruang bagi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng nasional, termasuk sebagai penopang program biodiesel dan meningkatnya konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, Firman berharap pemerintah tetap konsisten menjalankan kebijakan yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekspor, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat. (tin/we)

Berita terkait

Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional
Industri dan Pembangunan
Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional
Ekspor Satu Pintu Berisiko Tak Ubah Struktur Ekonomi, Evita Minta Desain Hilirisasi Diperjelas
Industri dan Pembangunan
Ekspor Satu Pintu Berisiko Tak Ubah Struktur Ekonomi, Evita Minta Desain Hilirisasi Diperjelas
Firman Soebagyo: Jangan Korbankan Petani Sawit Akibat Kebijakan Ekspor Satu Pintu
Industri dan Pembangunan
Firman Soebagyo: Jangan Korbankan Petani Sawit Akibat Kebijakan Ekspor Satu Pintu
Tags:#Ekspor#CPO
Sebelumnya

BS OJK Perlu Lebih Proaktif Demi Perkuat Pengawasan OJK

Selanjutnya

Belajar dari Tiongkok, Penguasaan Bahasa Asing Jadi Kunci Riset Pasar Global

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(959)
  • Industri dan Pembangunan(3383)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3388)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4146)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 75%
Angin: 3 km/h